
Di suatu pagi yang cerah,Suara ombak dan angin yang kencang menghembus kapal kami yang sedang melaju sangat kencang.ditambah dengan teriknya sinar matahari yang menyilaukan,perjalanan kami pun sepertinya didukung oleh cuaca yang sangat bagus kali ini.
Di tengah ombak yang ribut dan burung-burung yang berterbangan, terlihat dari jauh tempat tujan kami sudah terlihat di depan mata.
"Ao,pulaunya terlihat didepan!"
Terlihat sebuah pulau yang sudah dekat,tepatnya pulau yang akan kami tuju sudah terlihat di depan mata kita,akupun menghampiri Alfina yang memanggilku di deck kapal.
"kau benar, sudah terlihat.WAN ! PULAUNYA TEPAT DIDEPAN KITA !"
Aku pun berteriak juga kepada wan,dia adalah rekan kerja kami juga dia adalah pilot dari kapal kami.
"aku kan juga melihatnya dasar bodoh"
Dilaut lepas seperti ini,teriakpun akan sangat menyenangkan.
"Ao,aku akan membangunkan misa ya,sepertinya dia masih tidur"
"ok,pastikan kau membangunkanya dengan sungguh-sungguh ya"
Misa juga rekan kami,dia memang suka tidur saat sedang berlayar,kami berempat Aku,Misa,Wan dan Alfina adalah grup penjelajah harta tak terpakai, nama grup kami adalah "Black Hunter". pekerjaan kami adalah mendatangi tempat-tempat yang berkemungkinan memiliki barang-barang berharga yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya.dan terkadang Kami juga menerima Misi Permohonan yang Lumayan Berbahaya.Namun, Di Tugas kali ini, Mafuyu (manajer kami)memerintahkan kami menghunter rumah pribadi mewah yang sudah ditinggaalkan oleh pemiliknya selama 1 tahun.
"huwaaaa... ada apa ini ribut-ribut?"
Suara raungan singa misa yang sehabis bangun tidur mulai keluar, bau dari Bir yang ia minum pun ikut masuk ke hidung ku.
"pagi misa,lihat...kita sudah hampir sampai !"
"wah,pantas saja aku sudah mencium bau uang,heheheh"
Insting misa memang hebat dalam soal uang.(bahkan adikku juga terkesan )
Sesampai disana, kita berlabuh dengan selamat dan tiba di pulau bernama Logres ini.kitapun mengadakan miting sejenak, misa pun memulai miting sebab dia ketua dari "black hunter" ini.
"ehem..baiklah karena kita sudah sampai, kita akan membagi tugas masing-masing, kalian bertiga carilah ua... ahh,maksudku barang berharga yang banyak, sedangkan aku akan menjaga kapan nya, bagaimana? ok kan?"
Barusan dia mau bilang uang ya ? lagian kenapa dia tetap menjaga kapal,pasti dia Cuma ingin tidur saja.
"bukanya kau Cuma mau tidur lagi ?"
"hohoho,jangan bercanda Ao,bagaimana mungkin aku tidur disaat kalian sedang bekerja"
tawanya yang jahat memberikan semua jawaban jahatnya,namun dia ada benarnya juga, jika tidak ada yang menjaga kapal bisa berakibat fatal bagi yang lain.
"Ao, Alfina,biarkan dia menjaga kapalnya,cepat kita segera ke rumah tuanya"
Seperti biasa wan selalu semangat dalam hal berburu dan mendahului kita,semangatnya yang tinggi membuatnya dia seolah orang yang keren...( di mata alfina).
"d..dia keren ! Ao,ayo cepat kita susul wan"
"i..iya iya (darimana sisi kerennya sih)"
Aku tak tau dimana letak kerennya, yang kulihan hanyalah seorang yang berbadan besar dan berwajah seram...
"kalian bertiga hati-hati ya"
Kita bertigapun meninggalkan misa yang bertugas menjaga kapal,perjalanan kami pun berlanjut menuju rumah kosong incaran kami,pulau ini masih terbilang fres,tidak ada polusi kendaraan disini layaknya pualu kosong,namun setahun lalu disini berdiri sebuah desa yang cukup besar.namun semua penduduknya telah meninggalkan pulau dengan alasan yang tidak kami ketahui.
"Ao,aku punya pertannyaan ?"
Wan tiba-tiba berbicara sesuatu,mungkin dia bicara untuk menghilangkan kebosanan.
