LIVE A HAPPY LIFE

LIVE A HAPPY LIFE
HIDUP UNTUK PEMBALASAN


__ADS_3

Hari demi hari pun berlalu, sel milik mei sudah ditutupi oleh kayu-kayu yang dipasang oleh Bord,agar suhu dingin di dalamnya tidak keluar dan membuat lebam mayat semakin melambat.dan sepertinya napsu makan ka noel juga sudah kembali.namun jika tidak ada yang kami lakukan,mungkin saja kami akan berakhir seperti mei juga.


 


"CIH,sudah 15 hari ini ku terus disiksa,jika seperti ini terus, lama-lama aku akan tewas seperti mei !"


"kau benar ka,dia terus saja menyiksaku sambil terus memanggil namaku,rasanya sekarang aku sudah Kesal dengan namaku sendiri"


 


Sepertinya karena lapar,aku seperti bukan jadi diriku yang sebenarnya.


 


"kita harus lakukan sesuatu Arisa ! jika tidak, lama\-lama bisa gawat !"


"bisakah kau tidak memanggil namaku,kau mengingatkanku saat dia menyiksaku"


"lalu bagaimana aku memanggilmu ?"


"panggil saja si cantik,atau si tak berguna,atau si wanita pengejar mimpi"


"sepertinya otakmu sudah rusak ya!"


 


Makan siang kamipun datang lagi,si Bord itu lagi yang membawa roti dan buah-buahan, dan melemparnya kearah kami seperti biasa.


 


"MAKANLAH INI,KELINCI\-KELINCI MANISKU,GYAHAH-"


"3 hari yang lalu pinguin,kemarin Hamster,dan sekarang,kau sebut kami Kelinci ? sebenarnya apa sih maumu Bord ?"


"memangnya kau mau dipanggil apa untuk besok ?"


"Bagaimana kalau Kupu-kupu cantik ! kau belum menyebut kami itu Bord !"


"heh,baiklah,itu untuk besok siang ya"


"OK !"


"ternyata bukan hanya Otak Arisa yang rusak,ternyata si Bord sialan ini pun juga ikutan rusak !"


 


setelah memberikan makanan,seperti biasa bord langsung pergi,begitu juga dengan ku.setelah makan, mentalku kembali normal.


 


"hey cantik,kau sudah sadar ?"


"ada apa ka noel ?"


"BAGUS ! dengar,aku sudah menyusun rencana"


 


Sepertinya ka Noel meiliki rencana,setelah 15 hari ini, apa yang dia rencanakan ini mungkin terdengar bagus.


 


"kau sepertinya sudah akrab dengan si bord itu ya ?"


"apa maksudmu akrab ? enak saja,aku tidak sudi dibilang akrab dengannya !"


"jadi kau tidak sadar apa yang kau katakana tadi ya ?"


"katakan tadi ? apa maksudmu ?"


 


apa aku melupakan sesuatu ? sudahlah, seperti nya itu tidak penting.


 


"dengar,aku akan keluar dari sini saat siang hari besok ?"


"caranya ?"


"sudah 3 hari ini aku mencoba lemas dan lesu di depan mereka,dan besok rencanaku adalah,aku akan pura-pura sakit.dan kau taukan selanjutnya"


"tapi mereka akan membawamu keluar dan membuangmu ke Laut belakang ? apa kau serius akan melakukan itu ?"


"tidak ada pilihan lain Cantik,inilah rencanaku.setelah mereka membawaku keluar,aku akan memberontak dan kabur ke desa dengan cepat"


"kukira itu berbahaya untukmu ka"


"tenanglah,cara inilah yang akan menyelamatkan kita.aku akan bilang ke seleruh penduduk desa ini kalau kau juga korban penyiksaannya"


 


Memang ka noel bukan dari desa ini,hanya aku dan mei yang berasal dari desa Logres,semoga rencana ini akan berhasil.


Ke esokan harinnya saat sebelum makan siang,ka noel membuat badanya berkeringat dengan berlari-lari ditempat agar dapat mengelabui mata bord.


