
***TERASA sangat menyakitkan ketika kamu menyadari kamu bukanlah orang penting untuk seseorang yg kamu taruh kepercayaan kepadanya.
PASTIKAN LIKE KOMEN SETELAH MEMBACANYA YA, CINTA*** KALIAN SEMUA๐๐๐ค
...----------------...
Flashback off
Setelah mendengar cerita Anisa, Purnama sadar bukan hanya ia saja yg mengalami kesedihan melainkan semua manusia mempunyai hati, jadi jelas mereka pernah merasakan kesedihan.
"Huhhhh" Purnama membuang nafas berkali-kali mencoba rileks.
"Okey ternyata gue ada teman yg sedang galau juga nih" ucap Purnama berusaha membawa suasana santai.
"Gue juga lagi galau kali..., eh btw Anisa nya udah hilang dong, sekarang hanya ada Azriel bukan?" sambung Chika lalu di jawab dengan suara tawa yg mengubah suasana seketika.
oh iya kenapa Anisa di ganti dengan nama 'Azriel' karna sebenar nya nama asli nya yaitu 'Azriel' sedang kan panggilan Anisa itu karya nya Arsya sejak dulu yg di ikuti oleh yg lain niat nya Arsya memanggil dengan sebutan Anisa berharap Azriel bisa freminim karna arti Anisa adalah 'wanita' tetapi, hasil nya sama aja, gimana lah coba.huhhh.
__ADS_1
Purnama teringat ada misi yang harus ia laksanakan, setelah kaki nya bisa berjalan kembali ia akan memecah kan misteri dalam keluarga nya itu tapi, sebelum itu ia harus menemui Rei setidaknya melihat keadaan-nya jadi, berhubung kaki nya belum pulih ia akan memikirkan rencana terlebih dahulu.
...----------------...
seminggu kemudian: (aksi menodong pun tiba.)
Purnama dan dua teman nya baru saja sampai di rumah Purnama karna Purnama sudah pulih jadi hari ini adalah kepulangan-nya dari Rumah sakit, mereka bertiga di sambut hangat oleh ibu sedang kan sih ketos kudet entah keluyuran kemana padahal subuh tadi ia sangat cerewet untuk menyuruh segera pulang.
Purnama dan dua teman-nya sedang menyantap di meja cukup besar bersama ibu juga, selepas makan mereka akan ke sekolah menemui Aarav karna sekitar setengah jam lagi sekolah akan bubar.
...----------------...
Mobil meluncur keluar gerbang dan menuju refton lalu sekitar beberapa meter lagi sampai sekolah, mereka akhirnya sudah bertemu dengan geng yg jadi incaran mereka, lalu langsung saja Purnama mehadang gerombolan motor dengan mobilnya yang tentu saja membuat segerombolan itu berhenti.
Dengan gaya sok cool Purnama ,Azriel dan Chika keluar dari mobil sambil membawa tongkat bisbol tapi taulah sih Chika malah asyik menggeret sekopnya itu.haduhhh kepala we pusing, kenapa lah tu anak malu maluin.
"Widih.....gue mah rela kalau di gebukin cecan baray....." bukan nya takut sih Akif malah tak sabar di babak belur, buset emang.
__ADS_1
"Kalian ngapain nodong kita...mau minta duit?" tanya Aarav sambil turun dari motor-nya.
"Nis, pulang" sambung Arsya mengusir Azriel.
"Eet...syut...Na Nis, Na Nis, sekarang ada Azriel bukan Na Nis!" bantah Chika sedang kan sih Azriel santai saja.
"MANA REI GUE, BANGSAT!!!" langsung saja Purnama to the point.
"Lah, kan udah kasih tau Pur" jawab Aarav.
"LO NGELABUIN BANGSAT!!!" semua terdiam karna tidak pernah melihat Purnama marah sebesar ini dan menunggu jawaban Aarav yg sebenar-nya.
...----------------...
***Oke tawuran nya sampe sini dulu ya... lanjut Chapter selanjut-nya.
Like, comen udah belum nih...
__ADS_1
udah dong ....,biar ngurangin beban di kepalak aq setidaknya gitu...Hehehe.
oke, lanjutkan***.