"jika ini menyangkup masalah hutangmu, aku malas"
"bukan ! menurutmu, kenapa pulau ini ditinggalkan oleh para wargannya ? padahal pulai ini indahkan ?"
"kau benar.angin yang kencang,permandangan yang indah,dan teriknya matahari yang menyilaukan pasti membuat hati seseorang terpana-pana,ditambah dengan kesejukan dari ribuan pohon-pohon yang ikut bergoyang seperti tarian indah seorang gadis,dengan kepercaya adanya keindahan di hati,akan terciptalah kerinduan terhadap dunia yang dilihat dengan hati,dan akan berubah menjadi pandanangan cin-"
"CUKUP !"
Tiba-tiba wan menghentikan Puitis indahku.
"hei,puisiku hampir selesai tadi !"
"kurangilah membaca buku-buku puitismu sebelum kau menjadi orang yang bodoh"
"Siapa yang kau sebut Bodoh,bodoh!"
"APAKATAMU !"
Apa salahnya membaca buku-buku puitis yang romantis,kata-kata yang indah membuat ku merasa senang dan bahagia tuh.
"hey kalian berdua,kita sudah sampai nih"
Kita sampai di tempat tujuan,rumah besar yang tua dan kumuh.
"benar-benar sudah ditinggali ya,lihat gerbangnya saja sudah rusak parah!"
Sepertinya rumah ini memang sudah benar-benar kosong,tanpa berpikir panjang kamipun langsung masuk melawati gerbang. Kamipun tiba di pintu depan rumah nya ,suasananyapun sedikit berubah.
"dilihat dari dekat makin terlihat seperti rumah hantu"
Brakkk... wan tiba-tiba memukul pintu rumah tua itu yang terkuci,melihat pintu terkunci wan langsung mengeluarkan teknik andalannya untuk membuka pintu,(dia mahir dalam membuka sesuatu) hanya dalam beberapa menit pintu pun terbuka,dan kita pun masuk ke dalam.
Ternyata didalam tidak begitu gelap,walau ditinggalkan,listrik masih menyala disini,beberapa lampu juga masih ada yang menyala.
"kenapa lampunya ada yang masih menyala ? kau tau sesuatu wan ?"
"rumah semewah ini,aliran listriknya pasti tidak dimatikan,jika demikian.pasti ada yang tersimpan disini bukan"
Benar juga,dan mungkin itu adalah barang-barang yang berharga.aku jadi makin bersemangat.
"baiklah wan ! Alfina ! kita akan memulai perburuan kita ! mulai dari sini kita berpencar dan beri tanda jika terjadi sesuatu"
Dalam rumah seluas ini, bargerak berpencar memang menanggung resiko, namun dalam sistem kerja team kami,itu sudah jadi kebiasaan dan selalu berjalan dengan lancar.
"baiklah,Ao kau periksa lantai 2 sedangkan aku dan alfina akan memeriksa lantai bawah yang lebih luas"
"ok,tidak masalah, kalau gitu aku duluan"
"Ao,hati-hati ya,kalau ada masalah teriak saja,aku dan wan akan langsung datang"
Sepertinya alfina sedikit khawatir ,tapi dengan beladiriku yang ku pelajari, kupikir aku akan baik-baik saja.
"tenanglah alfina, aku pasti baik-baik saja"
Aku menguasai teknik berpedang "Kendo" yang diajari oleh Misa,dan teknik beladiri"Judo"oleh ayahku. jadi menurutku aku lebih khawatir mereka berdua, namun kami sudah melakukan pekerjaan ini berkali-kali dan selalu berjalan normal.
"baiklah ! apa yang bisa aku dapat disini"
Bicara tempat lantai 2, pasti terdapat kamar tidur dan ruang kerja milik penghuni sebelumnya,kesempatan mendapat barang bagus pun pasti besar.
"ini..ruang istirahatnya ya? "
Akupun masuk ke ruang istirahat,banyak buku-buku dan laci yang kosong yang tak ada isinya, sepertinya aku kurang beruntung.
"wah... tidak ada barang berharga nihh,tapi mungkin ada buku yang berharga disini"
Akupun mencari beberapa buku yang lumayan berharga di tumpukan buku-buku . setelah beberapa menit akupun menemukan sesuatu.
"ini... buku legendaris berjudul "TALES OF LORELAI"yang langka itu!!"
