
Cristal yang merasakan ada sinar yang menerangi matanya langsung membuka matanya,cris merasakan badannya sakit semua karena gerald memukul nya tdi malam cris memandang langit langit kamarnya dengan pandangan kosong cris tak sanggup lagi cris ingin cepat lenyap dari dunia ini cris capek itu lah yang dirasakan cri saat ini.Cris berusaha untuk bangun dan mandi,setelah mandi cris mengobati lukanya dengan hati hati mulut cris tidak henti hentinya untuk mendesis sakit merasakan lukanya terkena alkohol dan salep yang dioleskan oleh cris.
Ting tong
Cris mendengar bel apartemennya berbunyi cris membersihkan kotak P3K nya dan langsung bergegas membuka pintunya tak lupa cris memakai cardigannya untuk menutup legannya dan badannya yang penuh luka.Cris membukanya dan terkejut lah dia yang datang ialah brian.
"Ngapain lo kesini?"tanya cris ketus.
"Gua cuma mau mampir aja kenapa apa ada pacar lo ya?"tanya bri.
"Gak usah kepo lo,balik sana"usir cris.Cris ingin menutup pintunya dan segera ditahan oleh brian dan dengan tampang tanpa dosanya brian masuk duduk disofa ruang tamu cris.Cris hanya bisa menggeram dan membanting pintunya dengan keras dan menyusul brian duduk disofa depan brian.
"Lo mau apa sih sebenarnya?"tanya cris kesal.
"Wiihhh....sabar cantik gua cuma beli makanan disekitar sini terus mampir karena gua dapet kabar kalau lo kagak masuk kantor hari ini jadi gua inisiatif untuk beli makanan buat lo gitu gimana baik gak gua ama lo hehe"nyengir brian.
"Huft.... lo ya....ah au serah lo dah"ucap cris.Cris berdiri dan mengambil piring serta minum untuk brian dan duduk disamping brian.
"Nih lo makan sendiri gua gak laper"ucap cris.Cris menyalakan tvnya dan melihat berita yang sedang hangat hangatnya tentang pernikahan louis dan vita.Cris mengepalkan tangannya kesal,marah itulah yang dirasakan cris sekarang,brian yang melihat itu langsung mendekatkan bibirnya ketelinga cris dan berbisik.
"Jangan dipendam keluarkan lo gak akan bisa sentuh mereka"bisik brian.Cris diam membeku mendengar kata kata dari brian barusan,brian membuka sedikit cardigan cris mengelus lembut luka cris yang ada ditubuhnya.
"Sakit?.....hmmm"tanya brian.
"Buat apa lo peduli sama gua musuh lo?"tanya cris.
"Gua bukan seorang pengecut kaya kekasih lo sukanya sakitin cewek"ucap brian.
"Pergi lo jangan peduliin gua....pergi!!!!!"teriak cris sambil terisak.
"MAU GUA MATI TERSERAH GUA APA PEDULI LO HAH!!!!"teriak cris mengamuk.Brian yang melihat cuma bisa menatap sendu dan berlalu dari apartemen cris sebelum brian keluar.
__ADS_1
"Makan lah gua udah beli buat lo"ucap brian.Setelahnya brian keluar dan melaju menuju kantornya,sementara cris sudah menangis tak karuan cris membanting semua yang diruangan itu apartemen cris persis seperti kapal pecah cris keluar dengan langkah gontai dan menuju roftoop.Setelah sampai diatas gedung yang paling tinggi cris berjalan kepinggir pagar dan melihat kebawah.
"Hancur....hancur!!!!!"teriak cris.
"Gua capek gua capek!!!!!"lanjut cris.Saat cris ingin menjatuhkan dirinya kebawah ada sebuah tangan mengangkat tubuhnya cris melihat orang tersebut dengan tatapan marah.
"KENAPA LO BALIK LAGI KENAPA LO GAK BIARIN GUA MATI HAH!!!"teriak cris.
"LO GILA APA DENGAN LO MATI SEMUA BISA SELESAI HAH PIKIR CRIS GO****OK"teriak brian.Ya orang yang menggalakan cris untuk terjun ialah brian sebenarnya brian ingin balik kekantor tapi karena memikirkan kondisi cris yang sangat hancur jadi brian mengurungkan naitnya dan kembali lagi keapartemen cris dan benar saja cris berjalan kearah rooftop yang brian sudah pastikan cris akan berbuat nekat.
"Lo gak tau betapa hancurnya gua bri capek bri capek cukup sudah"lirih cris.
"Tapi gak gini caranya cris lihat gua"ucap brian.Brian menangkup wajah cris dan mengarahkan kearah brian.
"Lo kuat...lo bisa lepas dari dia dengan cara tinggalin dia gua akan bantu lo lepas dari iblis itu"ucap brian.
