Legenda Hantu Teke-Teke

Legenda Hantu Teke-Teke
Korban Pertama


__ADS_3

 


Sore harinya Kristina dan kelima sahabatnya itu pergi ke festival yang diadakan di Hokkaido mereka pergi dengan jalan kaki jarak antara penginapan dan festival itu cukup lumayan dekat, sampai lah mereka di festival itu tempat pertama yang mereka kunjungi adalah tempat permainan


 


Atsuko memainkan sebuah permainan awalnya dia kalah tapi kemudian dia berhasil mengalahkan pemain lain dengan perasaan bahagia dia loncat-loncat kegirangan Kristina tertawa cekikikan melihat tingkah sahabatnya Mina kemudian mengajaknya untuk pergi membeli permen lolipop dan Kristina mengikutinya mereka berdua jalan-jalan melihat stand-stand yang berjejer menjual aneka makanan dan minuman hingga mereka berhenti di sebuah stand dimana tempat permen lolipop itu di jual. Mina langsung memilih rasa untuk permen lolipopnya Kristina hanya melihatnya tapi tiba-tiba dia merasa ada hawa dingin di sekitarnya Kristina mulai mendekap tubuhnya yang tertutup oleh jaket merahnya dia merasa kedinginan padahal udara malam itu tidak terlalu dingin .


Kristina juga mendengar suara ' Tek Tek Tek '


dia mulai mengedarkan pandangannya untuk mencari sumber suara tersebut tapi nihil dia sama sekali tidak menemukan apapun namun dia melihat sebuah bayangan hitam di dekat pohon mangga Kristina mulai menyipitkan matanya untuk melihat dengan jelas bayangan itu tiba-tiba matanya membulat ketika melihat bayangan itu dia sangat kaget melihat penampakan wanita berambut panjang wajahnya penuh dengan darah dia tersenyum menyeringai seram, Kristina mengingatnya itu adalah wanita yang ada di mimpinya wanita yang telah memotong tubuhnya menjadi dua maka dengan cepat Kristina berlari meninggalkan tempat itu dia berlari jauh tanpa menoleh ke belakang dia sangat takut jika wanita itu akan mengejarnya untung tempat festival itu sangat dekat dengan penginapan jadinya Kristina tidak berlari terlalu jauh. Kristina langsung membuka pintu kamarnya dia mengunci pintu itu dan mulai merebahkan tubuhnya ke kasur hari ini dia sangat lelah kenapa mimpinya itu terwujud kenapa harus wanita itu datang kepadanya, Kristina mulai menangis dia sangat ketakutan dia menutup wajahnya menggunakan bantal kenapa nasibnya harus begini sejak awal dia datang ke Hokkaido perasaannya sudah tidak enak kemudian dia mendengar suara Mina menggedor pintu dengan keras Kristina lalu menghapus air matanya dan berjalan menuju pintu kamarnya dia membuka pintu kamarnya dan melihat sahabatnya itu berdiri dengan wajah khawatir.


" Kristina chan kenapa kamu tiba-tiba lari pergi dari festival? Apa ada sesuatu yang terjadi? " Tanya Mina dengan nada khawatir dia memegang wajah Kristina dia menyadari bahwa Kristina habis menangis terlihat sekali wajahnya sangat sembab tapi Kristina menepis tangan Mina yang memegang wajahnya dia kembali masuk meninggalkan para sahabatnya yang berdiri di luar kamarnya, Sayaka yang paling dewasa di antara sahabatnya mulai mengambil langkah untuk menghibur sahabatnya dia menyuruh yang lainnya untuk masuk ke kamar masing-masing dia menyuruh Mina untuk tidur sementara dengan Atsuko dia akan menjaga Kristina sepertinya dia tahu masalah yang di hadapi oleh Kristina maka dia segera masuk ke kamarnya , Sayaka melihat Kristina duduk di dekat jendela matanya terlihat kosong pikirannya entah kemana dia tersenyum lalu menghampiri Kristina " Hei ini sudah malam ayo tidur aku akan menjagamu disini "


Ucap Sayaka dengan lembut tapi Kristina tidak meresponnya dia hanya diam matanya memandang ke luar jendela Sayaka menghela nafasnya dia juga ikut memandang pemandangan di luar jendela dia berdiri tangannya disilangkan di depan dada


" Aku tahu masalah yang kau hadapi Kristina jangan lagi kau sembunyikan masalah dariku karena apa yang kau alami aku juga pernah mengalaminya " Kata Sayaka dia melirik sekilas ke arah Kristina kemudian dia melanjutkan lagi " Kau memimpikan seorang wanita tapi tubuhnya hanya setengah kan?