 


"hei Cantik,bagai mana ? apa aku cukup keliatan seperti orang yang kelelahan ?"


 


Sehabis berlari dia pun duduk bersender ke tembok dan memasang wajar orang yang sedang sakit.aktingnya benar-benar seperti orang yang sakit sungguhan.


 


"i..iya,,tapi apa kaka sungguh-sungguh ingin melakukan ini ?"


"tentu saja,dan jangan sampai kau melupakan dialogmu ya"


"ok"


 


dan setelah beberapa lama,bord masuk membawa makanan seperti biasa.


 


"MAKANLAH INI KUPU-KUPU CANTIKKU !"


"KA NOEL ! KAKA KENAPA ? KAKA TAMPAK PUCAT !"


"HEM ?"


 


Diapun menghampiri sel milik ka Noel dan memeriksannya.


 


"Badanmu panas,dan kau sangat berkeringat"


"Pa..Panas,To..tolong"


"Kau sakit ya,Hemm...Tuan Baron juga sedang keluar lagi"


 


Sepertinya aktingnya berhasil,tapi Baron sialan itu sedang tidak disini.bagaimana ini,apakah akan berjalan lancar ?


 


"Hemm,karna kalian berdua mainan kesayangan Tuan Baron.kalau kalian kenapa-kenapa, pasti dia akan marah kepadaku,kau akan ku bawa ke kamarmu dulu dan kukunci disana"


 


Berhasil,dia akan dibawa ke kamarnya,dan dia bisa keluar dari sini.tapi aku butuh sentuhan terakhir agar dia percaya bahwa ka noel sakit.


 


"TOLONG JANGAN BUANG KA NOEL ! DIA SEDANG SAKIT ! "


"kau berisik ! aku cuma akan membawanya ke kamar dan membiarkannya tidur"


"TE...TERIMAKASIH,TOLONG JAGA KA NOEL"


 


Diapun membawa ka noel ke luar ruangan,akupun sekarang disini sendirian,bahkan aku bersama mayat mei dan membuatku tambah takut.tapi ka Noel juga akan berjuang,ini pun tidak seberapa untukku.


 


"Semoga saja dia Baik-baik saja..."


 


Waktu terus berlalu hingga malam hari,aku terus berdoa untuk keselamatan ka Noel.tapi,jika sudah selama ini dia belum tertanggap,pasti dia telah bersembunyi di desa.


 


"sepertinya dia berhasil ! berarti dia akan kemari dengan para penduduk desa dan menyelamatkanku"


 


Tiba-tiba bunyi pintu penjara ini terdengar,dan sepertinya ada banyak orang yang datang kemari namun karna gelap aku tidak jelas melihat mereka.


 


"sudah kuduga,suara ramai ini pasti suara penduduk yang datang,kau berhasil ka.....HUH !"


 


Dugaanku ternyata salah,ternyata yang datang adalah Baron dan Beberapa orang berbadan besar dibelakangnya.


 


"A...apa,mereka ? siapa ?"


"Kau terkejut Arisa,Mereka Bodiguard-Bodiguard baruku"


 

__ADS_1


Ada 6 orang berbadan besar dan diantaranya si bord itu pun ikut serta.jadi,ada 5 orang baru.


 


"maaf Bos,aku membuat kesalahan sampai membuat kekacauan seperti ini"


"tidak apa-apa bord, kau tidak salah,dan lagian mereka sudah tertangkap"


"Tertangkap ? Maksudmu ?"


 


Ternyata benar yang kupirkan,di belakang mereka, ada Ka noel yang telah babak belur,dan yang lebih mengejutkanku adalah, Ada Rian disisinya.


 


"RI...RIAN ?! RIAN ! KENAPA KAMU DISINI ? KENAPA DENGAN WAJAHMU !"


"Sepertinya adikmu ini bersekongkol dengan Noel untuk kabur dari sini ya"


 


Bersengkongkol ? apa maksunya,rencana ini kan aku dan ka Noel yang membuatnya,kenapa Rian ada Disini.


 


"ka...kaka.."


"RIAN KAU TIDAK APA-APA ? HEY KAU ! APA YANG KAU LAKUKAN PADA ADIKKU !?"