"Enggak bisa....gua takut bri takut..."ucap cris.
"Gua akan ada disini gua mau manggil house keeper dulu untuk bersihkan ruang tamu lo ok istirahat lah"ucap brian.Cris menutup matanya dan terlelap kealam mimpinya.
□□□□□□
Brian sedang memasak untuk cris karena makanan yang dibelikan brian tadi sudah dihambur oleh cris yang mengamuk tadi dan jadilah brian belanja dan memasak untuk cris.Cris mendengar ada orang yang memasak langsung bangun dan berjalan kearah dapur dan melihat brian memasak,cris duduk dikursi pantry sambil melihat brian dengan lincahnya memasak.Brian yang merasa ada yang memperhatikannya menoleh dan mendapati cris melihatnya memasak.
"Udah bangun lo"ucap bri.
"Hmmmm....maaf udah ngerepotin lo"ucap cris.
"Sans ae kali"ucap brian.Merasa masakannya sudah matang brian menaruhnya didepan cris dan menyuruh cris memakannya,cris langsung memakannya dan....terdiam sejenak setelah itu memakannya lagi hingga tandas tak tersisa brian yang melihatnya hanya tersenyum tipis karena cris begitu lahap memakan masaknnya mungkin cris lapar pikir brian,setelah itu cris meminum air putih yang udah disediakan oleh brian.
"Lo gak makan....maaf gua habisin hehehhe"nyengir cris.
__ADS_1
"Gua udah makan kok"ucap brian terkekeh.Cris yang baru pertama kali melihat brian senyum dia langsung cengo dan tak percaya kalau senyum brian manis sekali,kaya gula kali ah iya gak udah skip dari pada beper iye gak?.Setelah itu mereka bersantai didepan televisi sambil ngobrol dan mengalihkan cris dari pikiran stresnya.
□□□□□□
Beno yang sedang santai sambil melihat kearah jendela dengan tatapan menerawang sudah sebulan paska dia dan angle berhubungan badan dan selama sebulan juga angle cuti.Beno takut kalau angle hamil dan tak memberi kabar tentang kehamilannya kepada beno.Pintu ruangannya terbuka memperlihatkan sang tangan kanan masuk dengan dokumen yang ada ditangannya.
"Bagaimana arron kau sudah tau dimana dia?"tanya beno tanpa memandang arron sang tangan kanan.
"Sudah tuan dia sedang berada dirumah sakit karena pingsan dan...."ucapan arron terhenti.Beno melihat kearah arron dan menunggu apa ucapan arron selanjutnya.
"Dan apa arron KATAKAN!!!"bentak beno.
"D-dan dia hamil tuan"ucap arron.Beno merasakan degup jantungnya yang tak karuan wajahnya penuh binar hatinya senang dia sebentar lagi akan punya anak.
"Kita kesana sekarang"ucap beno.Beno dan arron melaju kerumah sakit dengan pikiran yang senang,bingung,dan marah karena angle berusaha menyembunyikan darah dangingnya.Sementara itu angle menatap jendela dengan tatapan kosong serta mengelus perutnya yang rata dia senang dan sedih,angle tidak tau harus bilang apa kepada kedua orang tuanya karena angle takut sebisa mungkin angle tidak mau ketahuan oleh ortunya apa lagi beno dia ingin merawat dan membesarkan anak ini dengan tangannya sendiri karena disini yang salah adalah angle bukan beno jadi dia yang akan bertanggung jawab untuk membesarkan anak ini sendiri.Sedang asyiknya memandang keluar jendela tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang angle tersentak kaget dan merasakan ada kehadiran beno karena angle hafal betul parfum maskulin milik beno.
"Kenapa lari?kenapa kamu menyembunyikan darah daging ku angle?"tanya beno.
"Maaf....aku takut kamu gak bakal mengakui ini anakmu"jawab lirih angle.Beno membalikan tubuh angle dan mengangkat dagu angle sehingga tatapan mereka bertemu.
"Aku akan tanggung jawab aku sudah bilang diawal kalau aku akan tanggung jawab"janji beno.Beno berlutut dan membuka sedikit baju rumah sakit yang dipakai angle,beno mengelus dan menciumnya.
"Hy sayang ini daddy kita akan terus bersama ok"ucap beno.Angle menangis mendengar kata kata itu keluar dari mulut beno,Beno berdiri dan menghapus air mata angle dan menyatukan dahi mereka dan menutup mata guna menyalurkan perasaan cinta mereka.Arron melihat tuannya yang begitu bahagia tersenyum,
"Bahagia lah tuan saya tahu anda butuh kebahagiaan"ucap arron.Arron menutup pintu rawat angle dan berlalu untuk kekantin.
Holla up lagi nih
Soooooo.
HAPPY READING GUYS😘😘😘😘
__ADS_1