Lelucon Apakah Ini?

Lelucon Apakah Ini?
chapter:31


__ADS_3

Purnama membuka matanya yg masih terpejam saat mata nya suda terbuka yg memperlihatkan ruangan kamarnya lalu ia melangkah kan kakinya keluar kamar, tetapi saat ia baru saja memegang gagang pintu terdengar suara gaduh.


"KENAPA KAMU ENGGAK JUJUR SAMA AKU? KALAU PAPA KAMU ITU GILA! DAN ADIK MU KORBANNYA!" wanita itu menangis sejadi jadinya.


"AKU MEMANG MAU JUJUR SAMA KAMU Veen , tapi aku takut kamu tinggalin aku" Lelaki itu kini mengacak acak rambutnya dengan geram.


"Lalu-" wanita itu menggantung ucappannya lalu menunduk.


"kenapa Kau ingin membunuh ku Arzan?" Lanjut wanita itu sambil menatap lelaki di depannya dengan tatappan kecewa.


"Karna gue sering liat bayangan papa gue di diri kamu veen, maaf"


TUNGGU, bukannya Arzan dan apa itu Ven? apakah itu purveen? nama mama?, berarti mereka adalah mama papa, apakah mereka sudah kembali?. batin Purnama lalu dengan gerakkan cepat ia membuka pintu kamar dan berlari ke arah tangga bawah.


"MAMA!, PAPA!," Purnama mencoba melihat ke segala tempat mencari sosok yg di rindukan, tetapi mengapa tidak ada?.


"KALIAN DI MANA?"


"Tenang mereka masih ada" Purnama menoleh ke arah kanan yg memperlihatkan wanita misteri itu lagi.


"S-siapa lu!!!" Purnama mulai ketakutan dan segera berlari keatas lagi dan kali ini ia berada di teras lantai atas.

__ADS_1


"PEGI LU!, kenapa lu sering muncul di hadapan gue!,"


"KARNA KAMU BELUM TAHU APA APA!" Purnama membulatkan matanya saat tiba tiba meja terlempar ke arahnya dan membuatnya jatuh ke lantai bawah.


Purnama terkapar di atas semen dan masih menatap ke langit, sedangkan wanita itu sudah ada di sampingnya dan berbicara.


"Peringatan terakhir Purnama, satu cari tahu tentang kepsek mu, ke dua cari tahu rumah sakit jiwa harappan, ke tiga cari tahu kakak mu itu, mengapa ia pergi meninggal kan mu" setelah itu mata Purnama mulai redup dan menutup rapat rapat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


(SETELAH 5 HARI SETELAH KEJADIAN MALAM YG MENGERIKAN.)


Purnama terkejut kenapa dia ada di rumah sakit.


"Napa lu?, baik baik aja kan?"


tanya Anisa yg terlihat bingung dengan sikap Purnama.


"G-gue kok ada di sini?"


"elu baru sadar koma gara gara kecelakaan kemaren" tiba tiba pintu kamar mandi di sebelah kanan terbuka menampilkan wajah kahs Chika.

__ADS_1


"Masya allah...Pur lu akhirnya kembali lagi di dunia ini " Chika langsung memeluk Purnama tanpa merasa kasihan dengan sih empuk-nya yg kesakitan karna tangan sebelah kiri Purnama belum pulih sepenuhnya.


"Sejak kapan lu bisa bilang masya allah, ka?" tanya Anisa


"Sejak kemarin pas gue ke peleset dari kamar mandi"


"Parah lu"


"Hhhhh, btw, sih Aarav sama anak yg lain lama amat beli makanan nya"


"Lah ada Aarav sama anak Free di sini?" Tanya Purnama terkejut dan di balas anggukan dengan dua temannya lalu Purnama teringat dengan Rei.


"Rei mana?, bukan nya dia ikut ketabrak?" Anisa dan Chika saling pandang dan akhirnya Anisa mengeluarkan nafas kasar.


"Enggak usah di bahas dulu ya Pur?, elu belum sembuh" jawab Anisa.


"Bodo, gue tanya mana Rei!"


"Pur pliss..., elu tenang dulu, lu baru sadar..." kali ini Chika ikut menenangkan Purnama.


"Sebelum lu pada bilang Rei mana, gue kagak mau liat muka kalian"

__ADS_1


__ADS_2