"sudah ku bilangkan,dia bersengkongkol untuk menyembunyikan Noel ! makanya,DIA AKAN MENDAPATKAN HUKUMAN JUGA !"


 


Apa yang sebenarya terjadi disini kenapa Rian bisa bertemu ka Noel dan malah tertangkap bersama.


 


"A..Arisa"


"KA NOEL ! KAKA BAIK-BAIK SAJA !? APA YANG TERJADI !?"


"De..desanya,hi..hilang"


"APA!"


 


Apa maksudnya dari Desanya hilang,itu tidak mungkin.banyak orang yang tinggal disini.


 


"HEHEHEHE,kasihan sekali kau tidak tau apa\-apaya Arisa.itu benar,Para penduduk desa sudah meninggalkan desa,dan menuju Kota menggunakan kapalku"


"APA ! PARA PENDUDUK ! MAKSUDMU ?"


"yang sakit itu bukan hanya ibumu Arisa,tapi mungkin kalian juga akan sakit karna memankan makanan yang kuberikan"


"MAKANAN? JANGAN-JANGAN !?"


"ITU BENAR ! MAKANAN YANG KU BAGIKAN KE SELURUH PENDUDUK DESA,KUBERI RACUN SEMUA,GYAHAHA"


 


Selama ini keluargaku diracuni oleh dia,karna ibu memang memiliki badan yang lemah,jadi dia terinfeksi lebih cepatya.ternyata selama ini kami memanakan racun dan berjalan di rencana jahat nya.


 


"Semua para penduduk desa telah naik kapal ku dan menuju kota,tapi Adikmu ini lari saat mau menaiki kapal dan malah menuju rumahku !"


 


Jadi saat adikku kemari,dia secara kebetulan bertemu ka noel dan bersembunyi di suatu tempat.


 


"i..itu benar Arisa,aku bertemu adikmu dan membawanya menjauh dari sini,tapi dia bilang bahwa para penduduk telah pergi ke kota dan tiada siapa-siapa di desa.pada awalnya adikmu bilang juga para desa keracunan akibat wabah penyakit yang datang.jadi,BARON INI ! SUDAH MEMRACUNI SEMUA ORANG ! DAN BAHKAN MEMBOHONGI KORBAN -KORBAN ITU JUGA !


"HEHEH,ITU BENAR.dan setelah sampai dikota mereka akan ditinggalkan dan takan kembali lagi kesini.....ITU ARTINYA !"


"GYAAA !"


"WAA !"


"AKU BEBAS MELAKUKAN INI TANPA AKAN KETAUHAN,GYAAHAHAH!"


 


Dia memukuli Adikku dan Ka Noel di depanku,rasanya kesabaranku sudah sampai batasnya !


 


"BERANI SEKALI KAU MEMUKUL ADIKKU !"


"BAGUS ARISA ! TERUS ! MARAHLAH !"


 


 


"GYAA !"


"WAA!"


 


Tidak ada cara lain,jika aku marah dia akan semakin memukul mereka,akan kugunakan cara lain.


 


"KU..KUMOHON,TO..TOLONG..LEPASKAN MEREKA"


"HEH ?"


 


Aku pun menangis dan memohon pada orang yang kubenci.rasanya seperti berada dalam puncaknya sebuah penyesalan.


 


"kau...menangis ? hey arisa ? orang-orang ini yang membuat mu menangis ?"


"ka..kaka"


"kumohon padamu..Adikku..berhentilah.."


"....."


 


Adikku dan ka noel sudah sangat babak belur,darah keluar dari kepala mereka,melihatnya saja aku sudah tak tahan lagi.


 


"Kumohon..akan ku lakukan apapun.."


"HEM,kau tidak seru Arisa,bukan air mata yang ingin ku lihat.Ok,Baiklah"


"kau..mau membebaskan mereka ?"


"Hey para pengawal,bawa mereka ke Laut belakang dan Buang mereka dari Tebing !"


"APA !"


 


Apa yang telah kulakukan,aku membuat kesalahan karna membuat Baron brengsek ini tidak mereasa puas.


