
Setelah kejadian tersebut Ky akhirnya terbangun dari tidur yang panjang, tetapi ada hal yang membuat dia sangat kaget. Ky terbangun dipadang pasir yang sangat luas dan panas.
"Aku dimana?" Ucap Ky
Ky yang terbangun hanya memakai kain yang menutupi bagian bawa perut, dia begitu haus dan lapar. Akhirnya Ky mencari sesuatu untuk ia makan dan minum tapi sudah dua jam dia mencari dan tak kunjung menemukan sesuatu yang bisa ia bisa minum.
Setelah berjalan Ky menemukan gubug tua yang amat sangat kecil, ia bergegas menuju gubug itu, sesampainya digubug tersebut ia menemukan gentong yang berisikan air yang amat sangat banyak, tidak pikir panjang Ky langsung memasukan kepalanya ke gentong tersebut.
Tiba-tiba saja seorang wanita datang dari luar pintu memasuki gubug tersebut.
"Kau siapa?" Ucap wanita itu sambil keheranan.
"Maaf kau siapa?" Ky mempertanyakan hal sama.
"Saya pemilik gubug tua ini, kau sedang apa didepan gentong yang berisikan air tersebut?" Ucap wanita itu.
Ky yang masih tidak tahu dengan apa yang ia alami sekarang hanya bisa menjawab dengan pasrah.
"HhMmm maaf sebelumnya saya juga tidak tahu apa yang saya alami saat ini, saya terbangun empat jam lalu di tengah-tengah padang pasir ini dan saya kehausan jadi saya mencari sesuatu untuk bisa diminum dan menemukan gubug ini" Ucap Ky.
"Apa kau orang yang dibuang?" Wanita itu bertanya pada Ky.
"Aku tidak tahu dan tidak mengingat apapun" Jawab Ky.
Wanita itupun akhirnya membiarkan Ky untuk beristirahat walaupun masih memiliki rasa pernasaran dan takut akan diri Ky yang tiba-tiba saja ada dikediaman wanita tersebut.
"Baiklah istirahat saja di kasur itu" Sambil menunjuk kearah tempat tidur miliknya.
"Baik, terima kasih" Ucap Ky sambil menundukan kepala sambil melewati wanita itu.
Setelah cukup lama Ky beristirahat, Ky akhirnya memutuskan menemui wanita itu dan mengajaknya berbicara untuk saling mengenal satu sama lain.
"Permisi sebelumnya terima kasih atas semuanya, tapi kita belum berkenalan".
"Apa saya boleh tahu siapa nama kamu?" Lanjut Ky menanyakan kepada wanita itu.
"Iya sama-sama, nama saya Alhazhalianti biasa dipanggil lianti" Jawab wanita itu.
"Kalo kamu siapa namanya?" Lanjut Lianti bertanya kepada Ky.
"Kenalkan nama saya Frisky biasa dipanggil Ky".
"Nama yang unik" Ucap Lianti didalam hati.
Setelah berbincang cukup lama Ky menanyakan tempat dirinya berada dimana karena ia ingin tahu yang ia singgahi berada dimana.
"Aku ingin tahu sekarang kita ada dimana?" Tanya Ky.
Tiba-tiba saja wanita itu pergi dan mengambil sebuah peta yang bisa menunjukkan keberadaannya sekarang ada dimana.
Sreettttt ( suara peta dibuka ).
__ADS_1
"Kita berada dipinggir kota Jamil" Sambil menunjuk keberadaan gubug yang sekarang ditempati.
"Kalo yang besar itu apa?" Ky bertanya sambil menunjuk tempat yang sangat luas yang ada di peta.
"Ini kota Jamil, sarangnya para kesatria tangguh dan dua Minggu lagi aku akan kesana untuk mengikuti perlombaan menjadi kesatria" Ucap Lianti.
Ky yang keheranan sambil menggaruk kepalanya melihat seorang wanita yang baru dikenalnya ingin menjadi kesatria yang tangguh untuk kota yang belum Ky ketahui.
Lianti yang melihat badan Ky yang begitu berotot dan kekar segera mengajaknya untuk membantunya berlatih agar diperlombaan nanti bisa menang mengahadapi kesatria yang lain.
"Ky bisakah kamu bantu saya untuk berlatih berpedang?" Tanya Lianti kepada Ky.
"Maaf aku tidak bisa, bukanya tidak mau tapi aku tidak bisa menggunakan pedang" Jawab Ky.
Lianti bergegas meninggalkan Ky dan menghampiri kotak yang begitu besar yang berisikan pedang miliknya dan pedang peninggalan kakaknya.
Lianti kembali kehadapan Ky sambil memegang pedang dan memberikannya kepada Ky, Ky yang keheranan langsung mengambil pedang yang diberikan kepadanya.
"Ini untuk apa?" Tanya Ky.
