
Esoknya Mereka pulang dan turun gunung menuju kerajaan Yu.
Athena hanya mengikuti dari belakang karena ia tak tahu apa apa. Seiya hanya bisa melihat athena dari kejauhan kadang ia tersenyum kadang ia menangis
Athena, aku tahu kau menderita! Tapi sebenarnya aku mempunyai rasa senang dan rasa sedih! Aku senang karena kau akan melupakan hal buruk tentang ku dan mulai membuka lembaran baru. Sementara aku sedih karena aku telah membohongi mu, aku memang pria pengecut, maafkan aku Athena. Tapi di hati ku lebih banyak rasa bersalah dari pada rasa bahagia
Batin Seiya tak kuasa menahan tangisnya, akhirnya ia mengeluarkan air mata dan menangis dengan diam
"Tuan, aku tahu bagaimana rasanya melihat orang yang kau cintai menderita"
Ucap Yueye sambil menepuk pundak Seiya yang membuatnya tersadar
"Aih, iya! Rasanya sesak!!"
Balas Seiya yang tersadar lalu menghapus air matanya
"Ayo kita lanjutkan, jika tidak kita akan sampai di istana Yu lebih lama lagi"
Ajak Yueye yang memberikan semangat pada Seiya
Mereka melanjutkan perjalanan nya dan pada pukul 20.00 Mereka sudah sampai di kerajaan Yu
"PANGERAN KETIGA MEMASUKI RUANGAN!!"
Teriak salah satu Kasim lalu Kaisar Ryugo dan permaisuri Zhu Wei Pun keluar untuk menyambut Seiya
"Anak ku! Apa kau sudah puas berpetualang nya?"
Tanya Kaisar Ryugo lalu memeluk Seiya
__ADS_1
"Anak sialan!!! Apa kau tak tahu aku sangat mencemaskan mu?! Apa kau tak tahu?!"
Tegas permaisuri Zhu Wei sambil menjewer telinga Seiya
"Aduduh... Sakit ibunda!"
Ucap Seiya yang berlagak seperti anak kecil
"Kali ini aku tak akan tertipu oleh tipuanmu lagi anak sialan!!"
Ucap permaisuri Zhu Wei semakin kesal
"Ibunda, aku tahu aku salah! tapi tolong lepaskan lah tanganmu dari telinga ku"
Rengek Seiya kesakitan, lalu permaisuri yang melihat anaknya hampir menangis itu pun langsung melepaskan tangannya
"Maaf kan ibunda, ibunda hanya khawatir jika kau nantinya akan terluka"
"Aduh.... Ibunda, lepaskan lah pelukannya, jika tidak aku bisa mati!!"
Ucap Seiya kesusahan bernafas karena di peluk terlalu erat oleh Permaisuri Zhu Wei
"Biarkan saja!"
Balas permaisuri Zhu Wei tak peduli dan mempererat pelukannya
"Wah, siapa ini?"
Sahut seseorang bertanya
__ADS_1
"Itu... Itu adalah Athe... Athena, yang mau di jodohkan dengan ku!!"
Jawab Seiya dengan susah payah
"Hah?! Calon menantu ku sudah hadir?"
Tanya permaisuri Zhu Wei kegirangan
"Hahah,,,, Akhirnya aku akan menggendong cucu😊"
Ucap permaisuri Zhu Wei sambil memeluk Athena dengan erat
"Em... Ibu, lepaskan lah dia!"
Gerutu Seiya tak senang
"Memang kenapa? Apa kau cemburu pada ku?"
Tanyanya permaisuri tak menghiraukan
"HMPH... Bukannya aku tak peduli, hanya saja dia sedang kehilangan ingatannya"
Balas Seiya dengan nada kesal
Sementara itu, Pallas sedang berfoya foya dengan kekayaannya di kerajaan Jin dan Duan
"Hahah... Akhirnya aku lah penguasa semua harta ini! Athena, aku sudah menang dari mu! Kau hanya sampah yang tak berguna!!"
Ucap Pallas dengan bangga sembari memotong buah segar yang ada di depannya
__ADS_1
"Kau telah ku potong potong menjadi hancur, mari kita lihat apakah kau bisa bangkit dari kesengsaraan mu!! Aku selalu menunggu!"
Ucap nya Pallas yang Memotong apel dengan kasar dan keluarlah darah segar yang menetes di atas lantai kerajaan tersebut.