Wahh,sepertinya aku menemukan buku yang bagus setelah melihat dan mengecek isinya didalam nya terdapan sebuah cincin yang indah.
"cincin ? mengapa ada di dalam buku?"
Tapi ini sebuah penemuan yang bagus,siapatau ini juga cincin yang terbilang langka.
"baiklah tinggal periksa ke ruang tempat tidur"
Setelah memeriksa tempat kerjannya, berikutnya aku menuju tempat tidur. Setelah masuk aku neggeledah seisi kamar dan tidak menemukan apapun selain sikat gigi bekas.
"sialnya aku.... tapi mengapa hanya ada satu kamar tidur disini padahal rumah ini sangat besar pasti ada kamar yang lain"
Tiba-tiba aku mendengar suara bantingan keras dan teriakan seorang gadis dari bawah.
"Kyaaaa!"
Terikan ini berasal dari bawah,itu pasti Afina.
"itu.... suara Alfina!"
Akupun berlari dan segera menghapiri arah suara berasal, aku berlari sekuat tenaga, ternaya arahnya dari ruang kerja juga.
Sambil masuk ruangan dan mendobrak pintu akupun langsung bicara berteriak.
"WAN! ALFINA ! KALIAN BAIK-BAIK SAJA !?"
"wannn ! wannn ! aku takut!!!!"
"tenanglah Alfina itu Cuma seekor tikus"
Kepanikanku berubah menjadi kekecewaan,yang kuliat hanyalah alfina yang ketakukan oleh seekor tikus sambil memeluk wan.
"aaapa.....apa tikusnya sudah pergi?"
Tiba-tiba wan melihat ke arah ku dengan tatapan yang tajam.
"tenanglah .... tikusnya sudah diusir oleh manusia pengganggu suasana"
"APA MAKSUDMU WAN !"
__ADS_1
Wan itu ada saja idenya untuk mengejek.
"maaf-maaf jangan langsung marah dong,tuan pengganggu suasana ,berbaik hatilah, ini ku kasih permen"
"HENTIKAN OCEHANMU SEKARANG!"
"kalo kau tak mau,ku kasih alfina aja deh,kau mau alfina ?"
"ahhh, makasih wan !"
"TADIKAN ITU UNTUKKU!!!"
Suasana pun sedikit tak terkendali...
Setelah kejadian yang tidak penting terjadi.wan berhenti bercanda dan berbicara serius kepadaku dengan penemuan besarnya ini.
"Ao ! aku menemukan Pintu tersembunyi ini !"
"Tersembunyi ?"
"ya, ini perpustakaan yang berada di sebelah ruang kerja,banyak buku-buku disini, tapi pintu ini muncul setelah aku menarik buku yang disana.Rak buku ini bergese setelah Tuas Buku itu aku tarik,dan memunculkan Pintu tersembunyi ini "
Sepertinya ini tipuan kuno.pintu yang tersembunyi di belakang sebuah rak buku,dan tuasnya pun sebuah Buku.
"lalu setelah itu....!"
"setelah itu ?"
"muncul seekor tikus dan..."
"CUKUP ! Hentikan sekarang juga !"
".........."
Dihadapan kami ini ada sebuah pintu yang terkunci,wan pun sepertibiasa mengeluarkan keahliannya dan mencoba membuka pintu yang terkunci, namun ini aneh. Padahal segala sesuatu yang terkunci bisa dibuka oleh wan,Namun dia bilang katanya pintu ini Sulit untuk dibuka, berarti kemampuan wan tidaklah sempurna.
"kau tidak bisa membukanya? ternyata kau tidak sesempurna yang ku bayangkan ya"
"pitu ini memiliki dua buah lubang kunci Ao,yang satu berbentuk seperti bulan sabit, dan yang satu lagi berbentuk bintang"
pintu yang terkunci dengan kunci yang misterius. Tidak salah lagi ini pasti tempat menyimpan harta!!
"wan !tidak salah lagi pasti ini kamar harta wan..HARTA!"
"entahlah,aku mincium bau aneh dari balik pintu ini"
"bau aneh?"
Tiba-tiba Alfina memotong pembicaraan kami dan menanyakan sesuatu kepadaku mengenai pendapatanku.
"ngomong-ngomong Ao,apa saja yang sudah kau dapat"
"aku ? hehe, kau pasti tak akan menduganya alfina.....LIHATLAH INI !"