 


"TIDAK ! KUMOHON JANGAN !"


"KAU DIAM SAJA !"


 


Dia menendangku dan membuatku terpental ke belakan.


 


"ka..kaka"


"RIAN ?"


"Aku..ingin bersama kaka..disaat apapun.."


"RIAN...."


"Maafkan aku juga Arisa"


"KA NOEL ?"


"tapi ingatlah,kau harus tetap Hidup Arisa"


 


Kata-kata mereka berdua terus berada di kepalaku.namun, yang kuinginkan saat ini adalah, bisa Bersama disaat apapun bersama kalian,dan Hidup Mencari Kebahagiaan bersama dengan Kalian juga.


 


"Baiklah,Bawa mereka"


"baik boss"


"RIAN ! KA NOEL !"


 


Mereka pun membawa nya keluar dan pergi meninggalkanku dan Baron ini disini.rasanya sudah tidak ada lagi yang harus kulakukan.


 

__ADS_1


".........."


"hey,Arisa,Katakanlah sesuatu sekarang"


"..........,Bisakah.....kau membunuhku sekarang"


 


Tidak ada yang bisa kulakukan lagi,dan aku tidak tau jalan keluar untuk ini.


 


"HEHE,tentu saja tidak,hey Arisa, kau tidak lupa dengan impianmu itu kan ?"


 


Impian...impianku sudah hancur.tiada lagi yang tersisa di dunia ini....Tapi....


 


"impian....benar juga,impianku adalah membuat keluargaku bahagia,dan kau mengambil semuanya dariku....karna itu,Aku akan mengambil kembali impianku itu,dengan cara Membunuhmu !"


"GYAHAHA,BAGUS ! ITU YANG KUSUKA !"


 


Rasa amarah ini sudah sampai batasnya,dan satu-satunya jalan kali ini adalah,dengan membunuhnya.


 


"akan ku pegang janji ini Untuk adikku dan ka noel,yaitu untuk membunuhmu !"


"hem,itu kalau kau bisa melakukannya,tapi baiklah,aku tidak sabar menunggu saat itu tiba."


 


Diapun pergi dan meninggalkanku disini,dan sekarang aku sendirian lagi.namun,aku tidak merasakan ketakukan itu lagi.karna saat ini, aku telah menjadi satu,dengan kegelapan yang telah menghantuiku.


 


"saat nya menggunakan serpihan kaca ini,inilah satu-satunya senjata untuk membunuhnya"


 


Aku masih menyimpan pecahan kaca di bawah selimut tidurku.dan inlah satu-satunya senjata yang ampuh untuk balas dendam.


Keesokan harinya di pagi harinya, dia datang lagi untuk menemuiku.namun,kali ini dia datang bersama Bord yang membawa sebuah kotak lemari yang lumayan besar.


 


"..........."


"HEHE,Selamat pagi Arisa !"


"jangan basa basi lagi didepanku,permainan macan apa yang akan kau mainkan dengan lemari itu ?"


"sayangnya,ini adalah lemari makanan yang akan kutaru di selmu itu"


"makanan ?"


 


Apa maksudnya ? pasti ini perangkap,pasti dia memberikan makanan yang beracun.


 


"sayang sekaliya Arisa,aku harus pergi berlibur dengan keluargaku ke luar pulau,dan akan meninggalkan rumah ini selama 3 minggu"


"ternyata iblis sepertimu juga pergi berliburya"


"ya,mau gimana lagi,ini keputusan istriku,makanya aku akan menyiapkan stok makan untukmu.AGAR MAINAN KECILKU INI TIDAK KELAPARAN!"


".......,SEMOGA PERJALANANMU SELAMAT SAMPAI TUJUAN,AGAR AKULAH YANG AKAN MENGAKHIRI HIDUPMU"


"GYAHAHA,Sampai ketemu 3 minggu lagi,Arisa !"


 


Setelah dia pergi,bord menarik rantaiku agar aku tertahan di depan sel,sepertinya dia melakukan ini untuk mencegah aku memberontak.


