
Hari ini pas sebulan louis dan vita menikah mereka sarapan berdua karena louis dan vita sudah pindah kerumah louis sendiri.
"Gimana bang beno?"tanya vita.
"Ya gitu lah mungkin akan ada pernikahan maybe"ucap louis.Vita hanya bisa menganggukkan kepala saja,ya vita sudah tau masalah beno dan angle.Setelah sarapan vita mengantar louis sampai depan rumah,setelah mobil louis menghilang vita langsung masuk kekamar karena vita sudah tak bekerja lagi jadi vita hanya bisa santai santai dirumah saja atas perintah sang suami.Dikantor louis langsung sibuk dengan berkas berkas yang menumpuk meja kerjanya.
Tok tok
Pintu ruangan louis diketuk louis mempersilahkan orang yang diluar masuk dan kembali fokus keberkas yang ada didepan mejanya.Sang sekretaris masuk kedalam membawa dokumen yang harus ditanda tanganni oleh louis.Cris harus bisa membuat hubungan louis dan vita renggang persetan dia dengan brian kalau harus mati ditangan brian pun cris rela asal kan cris bisa memenuhi janji dengan gerald.Setelah mendapat tanda tangan cris berlalu namun baru beberapa langkah cris terpeleset membuat louis refleks menangkap tubuh cris sehingga posisi mereka seperti berpelukan tapi nyatanya tidak.Tiba tiba pintu ruangan louis terbuka louis refleks menoleh dan mendapatti vita sedang mematung melihat kejadian itu,vita rencananya mau menghabiskan satu hari penuh dengan suaminya tapi yang didapat oleh vita pemandangan yang membuat hatinya sakit.Louis langsung melepaskan cris dan menghampiri vita,vita mundur dan berlari keluar ruangan louis pun mengejar vita.Louis berhasil mencekal tangan kanan vita membuat vita berhenti dan masih menangis.Semua karyawan dan satpam melihat itu tapi mereka memilih diam tak ingin ikut campur masalah atasan mereka.
"Tunggu sayang aku bisa jelassin semua ok"ucap louis.Louis membalikkan tubuh vita menghadap kearahnya.
"Udah jelas semua!!!"teriak vita.
"No!!!,kamu salah paham cris tadi mau jatuh terus aku tolongin udah itu aja kejadiannya gak lebih"jelas louis.Vita masih menangis vita kecewa sakit tapi mendengar penjelasan dari louis vita langsung lega sekaligus cemas.
"Aku takut kamu ninggallin aku"ucap vita.
"Stttt....gak aku gak akan ninggalin kamu aku sudah berjanji dihadapan tuhan yesus kalau aku tidak akan meninggalkan mu"ucap louis.Sementara dimeja sekretaris cris tersenyum senang karena sebentar lagi gerald tidak akan marah dan bangga kepadanya,cris menelpon gerald guna memberi tahu kalau rencana nya berhasil.
__ADS_1
"Hallo"ucap gerald.
"Hallo sayang aku berhasil"ucap cris
"Wow hahahaha....selamat sweety kau memang hebat teruskan ok"ucap gerald.
"Ok baby"ucap cris.Cris mematikan telpon nya dan melanjutkan pekerjaannya dan menyusun rencana selanjutnya.
□□□□□□
Sudah waktunya istirahat louis dan vita makan siang disebuah restoran yang dekat dengan kantor karena setelah makan siang louis harus meetting lagi jadi louia tak bisa berlama lama.Vita dan louis memesan makanan yang akan mereka makan dan minuman kesukaan mereka.
"Kamu mau apa?"tanya vita.
"Ok aku mau steak sause cream,minumnya aku jus mangga"ucap vita.Setelah mencatat pesanan mereka sang pelayan pergi untuk menyiapkan pesanan mereka.Louis menggenggam tangan vita.
"Jangan salah paham lagi ya karena masih banyak orang yang menginginkan kita pisah"ucap louis.
"Iya tapi kamu harus tetap janji jangan tinggalin aku ya"ucap vita.
__ADS_1
"Janji sayang"ucap louis.Setelah itu pesanan mereka datang dan mereka makan dengan saling bercanda dan tertawa.
□□□□□□
Dikantor anderson group brian mendapat kabar bahwa cris membuat kesalah pahaman antara louis dan vita,itu membuat brian meradang dan pergi untuk membuat pelajaran untuk cris,jangan bingung brian dapat informasi dari mana karena brian memasukkan satu mata matanya untuk mematai cris dan semua gerak geriknya.Cristal sedang makan dikafe depan kantor dengan wajah berbinar seperti mendapat undian,Sedang asik makan cris dikejutkan dengan kedatang brian yang duduk didepannya.
"Hy"sapa brian sambil menyeringai.Cris menelan salivanya cris tau arti seringainya brian.
"Lo gak dengerrin apa perkataan gue"lanjut bri.
"Heh,kalau lo mau bunuh gue silahkan yang penting gua gak punya untang janji lagi ama gerald dan gue bisa tenang kalau lo bunuh gue"ucap cris.Brian diam mendengarkan ucapan cris yang terlihat pasrah akan keadaan.
"Gue akan bantu lo keluar dari kungkungan gerald"ucap bri.Cris terkekeh dengan ucapan brian karena percuma brian bebassin cris kalau sampai cris lari cris akan mati karena gerald sudah membayar seorang seniper untuk memantau gerakan cris dan sedikit saja cris lari cris langsung mati ditempat,kecuali kalau cris bunuh diri sang seniper akan melihatnya saja karena sang target bunuh diri jadi dia tak akan capek untuk narik platuk untuk menembak cris.
"Sudah lah bri,lo gak usah sok sokan untuk bebasin gue cari lah cewek lain jangan urusin semua apa yang gue lakuin"ucap cris.Cris beranjak dari duduknya dan meninggalkan brian,cris menangis memukul dadanya karena merasakan sakit karena cris berucap seperti itu oleh brian.Sebenarnya cris sudah jatuh cinta tapi cris enggan untuk mengakuinya karena akan sakit bila kita mencintai orang yang akan kita tinggalakan kelak.Sementara brian masih duduk diam brian tau kalau cris telah dipantau oleh seniper suruhan situa bangka itu.
"Kau akan bayar ini semua dineraka tua bangka"geram brian.Brian bangkit dan melajukan mobilnya untuk kembali kekantor karena sebentar lagi brian akan ada meetting.
Holla up lagi nih maaf lama aku sibuk bnget
__ADS_1
Sooooooo
HAPPY READING GUYS😘😘😘😘