Aku menunjukan pendapatanku kepada Alfina dan sepertinya Alfina sedikit terpikau terhadap penemuanku.
"Waw.. inikan buku legenda TALES OF LORELAY dan cicin moonblazing yang melegenda itu ! Kalo ditotal,pendapanmu sekitar 5 juta. lumayan Ao,kau hebat !"
"hehehe....he? maksudnya lumayan apa? memangnya apa yang kau dapat ?"
Tiba-tiba alfina mengeluarkan pendapatanya yang berada di Tas besarnya.
"TONGKAT MEWAH YANG DIBALUT PERNAK-PERNIK PERHIASAN SEHARGA 4.5 JUTA!!"
"hem,masih dibawah ku !"
"CICIN STARLIGHT YANG MELEGENDA SEHARGA 6.5 JUTA!!"
"eh ?"
"JUBAH YANG DISELIMUTI PERHIASAN MEWAH SEHARGA 7 JUTA!!"
"A..APA!"
" DAN GELAS ANTIK YANG DIBALUT PERMATA WARNA WARNI SEHARGA 8 JUTA!!"
"HENTIKAN ALFINA ! LEBIH DARI ITU KAU AKAN MEMBUATKU MALU !"
"HEHEHE"
Se..sepertinya aku terlalu percayadiri.Tak disangka dia akan mendapat banyak harta seperti itu,namun sepertinya dibalik kericuhan kami berdua, wan meyadari sesuatu.
"Alfina berikan aku cincin yang kita dapat, dan cincin yang Ao dapatkan."
"ehh...untuk apa ??"
"apa kalian tidak menyadari sesuatu setelah kau menyebutkan moonblazing dan starlight?"
"jika dugaanku benar, kedua cicin itu adalah kunci dari pintu ini !"
"tapi bagaimana kau menemukan cincin itu dan barang-barang itu?"
Akupun sedikit penasaran bagaimana mereka mendapat barang-barang mewah itu,seperti mereka menemukan gudang harta dirumah ini.
"kami memasuki Gudang pemilik rumah ini,Gudangnya sangat luas,namun didalam Gudangnya,kami menemukan ruangan yang terkunci.setelah wan membukakan kuncinya ternyata itu adalah ruangan harta dan tertulis nama "TUAN BARON."
"Tuan Baron ?!"
"ada apa Ao ? kenapa kau terlihat sedikit terkejut begitu ?"
"ti...tidak, bukan apa-apa."
baron ? sepertinya aku pernah mendengan nama itu entah dimana.
"lupakan soal itu wan. Cobalah kau buka pintunya apakah itu berhasil atau tidak."
"baiklah,aku coba membukanya"
Bunyi "CLEK"dari pintu itu menandakan bahwa pintunya benar-benar terbuka.Kami pun masuk dengan segera dan melewati sebuah lorong yang menuju bawah tanah dan berharap akan ada puluhan harta lagi. Namun, harapan kami berubah menjadi ketakutan yang menusuk mata disaat kami melihan sebuah penjara dengan beberapa bekas darah,dan juga mayat yang berada di dalam sel.
"apa.....APA-APAAN INI!"
"tenanglah Ao ! Alfina ,sebaiknya kau tidak usah masuk,tunggulah diruangan sebelumnya"
"ba..baik"
Alfinapun segera berlari meninggalkan kami dan menuggu di ruangan sebelumnya.
"he..hei wan,yang didalam sel itu,yang ditutupi oleh jaket,apa itu mayat?"
Wan mendekatinya dan memeriksanya.
"......iya,ada bekas darah di temboknya,dan luka di kepalanya.dia pasti dijedotkan ke tembok berulang-ulang"
"geh...."
"namun mayat ini,karna terkena suhu penjara yang sangat dingin,kelebaman mayatnya jadi berkurang.dan lagi,kenapa hanya di sel ini saja yang suhunya dingin sekali ?"
Sudah bertahun-tahun aku menjadi Black Hunter dan baru kali ini aku melihat yang seperti ini,tak terbayang apa yang Baron itu lakukan disini.kami pun segera memeriksa penjara ini dan sepertinya ini bukan penjara biasa...melainkan seperti tempat penyiksaan."
"s..siii"
Tiba-tiba Kami mendengar sebuah bisikan yang mengganggu,bisikannya seperti suara seseorang.
"WAN! JANGAN BERCANDA!"
"KAU PIKIR AKU SEDANG BERCANDA!?"