"Sudah ayo kita keluar dan berlatih" Sambil menarik tangan Ky.
"Tunggu-tunggu aku tid...."
Belum sempat menyelesaikan ucapannya Ky ditarik oleh Lianti untuk berlatih bersama didepan rumahnya.
Lianti pun mengajarkan Ky cara memegang pedang yang benar dan mengajarkan posisi tubuh yang tepat untuk berpedang.
"Seperti ini" Ucap Ky sambil menirukan gerakan Lianti.
"Nah benar, sekarang ayunkan pedang itu seperti ini".
"Kenapa pedang ini berat sekali" Ucap Ky sambil mengayunkan pedang yang sedang ia genggam.
"Aku juga tidak tahu, pedang itu milik kakakku yang sekarang diculik oleh the king demon!".
Tiba-tiba saja keadaan menjadi hening karna pertanyaan itu.
"Maaf aku tidak bermaksud" Ucap Ky.
"Iya tidak masalah, mari lanjutkan" Jawab Lianti.
Setelah dua jam berlatih akhirnya waktu yang Ky tunggu-tunggu telah tiba yaitu beristirahat, karna badan Ky merasakan sensasi yang amat sakit disekujur badanya karna mengangkat pedang yang begitu berat.
"Hah hah hah, apa latihan sangat melelahkan seperti ini?" Tanya Ky dengan suara yang terengah-engah karena kelelahan
"Ini belum seberapa, aku biasanya menghabiskan waktu lima jam untuk berlatih".
"Karna ingin menjadi kesatria dan menyelamatkan kakakku, aku harus berlatih cukup keras agar bisa menjadi kesatria" Lanjut ucap Lianti.
Ky sejenak terdiam dan memperhatikan ucapan Lianti yang ingin menyelamatkan kakaknya tersebut dan Ky akhirnya bertekad akan membantu Lianti untuk menjadi kesatria dan menolong kakaknya bersama-sama.
__ADS_1
"Baiklah aku juga akan membantumu menyelamatkan kakakmu dan menjadi kesatria" Ucap Ky.
Lianti yang melihat ekspresi Ky tiba-tiba saja tertawa dan merasakan hal konyol pada diri Ky.
"Haha apa-apa ucapanmu barusan?, kau ingin membantuku dan menjadi kesatria?. Dirimu saja berlatih dua jam kelelahan" Lianti sambil tertawa.
"Apaan kau ini, aku sungguh-sungguh ingin membantumu, jadi tolong bantu aku berlatih".
Lianti yang melihat tatapan Ky yang mengatakan bahwa dirinya serius untuk membantunya dan serius untuk berlatih agar menjadi kesatria, terdiam sejenak.
"Baik-baik kita akan berlatih besok jadi siapkan badanmu itu" Sambil menepuk bahu Ky.
Matahari mulai turun terbenam dan Lianti mengajak Ky untuk masuk dan menyiapkan makan malam untuk dirinya dan Ky.
"Mari masuk dan bantu aku untuk menyiapkan makan malam" Ucap Lianti.
"Baik" Jawab Ky dengan singkat.
Setelah selesai menyiapkan makan malam Ky dan Lianti bersiap untuk makan malam.
"Mari makan" Ucap Lianti sambil menyuruh Ky untuk duduk dan menyantap hidangan yang mereka berdua buat.
Sembari makan mereka berdua juga menyempatkan untuk mengobrol, Lianti dengan inisiatif memulai percakapan terlebih dahulu.
"Sudah dua bulan aku tidak makan berdua seperti ini semenjak kakakku diculik oleh the king demon" Ucap Lianti mencairkan suasana saat makan malam.
"Apa dia seorang kesatria" Tanya Ky.
"Iya dia kesatria yang tangguh dan bertanggung jawab atas semua perintah yang diberikan oleh the king soon".
"Oh iya benar juga!, kita besok akan ke kota untuk berbelanja apa yang kau butuhkan dan apa yang aku butuhkan" Lanjut Lianti.
"Apa kau punya cukup uang?" Tanya Ky.
"Tenang, walaupun rumahku sekecil ini tapi uangku sungguh banyak".
Tiba-tiba saja Ky menatap tajam kearah Lianti dan mengucapkan.....
"Apa kau juga seorang pencuri" Ucap Ky.
"Tidak-tidak, Uang ini kakakku yang memberikannya hehe, karna gaji yang diberikan oleh kerajaan sangat besar ketika menjadi seorang kesatria" Jawab Lianti dengan tergesa-gesa.
"Hmm oke" Ucap Ky didalam hatinya.
Hari sudah semakin gelap, Lianti dan Ky bergegas untuk tidur dan beristirahat.
"Sudah malam mari tidur" Ucap Lianti.
"Baiklah" Jawab Ky.
"Aku akan tidur disini" Melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"Baik".