louta

louta
sang domiman mengamuk


__ADS_3

Sudah seminggu vita menggantikan helena menjadi sekretaris louis,akhirnya diapun bisa kembali keruangannya sendiri tanpa harus berhadapan dengan macan jantan itu.


"Hai vita"kata vera yang baru saja datang.


"Hallo ver,tumben jam segini baru datang biasanya pagi"ucap vita sambil melihat jam dipergelangan tangan kanannya.


"Iya nih vit tadi aku bantu-bantu umi dulu buat nyusun hantaran buat pernikahan kaka aku"ucap vera.


"Oh,kaka kamu mau nikah ya?"tanya vita.


"Iya vit makannya aku tadi telat hehehehe"ucap vera sambil nyengir kuda.


Merekapun akhirnya mengerjakan pekerjaan mereka dengan fokus dan tidak memedulikan orang-orang sekitar.


Sedangkan diruangan yang berbeda ada seorang pria yang mengamuk semua barang yang ada diruangannya habis hancur sehingga seluruh ruangan terlihat seperti kapal pecah pria itupun duduk dilantai sembari mengacak acak rambutnya frustasi.


"Tasyaaaaaaaaaaaaaa,jahat kamu sya kenapa kamu ninggalin aku tasyaaaaaaa!!!!!"teriak louis frustasi,ya pria tersebut adalah louis.


Brukkkk


Pintu ruangan dibuka secara paksa oleh orang yang tak lain adalah para sahabatnya louis merekapun terkejut melihat ruangan louis yang berantakan seperti kapal pecah merekapun menatap louis yang sedang menangis sambil menatap foto tasya orang yang sangat dicintai oleh sahabatnya tersebut,mereka iba menatap louis yang begitu frustasi.


"Louis sabar is sabar lo harus relain tasya dia udah bahagia disana,dia pasti kecewa kalo lo kaya gini"ucap brian mencoba menenangkan louis yang masih menangis dalam diam.


"Gue udah gak sanggup bri gak sanggup hidup tanpa tasya hidup tanpa ayah gue gak sanggup bri capek gue bri capek"ucap louis.Louispun dipapah oleh brian dan adam menuju sofa mereka mendudukan louis disofa.


"Tolong panggilkan sekretaris gue"titah louis sambil mengusap air matanya.


"Ok"ucap brian sambil keluar dari ruangan louis.

__ADS_1


"Hel dipanggil louis tuh"ucap brian kepada helena.


"Oh iya pak"jawab helena mengikuti brian masuk keruangan louis.


"Ada apa pak?"tanya helena yang baru masuk.


"Tolong panggilkan vita suruh dia kesini sekarang"titah louis yang diangguki oleh helena.


"Baik pak"jawab helena sembari berpamitan,helenapun bergegas keruangan divisi keuangan untuk bertemu vita dan mengatakan bahwa dia dipanggil oleh pak louis.Sesampainya diruangan divisi keuangan helena langsung masuk dan segera menemui vita yang tengah melakukan pekerjaannya,diapun mendekat dan berkata.


"Vita lo di suruh sama pak louis keruangannya sekarang"ucap helena.


"Kenapa aku dipanggil ya?"tanya vita.


"Sorry gue gak tau pasti sih tapi kayanya pak louis habis ngamuk soalnya ruangannya kaya kapal pecah"ucap helena.


"Hah?serius kamu?"tanya vita lagi.


"Iya iya sabar aduh duh sakit tau hel"kata vita sambil mengikuti langkah helena yang cepat sambil menahan tangannya ditarik oleh helena.Sesampainya dilif mereka langsung masuk kelif dan menuju lantai 28 untuk menemui louis.


Ting


Pintu lif terbuka menandakan mereka sudah sampai dilantai tujuan mereka yaitu tepat didepan pintu ruangan louis helena segera mengetuk pintu tersebut dan setelah ada arahan dari dalam menyuruhnya masuk akhirnya helena membuka pintu ruangan louis alangkah terkejutnya vita ruangan louis kaya kapal pecah seperti apa yang dikatakan oleh helena tadi bahwa ruangan louis kaya kapal pecah dan vita melihat kalau louis menatap nya tajam dan membuat vita menundukkan kepalanya dalam karena vita takut dengan tatapan tajam dari louis.


"Keluar kamu helena"titah louis kepada helena,dan diangguki oleh helena,setelah helena pergi vitapun merasakan aura tak enak didalam ruangan tersebut apalagi disana ada louis dan sahabatnya jadi vita agak-agak takut untuk berhadapan oleh mereka.


"Berani lo ngebangkitin iblis dari dalam diri gue hah?!!!!"bentak louis kepada vita membuat para sahabatnya kaget dan heran apa maksut louis.


"Apa maksut lo is?"tanya adam penasaran dengan sikap louis.

__ADS_1


"Diam lo jangan ikut campur"tunjuk louis marah kepada adam yang merasa adam terlalu ikut campur dengan masalahnya.


"Ma----aff pa----k a--apa ma--ksut bapak?"tanya vita takut kepada louis.


"Heh?masih nanya,gue sudah bilang jangan pernah untuk mendekati lexus tapi lo tetap dinner sama dia vita gue ingetkan sekali lagi sama lo agar tidak mendekati lexus mengerti!!!!!!"bentak louis.


"Maaf pak saya cuma tidak enak sama pak lexus makanya saya menerima ajakan pak lexus"ucap vita berusaha tenang.


"Hah,gitu ok kalau gitu,ok"ucap louis sambil melangkah kearah vita yang masih menundukkan wajahnya vita yang melihat louis mendekat membuat vita melangkah mundur terus mundur dan punggungnya terbentur dinding vitapun terkurung dengan kedua tangan louis,dan louis memajukan wajahnya tepat telinga vita.


"Lo harus dihukum vita hukumannya akan menanti lo segera novita lestari"bisik louis tepat ditelinga vita.Setelah itu louis mundur dan berjalan kesofa dan duduk disana bersama sahabatnya.


"Keluarrrr!!!!!!!"teriak louis.Vitapun berlari keluar ruangan louis vita berlari terus sampai keruangannya.Diruangan louis sahabatnya menatap louis dengan tatapan menuntut penjelasannya.


"Kenapa?"tanya louis.


"Kenapa lo suruh dia menjauh dari lexus,apa jangan-jangan lo suka sama tu cewek?"tanya dicky kepada louis.


"Kalo iya kenapa?,gue cuma gak suka milik gue jatuh cinta lagi sama lexus sudah cukup tasya gue gk mau vita jadi korbannya lagi"ucap louis sambil menyenderkan kepalanya dan memejamkan matanya.


"Ya tapikan lo gak harus bentak-bentak dia juga kali perempuan itu is perempuan"ucap brian mengingatkan louis akan sikapnya kepada vita.


"Udah lah jangan bahas lagi capek gue"ucap louis kepada sahabat-sahabatnya.Merekapun hanya diam sambil menggeleng-gelengkan kepala mereka karena sudah tak tau lagi harus berkata apa kepada louis yang keras kepala dan batu.


Hai hai hai kuy sorry updatenya late


Banyak acara soalnya ini aku update ok


Dan maaf kalo ceritanya agak ngawur soalnya sambil mikir juga dan harap maklum ya soalnya baru pertama kali bikin novel jadinya agak-agak gimana gituhhhh

__ADS_1


Happy reading kuy😘😘😘😘


__ADS_2