Ternyata wan tidak bercanda,dia sepertinya ketakutan juga.
"siii....SIAPAKALIAN!"
Dari sumber suara, di tempat yang dipenuhi oleh kegelapan itu,aku meliat seseorang perempuan dengan rambut panjang dan hanya berpakaian baju yang kusang dan robek-robek.dan robekannya itu Cuma menutupi beberapa badanya saja.
"SIAPA KALIAN? KALIAN PASTI SAUDARA BARON ROLANDIA YANG BRENGSEK ITUKAN"
"Baron Rolandia !?"
Sekarang aku teringat. Rolandia adalah kenalan ayahku yang kaya raya itu.dia mengalami kecelakaan mobil hebat dan merengut nyawanya da seluruh keluarganya 1 tahun yang lalu.jadi rumah mewah ini miliknya,tapi kenapa mafuyu tidak tau kalau ini rumahnya.jangan-jangan karna ini semua.
"dengar, kami bukan saudara maupun keluarga dari Rolandia,kami hanya sedang meneliti rumah tua ini."
"KAU BOHONG,KALAU KAU BISA MASUK KE SINI,BERARTI KAU PASTI KELUARGA DARI ROLANDIA JUGA!"
Sepertinya wan mau menenangkan dia dengan memberikan penjelasan. Namun sepertinya tidak berhasil, di matanya hanya terlihan tatapan dendam dan Kebencian.
"tenanglah wan, biar aku yang bicara dengannya"
"Ka..kau serius Ao?"
Akupun menghampiri dia perlahan dan mencoba bicara padanya.
"JANGAN MENDEKAT !"
Akupun berhenti segenap karena dia berteriak, Namun ada yang aneh dengan perasaan ini seperti ada yang terbebani dan seperti teriakan minta tolong.
"JIKA KAU MELANGAH LAGI ! AKAN KUBUNUH KAU!"
"kenapa kau segitu marahnya padaku ?"
"AKAN KUBUNUH SEMUA KELUARGA ROLANDIA SEPERTI YANG DIA LAKUKAN TERHADAP ADIKKU"
__ADS_1
".........."
Sepertinya penjara itu terkunci dan ada bau aneh dari penjaranya,Namun aku melihat Tuas yang terhubung dengan rantai kepintu penjaranya. Mungkin ini Tuas untuk membuka dan menutup pintunya. Tanpa pikir secara jernih aku tiba-biba menarik tuas itu dan pintu penjaranya pun terbuka dan Rantai yang mengikat lehernya juga ikutan terlepas !
"AO! APA YANG KAU LAKUKAN ?"
Wan tiba-tiba panik dan mundur beberapa langkah.
"HEMM, SEPERTINYA KAU MAU MAIN JANTAN YA,TIDAK SEPERTI SI BARON YANG ITU,KAU LEBIH BERANI !"
"Aku dan wan bukan dari keluarga Rolandia"
"TUTUP MULUTMU !"
Dia berlari kearahku tanpa ragu dan mencoba menusukku menggunakan pecahan kaca yang dia pegang. Namun dengan keahlian Judoku,Aku menghindari tusukannya dan memukul belakang leher wanita itu dan membuatnya pingsan.
"wan,kemasi barang-barang dan tolong laporkan mengenai ini semua ke mafuyu juga?"
"baiklah,kau akan membawanya pulang ? bagai mana kalau dia mengamuk di kapal ?"
"Tenaglah, aku yang akan bertanggung jawab.Sepertinya,ada tempat yang harus dia lihat"
Kamipun bergegas membawa wanita itu dan segera kembali kekapal.sesampai di kapal Aku menjelaskan semuanya kepada misa yang baru saja ku siram air karena tidak bangun-bangun juga,dan segera berlabuh menuju pulau Strace.
\=\=\=\=\=++\=\=\=\=\=+++\=\=\=\=\=++++\=\=\=\=\=+++++\=\=\=\=\=++++++\=\=\=\=\=++++++\=\=\=\=\=+++++++\=\=\=\=\=++++++
Siapa aku ini ?aku hidup normal,memiliki keluarga,memiliki pekerjaan, memiliki adik yang kucintai dan sebuah rumah yang sederhana.itu sudah cukup untukku,kebahagiaan ini sudah cukup untukku.namun kenapa tuhan berhendak lain,memberiku takdir ini,apakah ini takdir tuhan? BUKAN,pasti ini bukan takdir Tuhan,ini semua salah pria itu.SEMUA INI SALAH BARON BRENGSEK ITU.
