
Saat athena sampai di sekolahan. "Muehehe.... Gw bakalan menang kgk ya?"Tanya Athena di sela sela langkah nya. Tiba tiba ada yang menepuk pundak Athena. "PUK!"terdengar suara yang membuat Athena kaget
"Ha... siapa"Athena langsung agresif dan bergerak cepat, ia langsung menoleh ke belakang. "Siapa kau?"tanya athena melihat seseorang yang berbaju serba hitam sedang berdiri di belakang nya
"Semoga pertandingan kita seru"ujar pria misterius tersebut. "Maksudnya?"tanya athena kebingungan
"Nanti juga kau tahu sendiri"jawab si misterius sambil meninggalkan athena. "Orang gila"Celetuk Athena sambil melanjutkan langkah kakinya
Lalu semua orang berkumpul di area lapangan utama.Babak pertama pun di mulai. "Perlombaan hari ini di mulai, babak pertama adalah berpedang, babak ke dua adalah memanah, babak ke tiga adalah althemic, babak ke empat berkuda, dan babak ke lima Adalah Master spirit"ucap panitia yang menyelenggarakan lomba
Tapi lawan final athena ternyata melawan selir ke 4 pangeran Seiya, yaitu Guo Mei. "Haha, pangeran Seiya, semoga selir mu tak mengecewakanku"Athena berjalan sambil menepuk pundak Seiya
Seiya tak percaya bahwa athena akan melawan putri jendral militer terkuat yang ada di Negara Kaypang. "Aku harus menghentikan dia"Ucap Seiya sambil melangkah mengikuti Athena
Saat di lapangan, athena sudah bersiap melawan Guo Mei.
"STOP!!"tiba tiba ada orang yang masuk ke tengah lapangan dan menghentikan perlombaan. "Ada apa?"tanya athena memakai wajah datar
"Kau tak mungkin mengalahkan Guo Mei, dia itu anak jendral militer terkuat di Kaypang. Dan ini juga pertandingan bebas, jika musuh mati dalam pertarungan pun tak akan di minta pertanggung jawaban"Jelas Seseorang agak berwajah kesal. "Heh, kau terlalu meremehkan ku Pangeran Seiya"Ucap Athena sambil memegang pedang nya
"Tapi, jika selir mu ini mati di tanganku... Kau jangan meminta pertanggungjawaban dari ku"Jelas Athena sambil mengelus pedang miliknya bagaikan pedang itu bayi yang imut. "Hey... Jaga bicaramu. Aku ini putri Jendral Militer terhebat di Kaypang. Kau jangan meremehkan aku"Sentak kasar Guo Mei kepada Athena
"Ter~Se~Rah~~~"Ucap athena tak peduli. "CEPAT LAKSANA PERTANDINGAN NYA!!" Teriak athena kepada panitia
__ADS_1
Hng... siapa yang berani beradu pedang dengan jendral militer terkuat di dinasti Han? Maaf putri Guo Mei, aku tak akan menahan diri
Ucap athena Tersenyum licik. "Apa kah putri Gou Mei siap?"tanya panitia memastikan. "Aku siap"Jawab Gou Mei dengan keras
"Apa kah putri Athena siap?"tanya Panitia memastikan lagi. "Aku....Siap"Jawab athena dengan wajah datar
"Dan sekarang... Pertandingan... Di~Mu~Lai~~~TRENG!!!!!!!!"suara gong di pukul. Athena dan Gou Mei saling menyerang
"maaf putri Guo Mei, aku tak bisa menahan diri lebih lama lagi"Ujar athena sembari menghindari Serangan dari Guo Mei."Heh.... Kau terlalu Sombong"Gou Mei Berteriak
"HIYAT!!!! MATI SAJA KAU"Gou Mei menyerang athena dengan kekuatan penuh sehingga kekuatan nya terkuras habis. tapi athena hanya perlu menggerakkan jari telunjuk dengan sangat pelan untuk membuat Gou Mei mati terpental
"Ck... Pangeran Seiya, ternyata istrimu lemah sekali ya"Ejek Athena sambil tertawa jahat bak iblis yang tak punya hati. "Dan Pertandingan babak pertama di menangkan oleh Putri Athena"Ucap Panitia sambil memberikan penghargaan