 


"UGHH"


"Tahanlah sebentar,setelah aku memasukan lemari ini,akan kukendorkan lagi rantaimu"


"UGHH,kau..kau juga akan pergi bersamanya?"


"tentu saja,para bodyguardnya dan para maid nya juga ikut ke rumah induk.sebab,ini Cuma rumah cadangannya"


"........."


 


Jadi tidak ada siapa-siapa disini ? apakah ini kesempatanku untuk bisa kabur dari sini ?


 


"baiklah lemarinya sudah masuk,isi dari lemari itu adalah makanan-makanan yang akan cukup untukmu selama 3 minggu"


 


Setelah itu, dia keluar sambil mengendorkan lagi rantai ku.namun,yang membuat ku sedikit terkejut adalah,dia membuka ventilasi udara yang seharusnya ditutup supaya aku tidak berteriak keluar.


 


"kau..membuka ventilasinya ?!"


"walaupun aku membukanya,kau tidak akan bisa keluar dari sana,jeruji-jeruji itu terbuat dari baja.dan lagi,tidak ada gunanya kau teriak,karna penduduk desa sudah pergi semua.


"........"


 


Benar juga,tidak ada gunanya fentilasi ini dibuka jika terdapat jeruji-jeruji baja disana.ya setidaknya,aku bisa merasakan sinar matahari dan angin yang masuk dari fentilasi ini.


 


"baiklah,sampai ketemu 3 minggu lagi,kupu-kupu cantiku"


"......."


 


Dia tidak tertawa lagi.sepertinya dia sudah kasihan denganku karna aku akan sendirian disini.dia pun meninggalkanku.


 


"baiklah,ini satu-satunya jalan keluar,tidak ada salahnya mencoba"


 


Ventilasi ini satu-satunya jalan keluarku saat ini.setelah ku lihat ke luar,ternyata benar.ini adalah penjara bawah tanah,ini terbukti karna fentilasi ini sejajar dengan tanah yang ada diluar.


 


"hemm.sepertinya jika 2 jeruji besi ini lepas aku bisa keluar dari sini"


 


Akupun memukul-mukul jeruji itu,menarik-narik,sampai mencoba memotongnya mengunakan pecahan kaca yang kumiliki,namun tidak berhasil.


 


"sial"


 


Setelah bingung mau malakukan apa,aku mencoba melihat isi dari lemari ini.


 


"hemm....ya,ini banyak sekali,dengan makanan sebanyak ini,mungkin ini bisa untuk beberapa bulan"


 


Didalamnya ada banyak sekali makanan kaleng dan bahkan dia menyediakan pembuka kalengnya.


 


"baiklah,aku akan membuat tanggal,agar aku tau kapan dia kembali.


 


Akupun membuat goresan di dinding menggunakan pecahan kaca ini agar aku tau berapa hari yang telah kulalui.


Hari demi hari telah berlalu,yang kulakukan tetap sama setiap harinya,Membuat jeruji baja ini melemah dengan memukul dan menariknya,sampai tanganku lecet dan berdarah.dan bukan hanya itu.ternyata sudah ada 10 goresan di dinding yang menandakan sudah 10 hari berlalu.


 


"sudah 10 hari,namun baja ini tidak kendor ataupun bergeser sedikitpun.mungkin memang mustahil melakukanya hanya dengan kekuatanku ini"


 


Setelah melakukannya lagi dan lagi,terus dan menerus,ini sudah masuk hari ke 20.


 


"hem,besok dia kembali,dan aku belum bisa membuat jalur pelarianku ini.sepertinya aku memang tidak bisa mengubah keputusanku,aku akan membunuhnya dan mati disini"


 


Walaupun ada kemungkinan aku bisa membunuhnya,tapi tidak ada kemungkinan aku bisa keluar dari sini.sebab, saat aku keluar dari penjara ini,pasti banyak penjaga yang menunggu di ruangan kerjanya.


 


"baiklah,sepertinya aku Cuma bisa membunuhnya saja.setelah dia datang,aku akan pura\-pura pingsan dan menusuknya dengan kaca ini"


 


To be continue.......

__ADS_1


__ADS_2