"MATILAHKAU!!"
Tiba-tiba aku terbangun sambil berteriak.apa aku bermimpi ?Nafasku sesak dan aku berkeringat dingin.dan,kenapa aku memakai jaket ! apa yang sebenarnya terjadi ?
"kau sudah sadar rupanya,kau pingsan lebih lama dari perkiraanku"
Dia... laki-laki yang waktu itu, kalau aku tidak salah dengar,namanya Ao.apa yang dia lakukan kepadaku.
"KAU ! APAYANG KAU LAKUKAN KEPADAKU !? DAN DIMANA INI?"
"sebuah pemakaman"
Dia menyingkir kan tubuhnya dari depanku supaya aku bisa melihatnya,melihat kenyataan bahwa didepanku saat ini,ada sebuah makam yang bertuliskan.
"PEMAKAMAN KELARGA ROLANDIA" terukir disana.dan membuatku sangat terkejut dan tak terkendalikan.
"mungkin kau tidak tau bahwa keluarga rolandia mengalami kecelakan hebat yang merengut nyawa semua keluarganya,mereka mengalami kecelakaan mobil saat sedang jalan menuju pucak pada malam hari,dan mobilnya ditemukan di jurang bersama dengan ke 4 mayat keluargannya"
Selama ini,1 tahun aku dipenjara menjijikan itu,aku bertahan hidup hanya untuk membunuhnya. Namun, apa yang aku lihat ini adalah kenyataan yang tidak bisa dibuat-buat.
"me..mereka semua mati ? mereka meninggalkan ku begitu saja ? meninggalkanku disaat aku belum membalas apa yang mereka lakukan kepada ku dan adikku ! SIALAN !"
Tiba-tiba tanganku yang ingin memukul makam ini dihentikan oleh Ao.emosiku yang tidak tertahankan ini membuatku semakin tidak terkendali.
"aku tau kau sangat marah,tapi tidak ada gunanya memukul sebuah makam.lebih baik kau berhenti saja"
"CIHHH..."
Rasa kesalku ini dan teriakan ku ini yang membuatku teringat kembali , dendamku dengan janji yang kubuat sendiri untuk adikku.
Setelah aku tenang, aku bicara pada pemuda ini. sepertinya aku salah paham terhadapnya dan terlebihlagi dialah yang menyelamatkanku.
"maaf, aku selalu marah-marah kepadamu.dan terima kasih telah menyelamatkanku,kau sampai membawaku kesini."
"tidak masalah,ayo, ku antar kau pulang"
"Pulang ? Pulang kemana ? aku sudah tidak punya apa-apa lagi.adikku sudah mati,aku tidak tau Ayah dan ibuku ada dimana sekarang,dan mungkin juga rumahku sudah rata dengan tanah.salah satu jalan adalah menunggu kematianku disini ,inilah takdirku"
"kau salah,tidak ada takdir seperti itu !"
"Alasanku bertahan hidup selama ini adalah untuk balas dendam. atas apa yang dia lakukan pada Adikku dan teman-temanku,jika dia sudah mati, artinya tidak ada lagi tujuanku untuk hidup"
Sudah tiada lagi yang harus kulakukan,aku tidah bisa membalaskan dendam ini,maafkankan aku teman-temanku,Ka Noel dan juga Rian,dendam kalian tidak terbalaskan.
" kau salah besar !"
Apa yang dia mau sebenarnya sampai dia membatahku ?
"apa katamu ?"
"takdirmu yang sekarang adalah. Hidup, dan carilah kebahagiananmu"
A...Apa yang dibicarakan pria ini ?dia sok tau sekali.
"aku tak mengerti Maksudmu!?"
"adik mu itu,dia pasti tidak menginginkan kau membalaskan dendamnya"
"Diamlah!"
"adik mu tidak menginginkan itu sama sekali !"
"KAU TAU APA ! ADIKKU DISIKSA OLEH BARON SIALAN ITU DI DEPAN MATAKU SENDIRI,LALU DIA MEMBAWA ADIKKU KE LAUT DAN DIA MEMBUANG ADIKKU DISANA ! BAHKAN,BAHKAN AKU TIDAK BISA MELIAHAT DIA UNTUK YANG TERAHKIR KALINYA"
Apa yang ku katakan,kenapa aku marah-marah ke dia sambil menangis.padahal dia tidak punya niat jahat dan mungkin Cuma ingin menghiburku.