"Heh"Athena Tersenyum licik ke arah pangeran Seiya. Pangeran Seiya tak percaya dengan apa yang ia lihat. "Wow... ini, aku tak percaya ini"Ucap Seiya sambil menepuk pipi nya berulang kali
Ujar pangeran Seiya sambil menelan ludah dengan kasar
Beberapa saat kemudian giliran athena memasuki babak final memanah, tapi athena sangat sial, ia bertanding melawan Jue Wan saat di babak final
Jue Wan adalah salah satu selir Pangeran Seiya (Jue Wan selir ke~1), Jue Wan adalah ahli memanah dan berperang, Seiya sangat sayang kepadanya karena ia sangat kuat
"Hoho, sial sekali aku ini. Kenapa aku harus melawan selir pertama mu? Oh aku salah lebih tepatnya, Per~Mai~Su~Ri~Mu~~~~. Benar kan pangeran Seiya?"tanya athena yang menunjukkan rasa jijik kepada Seiya dan istri pertamanya
"SIAPA KAU? BERANI SEKALI KAMU MENGHINA KU?"Tanya Jue Wan sambil membentak keras. "Aku? Nanti juga kau tahu namaku"jelas athena Tersenyum licik
__ADS_1
"Semoga berhasil lolos dari maut Permaisuri"Ucap Athena meninggal mereka berdua
Sebenarnya athena sudah berubah berapa banyak? kenapa aku sangat sedih melihat dia yang sekarang?
Saat di arena memanah, Athena sudah bersiap siap. "Apa kedua pihak telah siap?"tanya panitia pelaksana memastikan. "Siap"Jawab lantang Jue Wan dan Jawab santai Athena
"Dan sekarang... Pertandingan di mulai.... GONG!!!"suara gong yang di pukul dengan keras
Jue Wan memanah sekuat tenaga tapi tak ada hasilnya, tapi athena tetap menghindari Serangan tersebut dengan santai nya. Pada akhirnya Jue Wan kehabisan tenaga dan athena mengambil keuntungan itu
"Apa kau lelah?"tanya Athena dengan santai. "jika iya kau lelah, maaf saja aku belum lelah, dan aku ingin mendapatkan giliran ku dan sekarang... GILIRAN KU MENYERANG!!!!" ucap athena sambil mengeluarkan jurus meringankan tubuh sehingga ia dengan mudah lompat ke atas
"Maaf permaisuri, tapi aku yang sekarang tak mempunyai ampun"Ucap athena sambil melepaskan anak panah. Anak panah yang di lepaskan oleh athena melesat dengan cepat.
"JLEB!!"anak panah dari busur bulan menembus jantung Jue Wan. Lalu athena turun ke bawah dan menghampiri Seiya. "Pangeran, seperti nya ke dua istrimu sedang tak beruntung. Maaf aku telah membunuh selir kesayangan mu dan juga permaisuri mu"Jelas athena sambil berjalan menjauh Seiya
Sedangkan Seiya membatin memikirkan apa yang telah terjadi.
Athena, sebenarnya kau seperti apa sekarang? kenapa aku merasa ada yang aneh dengan sifat mu. Apa itu semua di sebabkan oleh ku dulu? Jika memang penyebab nya pada saat waktu itu,,, Aku sungguh minta maaf
Seiya merenung kan diri dengan mata berkaca kaca
Semetara athena membatin dan sambil mengepalkan tangannya di depan dadanya.
__ADS_1
Maaf Seiya, aku tak bermaksud membuat mu sedih, tapi ini pantas untukmu. Heh.. Kau telah menggores hatiku dan membuat luka yang dalam di hati ku, aku akan membuat perhitungan dengan apa yang telah kau lakukan dulu pada ku. Aku akan membuat orang yang telah kau nikahi mati satu persatu. Kau tunggu saja pembalasan ku pangeran Seiya. Tapi istri istri mu sungguh sangat menjengkelkan
Ucap athena sambil berjalan keluar arena memanah