Lelucon Apakah Ini?

Lelucon Apakah Ini?
Chapter:21.(kematian)


__ADS_3

"PURNAMA!!!jerit Rei tiba-tiba membuat semua orang menoleh ke arah wajah nya yg terlihat pucat tiba-tiba.


"Kenapa Rei!!!"Balas Purnama bingung.


Rei tiba-tiba mengeluarkan air matanya.


"E elu kenapa Rei?"Seketika semua orang bingung dan Purnama merasakan ada yg enggak beres.


Alva langsung mengambil telponnya karna ada seseorang menelponnya berbicara singkat dengan seseorang dan setelahnya ia mematikan hpnya lalu ia langsung memeluk Rei sebentar dan Purnama di tarik ke bidang besarnya sambil mengelus kepalanya.


"Kak, ada apa sih?"Purnama bertanya dan masih di bekap erat oleh Alva.


"Maafin gue Pur, Celsi sama Roi barusan di bawak ambulan karna kecelakaan 25menit lalu dan m- meninggal di tempat"Tubuh Purnama seketika melemas, baru saja ia melihat Celsi tersenyum lebar dengan nya dan mengatakan peringatan dengan nya, apa mungkin ini adalah mimpi.


"B bohong lu ya..., ya kan Rei, kak Alva bohong kan?"Rei langsung menangis sejadi jadinya dan mengambil tubuh Purnama yg kaku dan memeluk nya erat.

__ADS_1


"Gue juga rasa ini mimpi Pur, Roi kagak bakalan pergi secepat ini, pasti mereka berdua terselamatkan di RS, kita kesana ya.."Purnama mengangguk dan Alva langsung mengambil kunci mobilnya.


sebelum masuk mobil tiga teman Purnama memeluknya dan berkata "Yg kuat ya pur, kita bakaln nyusul". lalu Purnama masuk ke dalam mobil Alva badan nya masih terasa dingin dan kaku entah sebab apa ia merasa bingung dengan suasana sekarang, mobil melaju hingga keluar kerbang dan melaju ke arah RS.


Lain dengan seseorang yg seketika ambruk karna mendengar kabar dari laki-laki di hadapannya, (ia adalah Kevin dengan wanita yg ambruk di hadapannya) dan seseorang yg sedang membuat kopi seketika gelasnya jatuh dan menangis sejadi jadi nya sambil menutup mulutnya agar tiga teman Purnama tidak mendengar.


:(......♡♡♡


Dua tubuh terbaring tak bernyawa di hadapan Purnama dan Alva, Rei yg mengetahui kebenaran langsung berlari keluar menangis di bawah hujan lebat.


"Masak lu mau ninggalin gue juga?"tanya pelan Purnama lagi, dan ia mencoba membukak kain yg menutup muka serta tubuh Celsi.


Purnama langsung menutup mulutnya menahan tangis di hati, saat melihat muka Celsi yg hancur karna celakaan maut, Purnama menutup lagi kain nya dan menjatuhkan tubuhnya ke bidang Alva dan menangis deras.


"Kenapa orang yg gue kenal pergi tanpa pamit semua kakkkkk!!!"Purnama bertanya sambil menangis dan memukulin badannya Alva.

__ADS_1


Alva juga merasakan betapa hancur hidup Purnama sedari kecil, ya.. dia tahu apa yg sedang terjadi di keluarga nya.


Tiga teman Purnama yg baru datang langsung ikut menangis saat mengetahui sebenarnya.


:(....♡♡♡


"Kev, kamu pulang temui adik mu, tenangin dia, saya juga tidak memaafkan diri saya dengan terjadinya hal ini, saya tidak tahu harus bertahan atau tidak"seseorang berbicara sambil menangis di hadapan Kevin.


"Jika anda memilih mengakhiri hidup, saya tidak berjanji dan juga dua adik saya jika tidak bisa memaafkan anda".


:(.......♡♡♡


"Roi lo boleh tersenyum di sana, gue ikhlas, tapi lu gak boleh ajak gue cepat atau lambat, gak Roi, belum selesai semuanya,


kenapa ini terjadi di kehidupan gue sama orang yg gue sayang!!!, apa tidak ada lagi tersisah kebahagian kami?, kalau benar, apa alasan nya?, kenapa!!!, jangan lu ambil gue sebelum gue liat kebahagian sebenarnya di hidup Purnama!!!, Gue mohon, satu saja gue merasa kehangatan dunia sampah ini sebelum gue berpindah alam, Gue mohon"

__ADS_1


Laki-laki itu berkata dan memohon di bawah derainya air hujan yg lebat merasakan sesaknya dunia ini, apa kedepan nya indah atau lebih gelap?.


__ADS_2