
Happy reading
*
*
Fangji dan Vaden saat masih terhubung lewat telpon.
Fangji merasa pikiran nya kosong, Vaden meminta nya untuk menempatkan foto nya dan Venia di saat jamuan makan malam di King Wiltons Entertainment beberapa waktu lalu, supaya Venia merasa lebih nyaman.
Haruskah dia menjadi budak istri seperti itu?
"Mengikuti, apa lagi yang harus kita lakukan?"
"Atas nama agensi, kirim peringatan untuk tidak menimbul kan masalah dan memberitahu Angga untuk mengklarifikasi seluruh insiden," Vaden menginstruksi kan.
"Tapi, pewaris manja itu pasti tidak akan bekerja sama. Bukan kah dia sengaja membuat insiden ini?" tanya Fangji
"Jadi, mari kita tunggu sampai masalah ini meningkat sebelum kita mengadakan konferensi pers. Pada saat itu, mari kita lihat bagaimana Venia akan menangani nya," Vaden menjelas kan dengan tenang. "Kita tidak perlu membantu Wijaya Entertaintment melindungi harga diri mereka. Karena pewaris manja itu ingin bermain main dengan kita maka kita juga perlu melibat kan Wijaya Entertaintment itu adalah konsekuensi yang masuk akal."
Setelah itu Vaden menutup telponnya
Mata nya tampak gelap dan menusuk.
Karena ketika menyangkut kepentingan otoritas, Wijaya Entertaintment bukan satu-satunya yang menghadapi masalah ini. Ada juga seseorang di King Wiltons Entertainment yang ingin menimbul kan masalah.
Online sangat rame mengenai foto yang diposting oleh Angga yang tidak dapat diselesaikan. Jadi, mereka hanya bisa mengeluh dan berkomentar dan mencoba yang terbaik untuk mengung kap ke benaran.
Ada yang berkomentar baik ada juga yang memfitnah.
Namun, kali ini, penggemar tidak lagi berjuang sendiri. Karena sebelum dia pergi ke luar negeri, Venia telah berjanji kepada Vaden bahwa dia akan memperlaku kan penggemar nya dengan baik. Jadi, dia masuk ke akun Berlian dan muncul di media sosial.
"Dengan kejadian ini, Venia kita pasti akan difitnah lagi …"
"Mengapa orang-orang ini tidak bisa membiar kan Venia kita bahagia?"
"Mereka pasti iri dengan Venia dan Vaden kita bersama …"
"Tapi, jika kita mengeluh, itu hanya akan menarik orang untuk mengata kan hal-hal buruk tentang kita penggemar. Apa yang salah dengan Venia sehingga di fitnah seperti ini. Aku tidak bisa membiarkan ini berlanjut "
"Kami sangat menderita dan menerima banyak penghinaan. Aku hampir menangis karena marah."
Melihat ini, Venia segera menggunakan identitas Berlian untuk mengirim komentar, " Tenang, pelan-pelan juga baik."
Pada awal nya, para penggemar tidak memperhati kan. Tapi kemudian seseorang melihat foto Berlian dan dengan cepat merespons.
"Pelan-pelan … Apakah itu asisten Venia yang baru saja berkomentar?"
"Berlian! Cepat, beri tahu kami kabar kabar Venia!"
"Haiz … kurasa dia tidak di perboleh kan berbicara sembarangan."
"Aku baik-baik saja," jawab Venia langsung.
Dia menjawab dengan 'aku baik-baik saja'. . .
Para penggemar meletus dalam kegembiraan. Dalam beberapa detik, pesan Venia sudah di banjiri ratusan komentar.
"Apakah aku melihat sesuatu? Apakah dia hanya mengatakan 'aku baik-baik saja'?"
"Asisten, apakah kamu sudah gila?"
__ADS_1
Venia melihat komentar tidak percaya dan mengetik komentar lain, "Mengungkap apa yang harus diungkap, tidak perlu takut. Angga Wijaya dan aku tidak akrab satu sama lain. Jadi, jangan biar kan dirimu menderita, "
"…"
"…"
"Apakah kamu Venia?"
Venia menatap layar dengan pandangan kosong sesaat sebelum mengambil selfie dan mempostingnya secara online, "Ya, kalian benar ini adalah aku ."
Dengan kemunculan foto Venia, para penggemar dipenuhi dengan daya tembak. Mereka segera membagikan komentar Venia kepada semua teman mereka, pada media sosial yang mereka punya dan penggemar yang tidak online, segera diberi tahu. Dalam sekejap, forum tersebut bertambah banyak penggunanya bahkan hampir naik 3 kali lipat.
Untung nya, Berlian adalah moderator. Jadi meskipun Venia tidak bisa terus mengobrol dengan mereka, dia bisa memposting beberapa foto dan kalimat yang ingin ia sampai kan.
