
Hari ini banyak pekerjaan yang menumpuk jadi louis harus ekstra bekerja ditemani dengan secangkir teh hangat louis meneliti semua berkas yang ada didepannya dengan seksama.Tak lama pintu terbuka dengan menampilkan sosok seorang pria yang tampan sedang memperhatikan louis dikursi kerjanya dan menutup pintu.Setelahnya pria tersebut duduk disofa yang ada diruangan louis dengan mengangkat kaki sebelah dan dengan santainya dia bermain ponsel menghiraukan tatapan tajam dari pemilik ruangan siapa lagi kalau bukan louis.
"Pagi pagi udah disini aja bri"heran louis.Ya pria tersebut adalah sahabatnya brian.
"Haelah lo gabut tau gak males kerja jadi ya gue kesini aja"ucap bri santai.
"Heh,lo kapan kagak males hah"ucap louis.Brian cuma mengangkat bahu acuh dan melanjutkan bermain dengan ponselnya,tak lama setelah mereka mebgobrol masuk sang skretaris cristal.Cris terkejut kala melihat brian sudah ada didalam ruangan louis pasalnya cris belum datang saat brian kekantor.Cris menyerahkan dokumen yang ada ditangannya untuk ditanda tanganni oleh louis,brian yang menyadari cris hadir sedari tadi masih diam dan fokus memaikan ponselnya.Setelahnya cris keluar untuk bekerja kembali,brian langsung bangun dan menyusul keluar louis yang melihat kelakuan sahabatnya itu cuma bisa menggeleng gelengkan kepalanya saja.
□□□□□□
Waktu makan siang telah tiba vita dan vera menuju kantin untuk makan siang bersama,setelah mendapatkan meja yang kosong vita dan vera membuka bekal mereka dan memakannya.Baru beberapa suap mereka sudah dikejutkan dengan kehadiran bos besar mereka yaitu louis beserta sahabatnya.
"Hai cantik"sapa brian.
"Ehemmm"dehem louis.
__ADS_1
"Haelah lo sa ae lah tau yang satunya punya lo"ucap brian.
"Udah udah jangan ribut sini kamu yang duduk makan nih aku udah kenyang jadi kamu habisin yah yah yah"ucap vita.
"Ya udah sini aku habisin"ucap louis.Mereka makan dengan diselingi obrolan dan candaan,dari arah lain ada seorang perempuan yang melihat itu semua siapa lagi kalau bukan cris,ya cris niatnya ingin makan tapi tak jadi karena cris melihat pemandangan yang entah kenapa melihat brian bisa tertawa lepas dengan seorang wanita yang diketahui adalah vera ada rasa tak rela dihatinya apa jangan jangan cris sudah suka dengan brian ah tidak!!!,mana mungkin cris suka dengan cowok playboy kaya brian.Karena tak mau berlama lama disana cris akhirnya kembali keatas dan melanjutkan pekerjaannya makan roti sebagai penggantinya.Disisi lain brian sendang mencari seseorang yang dia harapkan tapi nyatanya seseorang itu tidak ada louis,vita dan vera bingung menatap brian yang sedang celingak celinguk.
"Bang cari apa sih?"tanya vita.
"Eh,eh itu gua cari cris kok dia kagak kekantin sih heran gua"ucap brian.Louis,vita dan vera mengeryitkan alis tanda heran kenapa bri mencari cris ada hubungan apa mereka.
"Abang suka ya sama cris?"tanya vita lagi.Brian hanya mennampilkan deretan giginya sebagai jawaaban.
"Dua rius malahan"ucap brian.
"Mungkin masih diatas"ucap louis santai.
__ADS_1
"Mungkin kali ya,yaudah deh gue mau pesenin dia makanan dulu habis itu langsung keatas bye"ucap brian.Setelahnya brian memesan makanan,setelah makanannya ada ditangannya brian langsung keatas untuk menemui cris.Setelah sampai didepan meja cris brian langsung menaruh bingkisan makanan didepan cris,membuat cris tersentak kaget dan menatap tajam brian.
"Lo bisa gak sih ucap permisi atau gimana gitu heran gue"ucap cris kesal.
"Ya sorry,oh iya tumben gak kekantin gak laper?"tanya bri santai.
"Gak!!!"ucap cris.
"Ceileh gitu ae ngambek yaudah si gua minta maaf gitu aja sewot"ucap bri.
"Ya lagian lo datang datang bukannya permisi malah ngagetin orang kalau gua jantungan gimana terus gua mati mau tanggung lo hah"kesal cris.
"Ya kalau lo mati ya tinggal dikubur bereskan"ucap brian santai.Cris yang mendengar cuma bisa mengepalkan kedua tangannya untuk meredam emosinya kala berbicara dengan brian yang gila dan tak ada akhlaknya.
Holla up nih sorry lama biasa mager borrrr
__ADS_1
Soooo
HAPPY READING GUYS😘😘😘😘