
Athena mengayunkan pedangnya ke arah Haden dengan keadaan darah yang mengalir dari tangannya, ia terus berusaha bangkit melwan rasa sakit. "TES... TES... TES..."suara tetesan air berwarna merah yang kemudian perlahan lahan menjadi hitam
"Racun ini sangat sulit di hilangkan, mungkin jika ku keluar kan akan menghilang sepenuhnya"Athena berkata tapi tetap tidak melihat wajah Haden.
"Heh, di tubuh saja sudah terdapat racun gelap yang langka dan susah di sembuhkan, masih bermimpi untuk mengalahkan aku ya? Mimpi saja kau!!" Ujar Haden meremehkan Athena
"Agen gelap K atau Haden, ku peringatkan pada dirimu~ Jangan sesekali kau meremehkan aku!!!"Ujar athena dengan aura menggelap seperti darah yang hitam pekat
"Aku... Kido Saori Athena goddess, tak ada kata kalah dalam kamus ku, jika pun aku kalah~~ Semua yang ada di dunia ini pun harus KALAH!!!!"Ujar Athena dengan suara berat dan aura yang berada dalam tubuhnya pun berubah
"Ck, dasar tukang mimpi emang"Ejek Haden tak mempedulikan perkataan athena. "Aku~ Tukang Mimpi? PUFT... Hahaha.... Ayo kita liat siapa yang sedang bermimpi~ Kau Atau Aku~~"Ujar athena menyerang tanpa henti
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Haden mengaku kalah. "Uhuk... Uhuk... A... aku... aku mengakui... Aku... Ka... kalah..." Ujar Haden terduduk tak berdaya di atas arena Spirit
Sementara athena yang sudah tak berdaya menancapkan pedangnya lalu duduk ambruk sambil mengusap Darah yang keluar dari hidung dan mulutnya
Tiba tiba seseorang datang mengacaukan keadaan. "MATI KAU!!!"teriak seseorang sambil mengibaskan pedangnya ke arah athena yang sedang terduduk tak berdaya. Athena hanya pasrah karena ia sudah tak kuat lagi untuk bangun
"SRTH!!"pedang tersebut mengenai manusia
Kenapa tak sakit?! Apa kah aku sudah mati sebelum terkena pedang?!
Lalu athena hanya melihat seseorang yang sedang tersenyum kecil kearah Athena. "Qi... Qiyu?!"Ujar athena tak percaya. "Hm?!"Dehem Qiyu sambil menahan rasa sakit
"QIYU!!! KENAPA KAU MELAKUKAN INI?! KENAPA??"tanya Athena sambil memeluk erat Qiyu yang sudah tak berdaya. "Maafkan aku, seharusnya aku tak mengkhianati dirimu"Ujar Qiyu memeluk balik athena
"Aku tak peduli kau mau membocorkan rahasia apa pun tentang diriku kepada Pallas, tapi kau jangan mengorbankan nyawa mu demi aku..."Athena tak kuasa menahan tangis, ia menangis sejadi jadinya
"Sudahlah, jangan menangis lagi.... Maafkan aku sudah mengkhianati kepercayaan mu"Mohon Qiyu sambil memegangi tangan Athena, lalu athena hanya bisa mengangguk pelan
__ADS_1
Sementara Pallas yang sudah bosan melihat drama, ia sudah tak sabar ingin membunuh athena. "Ck... Sungguh pertemanan yang dramatis... Tapi jika kalian ingin mati bersama, akan ku kabulkan"Pallas memegangi pedangnya yang sudah berlumuran darah Qiyu
"HIYAAA!!!!"Pedang Pallas melesat dan menuju keraha Qiyu dan Athena. Lalu Qiyu dengan bersusah payah bangun, dan menghalangi serangan tersebut
"JLEB!!"Pedang Pallas menembus jantung Qiyu. "Uhuk..."Qiyu batuk darah lalu tersenyum kecut
"A Aku su sudah me lindungi mu At Athena, mo hon maaf kan lah a ku"Qiyu mengembuskan napas terakhir dalam pelukan Athena
Kini baju athena yang berwarna putih menjadi berwarna merah darah segar
"Qi... Qiyu...."Athena hanya bisa tertunduk dan menangis
Athena, jangan kau terjerumus dalam keterpurukan dirimu, balaskan dendam Ku dan Lyly, Maafkan aku sudah mengkhianati mu, seorang pengecut dan Pengkhianat seperti ku tak pantas kau tangis mayatnya
Perkataan yang terlintas dalam telinga Athena yang terdengar seperti suara Qiyu
Ya... Benar!!! Aku tak boleh jatuh dalam keterpurukan. Aku harus bangkit, aku harus melawan dunia!!! Aku harus melawan semuanya yang pernah mencelakakan diri ku dan juga sahabat sahabat ku...
__ADS_1