
Seminggu telah berlalu dan hari esok akan diselenggarakannya perlombaan mencari kesatria, Ky semakin hari semakin kuat mulai percaya diri untuk bisa menjadi kesatria yang akan bisa membantu Lianti menjalankan misi menyelamatkan kakaknya.
"Ky besok kita akan pergi ke kota Jamal, apa kau merasa bersemangat untuk besok?" Tanya Lianti.
"Ya!!" Ucap Ky dengan singkat.
"Aku melakukan ini untuk membantumu dan ingin menyelamatkan kakakmu karena kau sudah menyelamatkan hidupku dan memberikan semua yang aku butuhkan" Lanjut Ky.
"Aku boleh bercerita sedikit tentang kakakku?" Ucap Lianti kepada Ky.
"Boleh saja".
(Flashback)
Satu tahun yang lalu kakakku pergi karna tugas yang ia jalani, dia dikirim untuk berperang dengan negara Afrikon. Dipertempuran itu kakakku dan pasukan yang lain berhasil memenangkan perang tersebut tapi sialnya dia berhasil diculik oleh pasukan musuh.
Dia disekap dan disiksa disana, lalu yang aku dengar dari pasukan yang berhasil pulang dari medan pertempuran. Tiga bulan lagi pasukan khusus akan menyelinap dan menyelamatkan kakakku berserta yang lain.
"Maka dari itu aku ingin menjadi kesatria dan ingin menjadi kesatria khusus untuk bisa ikut dalam misi penyelamatan kakakku, setelah berhasil lolos untuk jadi kesatria dan satu bulan setelah itu akan ada lomba lagi untuk jadi pasukan khusus. Mereka yang ingin menjadi kesatria khusus itu akan berhadapan dengan salah satu top moon kerajaan" Ucap Lianti.
"Aku pernasaran apakah top moon kerajaan sungguh kuat seperti yang kau bilang?" Tanya Ky.
"Kau akan melihatnya nanti segila apa mereka ketika sudah memegang senjata yang mereka miliki" Jawab Lianti.
Setelah berbincang cukup lama Lianti dan Ky bersiap-siap untuk perjalanan ke kota Jamal dan akan tinggal disana untuk beberapa waktu karena akan diadakannya perlombaan.
"Ky kau bersiap-siap sana kita akan berangkat ke kota Jamal sore ini dan kita akan menginap disana untuk beberapa hari" Ucap Lianti.
"Kita akan tinggal disana?".
"Iya maka dari itu kita harus membawa barang-barang yang kita butuhkan untuk disana dan membawa semua persediaan pangan yang kita punya".
"Baiklah akan aku siapkan semua yang kita butuhkan".
Selesai bersiap-siap dan hari sudah mulai tidak panas mereka berangkat ke kota Jamil untuk mengikuti perlombaan menjadi kesatria.
__ADS_1
"Ayo kita berangkat" Ucap Lianti.
"Yyyaaaa" Ky bersuara sambil mengangkat tangan kanannya dengan sangat semangat.
Diperjalanan Lianti sempat berbincang sebentar dengan Ky.
"Sesampainya kita disana, kita akan mencari penginapan terlebih dahulu untuk kita berdua tinggali" Ucap Lianti.
"Kira-kira kita akan tinggal disana berapa lama?" Tanya Ky.
"Kita akan tinggal selama tiga hari lalu jika kita berhasil menjadi kesatria kita akan tinggal selamanya dikota, maka dari itu kita harus bisa memenangkan lomba ini".
"Terus barang yang ada dirumah kita tinggalkan?".
"Kita akan ambil itu nanti setelah lolos lomba".
"Hmm baiklah".
"Aku tidak sabar ingin melihat orang-orang bertarung dengan serius" Lanjut Ky.
Sesampainya dikota Jamal mereka berdua berkeliling untuk mencari penginapan yang lumayan bagus, karena sudah banyak penginapan yang disewakan untuk orang-orang yang akan mengikuti lomba seperti Lianti dan Kya.
"Permisi" Ucap Lianti kepada orang yang memiliki penginapan tersebut.
"Oh iya, apa ada yang bisa saya bantu?, apa kalian ingin mencari penginapan untuk beberapa waktu?" Tanya pemilik rumah.
"Iya pak, kami disini ingin mengikuti lomba menjadi kesatria dan kami sekarang sedang mencari penginapan" Jawab Lianti.
"Oh silahkan kalian boleh memilih kamar yang mana saja, disini yang paling bagus ada dilantai tiga tapi harganya lumayan mahal".
"Oh tidak masalah pak, kami langsung saja bayar sekarang" Ucap Lianti.
"Apa tidak ingin melihatnya dahulu kondisi ruangannya seperti apa".
"Haha tidak perlu pak, jadi untuk tiga hari berapa pak?" Tanya Lianti.
__ADS_1
"Untuk tiga hari sekitar tiga puluh yuron saja".
Lianti mengeluarkan uang lalu memberikannya kepada bapak pemilik rumah tersebut.
Selesai bernegosiasi mereka berdua membersihkan semua yang mereka bawa untuk sementara waktu dan mereka beristirahat sejenak.
malam nanti mereka berdua akan ke istana untuk pengumuman pendatang baru yang akan mengikuti lomba menjadi kesatria, Lianti memberitahu kepada Ky untuk membawa semua yang dibutuhkan ketika Lianti dan Ky akan berangkat ke istana.
"Ky nanti malam tiba kita akan berangkat ke istana untuk pengumuman lomba dan bawalah barang seperti pedang dan lain-lainnya".
"Berarti semua orang yang mengikuti lomba ini akan berkumpul disatu tempat?" Tanya Ky.
"Iya kita akan melihat semua peserta yang akan mengikuti lomba nanti".
Hari berganti dengan cepatnya, tiba-tiba saja sudah malam dan mereka berdua bersiap-siap untuk perjalanan ke istana dengan berjalan kaki.
"Ayo kita berangkat" Ucap Lianti.
"hm...." Ky menjawab sambil menyiapkan semua persiapannya.
Diperjalanan mereka berdua bertemu satu sama lain dengan peserta, dari mereka Ky melihat banyak sekali bentuk senjata yang unik-unik untuk digunakan saat lomba nanti, ada yang memiliki badan yang besar dan juga ada yang kecil, tidak sedikit pula yang memiliki badan yang sedang dan berotot.
"Banyak sekali ya beragam jenis senjata dan badan yang aneh-aneh" Ucap Ky.
"Haha yang aneh-aneh seperti apa?" Tanya Lianti sambil tertawa.
"Ya seperti itu" Ky sambil menggaruk kepalanya.
sesampainya di istana, mereka berdua dibawa oleh pengawal istana untuk masuk lalu membawa mereka semua ke tengah-tengah istana untuk berkumpul didalam.
Setelah sampai tiba-tiba saja lampu istana mati dan tidak lama setelah itu empat top moon datang lalu berdiri dihadapan para peserta lomba, Ky yang melihat itu takjub dengan hanya mengedipkan mata lalu para top moon sudah ada didepannya.
"Wahh mereka datang hanya dengan kedipan mata saja" Ucap Ky.
Lianti menyahuti apa yang Ky ucapkan barusan.
__ADS_1
"Semua orang juga bisa seperti itu Ky" Ucap Lianti kepada Ky.
Semua peserta menatap top moon itu sambil membicarakannya lalu suara yang entah dari mana terdengar sangat keras yang membuat mereka semua terdiam.