Kau juga melihat wanita itu tadi ketika kita pergi ke festival kau melihatnya dia sedang ada bawah pohon mangga kan? " Seketika Kristina menoleh ke arah Sayaka dia tidak percaya bahwa sahabatnya itu menebaknya dengan benar dengan pelan dia menganggukkan kepalanya " Iya kau benar Sayaka chan aku memang melihatnya tapi bagaimana kau bisa mengetahuinya? " Sayaka hanya tersenyum tipis dia sudah menduganya dari awal dia menatap Kristina dengan dalam

__ADS_1


" Karena aku juga melihatnya " Ujar Sayaka, Kristina memandang sahabatnya tidak percaya dia langsung menutup mulutnya


" Aku melihatnya ketika tadi waktu Atsuko memainkan sebuah permainan dia sedang duduk sambil terus memperhatikan dirimu dan aku merasa ada seseorang sedang menatap kita jadi aku langsung menoleh untuk melihat aku terdiam cukup lama ya dia adalah Teke-Teke kau tahu jam berapa sekarang ini sudah pukul 21.00 itu artinya dia berkeliaran dan menurut rumor yang beredar sudah banyak korban tewas akibat dia jadi sebisa mungkin kita harus berhati-hati "


Jelas Sayaka. Air mata kembali turun di pipi Kristina dia sangat sedih dia berharap agar wanita itu tidak membunuhnya.


 


Saat sedang tidur Kristina sangat gelisah dia mulai bermimpi tapi aneh dia sedang ada di kereta api bersama para sahabatnya mereka duduk sambil tertawa bahagia tiba\-tiba Mina minta izin untuk ke toilet saat itu hari sudah malam dan hanya ada dirinya dan kelima sahabatnya saja yang naik kereta api sedangkan tidak ada satupun penumpang yang ikut naik kereta api, Kristina mulai khawatir seharusnya Mina sudah kembali dari toilet tapi Mina tidak muncul \- muncul juga merasa penasaran Kristina akhirnya pergi menyusul Mina ke toilet sesampainya di toilet dia tidak menemukan Mina lalu dia mencari Mina ke seluruh toilet kemudian dia mendengar suara orang sedang bernyanyi Kristina langsung mengetahui bahwa itu adalah suara Mina dia berlari cepat untuk menemui Mina akhirnya dia menemukan sahabatnya itu sedang menyanyi sambil menatap pemandangan baru saja Kristina menghampirinya tiba\-tiba sebuah bayangan mendekat ke arahnya Kristina mengetahui bayangan itu dia berteriak memanggil Mina dengan keras " Mina cepat kesini " Mina segera menoleh untuk melihat Kristina dia tersenyum dengan lembut dan mulai melambaikan tangannya bukannya lari Mina malah diam di tempat wajahnya masih menyunggingkan senyuman terlambat bayangan itu sudah memotong tubuh Mina dengan sabit besarnya darahnya pun bercipratan di jendela dan lantai lalu bayangan itu menghilang entah kemana Kristina terpaku melihat tubuh sahabatnya itu terpotong menjadi dua darahnya masih mengalir dengan deras dia langsung berteriak histeris ' Kyaaaaa ' .


 


" Huhu... A- a- aku takut Sayaka mimpi itu datang lagi padaku g-g - gimana kalau dia datang kesini dan membunuh kita semua? Huhuhu aku gak mau kehilangan kalian huwaa huwaa jangan mendekat suruh dia pergi Sayaka " Isak Kristina tubuhnya mulai bergetar Sayaka merasa kasihan kepada sahabatnya dia mengusap-usap punggung sahabatnya " Shtt tenang ya nanti aku suruh dia pergi sudah jangan menangis ayo kita kembali tidur " Hibur Sayaka tapi Kristina dia tetap memberontak tidak mau menurut terpaksa Sayaka mengambil jalan keluar yaitu tetap memeluk Kristina sampai tertidur.


Keesokan paginya Kristina terbangun dia melihat Sayaka duduk di kursi dekat jendela terlihat sekali bahwa Sayaka sedang memikirkan sesuatu " Ohayou Sayaka chan sedang minum apa tuh? " Sapa Kristina sahabatnya itu terkejut melihat Kristina sudah berdiri di sampingnya dia tersenyum lembut lalu ikut menyapanya " Ohayou Kristina aku sedang minum teh hijau, minum teh hijau di pagi hari membuat diri kita nyaman aromanya enak sekali kamu mau? " Kristina mengangguk dan ikut duduk di sampingnya dia mengambil cangkir teh dan teko teh lalu menuangkannya di cangkir benar apa kata Sayaka teh hijau ini sangat enak Kristina sangat menyukainya tapi tiba-tiba dia teringat akan mimpi itu " Semalam aku mimpi tentang itu lagi " Kata Kristina, Sayaka hanya diam dia mengerti tentang hal itu kemudian Kristina melanjutkannya lagi


" Tolong jangan beritahu yang lain ya aku tidak mau yang lain ikut khawatir cukup hanya kau saja yang mengetahuinya " Ujar Kristina


Sayaka tetap diam dia menghembuskan nafasnya lalu mengangguk tidak lama kemudian Miko, Atsuko, Ririn dan Mina datang ke kamar Kristina mereka memasang wajah gembira " Hei teman-teman bagaimana jika nanti kita pergi ke jembatan yang dekat dengan kereta api itu? Disana kita bisa mengambil foto yang bagus lho mumpung ada sinar matahari kita bisa berfoto disana " Ucap Miko seketika wajah Sayaka dan Kristina berubah mereka saling pandang Ririn menyadari ke anehan mereka

__ADS_1


" Ada apa sih? Kalian tidak mau ya sudah lah biar kita aja berfo-" Ucapan Ririn terpotong oleh Sayaka " Bukan seperti itu maksudnya Ririn kamu tahu kan jembatan yang ada di dekat kereta api itu tempat tinggalnya roh hantu Teke-Teke semua orang dilarang pergi kesana dan katanya sudah ada korban akibat di bunuh oleh hantu itu kita tidak mau jadi korban kita pergi ke tempat lain aja ya "


Bujuk Sayaka tapi keempat temannya itu tetap ngotot dan ingin pergi kesana parahnya lagi mereka akan pergi tepat di malam hari Kristina sudah berusaha melarang teman-temannya untuk pergi tapi tetap tidak didengarkan.


Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga Miko, Ririn, Atsuko dan Mina tetap nekat pergi ke jembatan itu sedangkan Sayaka dan Kristina tidak ikut mereka lebih memilih untuk pergi ke mall dan kini keempat orang itu sudah berada di jembatan hari sudah mulai gelap Miko mulai mencari-cari keberadaan Teke-Teke dia bahkan memanggil namanya


" Hei Kashima Reiko ayo keluar kami ingin melihat dirimu tunjukkan dirimu itu cepatlah "


Ucap Miko namun hening sama sekali tidak ada apa-apa kemudian Ririn merasakan ada angin kencang menerpa dirinya dia mulai kedinginan " Teman- teman aku kedinginan deh kita kembali yuk ke penginapan dan lihat hantu yang bernama Kashima Reiko itu tidak ada " Tiba-tiba dia mendengar suara ' Tek Tek Tek ' suasana pun berubah menjadi sangat hening dan sepi Atsuko merasakan ada hawa dingin di sekitarnya dia melihat ada sesuatu bergerak-gerak di balik kegelapan dia memberanikan diri untuk mendekati sesuatu itu dia menebak bahwa itu adalah bayangan tapi itu bayangan siapa lama kelamaan bayangan itu mulai mengangkat badannya Atsuko terkejut melihatnya bayangan itu merangkak semakin cepat mendekat ke arahnya, Atsuko menjerit histeris semua teman-temannya menoleh kepadanya mereka semua tercengang melihat pemandangan di depannya Atsuko tidak bisa bergerak kakinya terlalu kaku digerakkan dan ' Srak ' hantu itu memotong tubuhnya menjadi dua darah keluar dari tubuhnya dan bercipratan kemana-mana Miko, Ririn dan Mina berteriak histeris melihat sahabatnya itu terbunuh di depan matanya hantu itu masih di tempatnya dengan cepat mereka bertiga lari dari tempat itu dan hantu itu mulai mengejarnya .


Mereka bertiga masih berlari dengan sangat kencang sesekali mereka menoleh untuk melihat apakah hantu itu masih mengejarnya ya hantu itu masih mengejarnya tiba-tiba Mina terjatuh ke jalan kakinya tersandung sebuah batu hantu itu semakin mendekat Mina langsung menutup matanya dia sudah pasrah dia sudah sangat yakin bahwa dirinya sebentar lagi akan menyusul Atsuko untuk pergi ke dunia lain tapi aneh sekali dia tidak merasakan apapun dia mencoba memberanikan diri untuk membuka matanya dia melihat sahabatnya Kristina berjongkok di depannya dengan wajah khawatir Mina langsung memeluk sahabatnya itu Kristina menyambut pelukan sahabatnya Mina menangis tersedu-sedu di pelukan Kristina


" A - a - aku melihat Atsuko di bunuh oleh hantu setengah badan d - d - dia memotong tubuh Atsuko aku sangat ketakutan tolong aku Kristina huhu huhu huhu " Isak Mina,


Kristina hanya mengangguk dia mulai menolong Mina untuk berdiri Mina melihat mobil Sayaka sudah terparkir di depannya semua temannya sudah ada disana tapi dia mendengar suara Atsuko memanggilnya


" Mina chan Kristina chan kemarilah ayo ikut aku " Mina menoleh untuk melihat suara itu dan dia hanya melihat hantu itu sudah ada di sana maka dia menyuruh Kristina untuk cepat-cepat masuk ke mobil hantu itu mengejar mereka berdua dan berhasil mereka masuk ke dalam mobil, hantu itu masih mengejarnya Mina menyuruh Sayaka untuk menghidupkan mobilnya dan mobil sudah pergi meninggalkan tempat itu Ririn menengok ke belakang untuk melihat hantu itu ternyata hantu itu sudah tidak mengejarnya lagi. Kini yang masih tersisa hanya Mina, Ririn, Miko, Sayaka dan Kristina sedangkan Atsuko sudah meninggal di bunuh oleh hantu wanita yang bernama Kashima Reiko atau yang biasa di panggil Teke-Teke.


Hai semuanya aku kembali lagi dengan bab bagian cerita baru maaf ya jika bagian cerita ini ceritanya kurang menarik tapi aku akan kembali lagi ikuti terus ya cerita aku jangan lupa juga berikan tanda suka dan komentar kalian ya terima kasih

__ADS_1


__ADS_2