"sebab,aku juga memiliki adik"
"hah !?"
"dia selalu bilang kepadaku setiap aku berangkat kerja,katanya "kaka hati-hati ya saat sedang bekerja,karena jika terjadi sesuatu terhadap kaka aku ingin ada disana juga bersama kaka."
Kata-katanya itu....mirip seperti yang dikatakan Rian.jadi,saat dia datang ke tenpat kerjaku, dia tau bahwa ada yang salah di tempat kerjaku dan datang dengan kemauannya sendiri ?
Aku tidak bisa berkata-kata lagi,dia selalu saja membuatku teringat akan kesalahanku.dia pria yang hebat.
"sekarang ini takdirmu lah yang mempertemukan kita berdua. Dengan begitu sekarang adalah takdirku untuk memberimu kehidupan yang layak dan memberikanmu kebahagiaan"
"kau...kau mau melakukannya untukku ?"
"tentusaja, itu sudah tugas seorang pria.nah sekarang,Apakah kau mau ikut bersamaku dan bergabung dengan kelompok kami ?"
Mataku berkaca-kaca dan suaraku besarku ini kini menjadi suara burung kecil yang berdecit dan ingin mengeluarkan hanya satu kata.
"IYA !"
Dipertemukannya kami berdua mungkin adalah takdir tuhan. Dan tugas selanjutnya adalah menjalankannya Tugas ini bersama-sama.
Kami kembali menuju kapal Ao. Dan Ao memberi taukan kalau aku akan ikut dengannya dan bergabung dengan mereka juga, dia memperkenalkan mereka satu per satu dan sebuah pertanyaan yang Ao tanyakan membuat ku sedikit perpikir lebih.
"oh iya,aku bahkan belum tau namamu?
"namaku ? benar juga,namaku-!"
Saat aku ingin menyebutkan namaku,aku jadi teringat dengan baron itu lagi,dia selalu menyebut namaku sewaktu dia menyiksaku.maafkan aku ayah,ibu. aku akan menyimpan nama "Arisa"ini di kepalaku saja.
"aku...tidak ingat namaku!"
"APA ! bagaimana bisa kau melupakan namamu?"
Jika aku menanyakanya,Mungkin dia mau memberikan nama untuku.
"sebagai gantinya.Ao ! berikanlah sebuah nama untuku !"
"hem...Namaya?"
Semoga dia memberikanku nama yang bagus.Tapi, apapun nama yang dia berikan,aku tetap akan senang.
"Ao,cepatlah berikan dia nama, kita harus segera melapor ke mafuyu"
"sabar wan,nama itu harus bagus dan mengandung arti yang kuat"
"bagaimana kalau Lucretia.bagus bukan?"
"Alfina....Itu nama belakangmu"
"berikan saja dia nama Hanmaru! bagaimana ?"
"ITU NAMA ANJINGMU MISA!"
Ap..apa mereka serus aka menamai aku begitu.
"baiklah,Mulai sekarang namamu adalah, Sora !"
"sora ?"
"ohhh itu bagus, aku tau apa maksudmu Ao, kau pasti mau menamai itu dari buku puitis mu itu yang berjudul "THE PURE SKY"itu kan, karna dia akan mendapatkan kehidupan seperti namanya kan?"
kehidupan seperti namanya ? apa maksudnya nama ini ?
"misa benar, namamu mengandung arti "langit" yang ku ambil dari buku "THE PURE SKY.yang artinya, kau harus bebas dan menemukan kebahagiannmu walaupun apa yang telah terjadi padamu !"
Sora.nama yang bagus,walaupun terdengar seperti nama laki-laki, tapi aku suka, dan lagi, Ao yang memberikan nama ini untukku.
"apapun yang terjadi pada langit.seperti hujan,badai,bahkan ledakan nuklir sekalipun. pasti langit akan menunjukan keindahanya lagi"
"sora...Baiklah ! mulai sekarang panggil aku Sora ya !"
"baiklah.mohon bantuannya mulai dari sekarang ya,Sora."
"YA"
Saat aku sudah senang sampai batasnya,Tiba-tiba badanku merasa panas seperti terbakar dengan teriakan kencangku yang membuat mereka semua panik.aku pun langsung pingsan dan mereka sepertinya membawaku ke rumah sakit.
__ADS_1
To be continue.......