'' Venia apakah kamu sungguh baik baik saja ''
'' Venia balas semua perbuatan nya jangan biar kan dirimu di fitnah lagi ''
'' Beti mereka pelajara ''
'' Jangan biar kan mereka lolos ''
Venia tersenyum saat membaca komentar fanatik dari penggemar nya, dan di pun membalas komentar tersebut dengan motto hidup nya
" Tenang lah aku baik baik saja, aku tidak akan menyerang kecuali aku diserang lebih dulu." balas Venia
Inilah motto yang dijalani Venia selama hidup nya. Penggemar hardcore semua tahu ini bagaimana tipe seorang Venia di akan membalas dengan cara yang elegan dan tentu nya akan selalu di ingat dengan banyak orang, karena Venia kan membalas dengan cara yang berbeda seperti artis lain nya.
Jadi, dengan dorongan Venia, penggemar nya akhir nya memiliki kepercayaan diri yang mereka butuhkan.
Mereka semua percaya pada Venia karena mereka tahu Venia memiliki otak yang cerdas dan jangan di lupa kan sifat baik nya dan rendah hati nya, meski pun ia sering di fitnah tapi ia juga mampu membalik kan keadaan di waktu yang tepat.
Ketika sampai pada skandal saat ini yang sedang terjadi, mereka harus bermain dengan otak, kecerdasan sekecil apa pun akan dapat melihat kebenaran.
Di atas segalanya, bukan berarti Venia takut atau pun kecil hati ia hanya menunggu waktu yang tepat.
Jadi, penggemar nya memiliki kepercayaan 100% pada nya. Dengan tambahan penampilan nya di internet, mereka diberi kepercaya an yang mereka butuh kan saat ini dan tidak akan lagi mentolerir penyalahgunaan dunia luar.
Ternyata bisa berinteraksi secara dekat dengan penggemar akan memberi arti dan kepuasan pada eksistensi seseorang, itu lah yang di rasa kan oleh Venia, ia tidak menyangka berinteraksi secara langsung akan membuat hati dan pikiran nya tenang.
Penampilan atau kesan khusus yang Venia tunjuk kan di luar adalah sifat dingin nya, tetapi itu tidak berarti dia berhati dingin atau sombong.
Sebelum nya, dia tidak punya waktu untuk para penggemar nya karena dia masih bekerja keras untuk maju.
Dia tidak memiliki banyak status, jadi bagaimana dia bisa melindungi status orang lain?
Tapi sekarang, dia memiliki kemampuan dan dukungan penuh serta kepercayaan diri, hingga akhir nya Venia bisa bahkan bisa di kata kan mampu untuk melindungi penggemar nya. . .
*****
Hari pun berganti dan sekarang sudah malam.
Hari ini Vaden pulang dengan tatapan dingin.
Dan dia keluar dari mobil nya untuk menuju tempat tinggal nya, dan ternyata di sana ada Venia.
Venia yang sedang main nonton tv dan handphone di tangan nya.
Venia meletakkan telepon nya ketika ia sadar akan keberadaan Vaden.
Vaden langsung duduk dan menarik Venia dalam pelukan nya dan berkata '' aku merasa kamu berubah akhir akhir ini ''
__ADS_1
Sedang kan Venia bersandar dan mem balas pelukan hangat dari Vaden, "Apakah itu perubahan yang baik, atau perubahan yang buruk?" jawab Venia
"Apakah kamu tidak memperhati kan? Ketika kita pertama kali bertemu, hatimu sangat keras. Meski pun kamu percaya padaku, tapi itu karena kamu memaksakan diri di bawah keyakinan bahwa itu akan menguntung kan kamu. Tapi, perlahan, hatimu mulai melunak meskipun kamu masih memiliki keraguan tentang cinta dan kehidupan yang akan kamu jalani. "
"Sekarang, kamu telah sepenuh nya melepas kan segala nya. Kamu benar-benar memiliki dorongan untuk berinteraksi dengan dunia luar dan membagi kan pemikiran mu dengan mereka. Kamu bahkan sudah mulai berdebat denganku. Aku merasa, Venia sekarang, benar-benar dibuat dari daging dan darah bukan dari batu. "
Setelah mendengar kata-kata Vaden, Venia sedikit terkejut.
Selama ini, dia mengira dia tidak banyak berubah, tapi sekarang dia memikirkan nya, dia memang seperti itu persis seperti apa yang di kata kan oleh Vaden terhadap nya.
"Itu karena kamu memperlaku kan aku dengan sangat baik, jadi aku bisa percaya ada orang di dunia ini yang mau memberi tanpa keluhan dan penyesalan. Itu terjadi karena aku mulai mempercayai kamu dan perlahan lahan aku mulai terbuka dan mulai mempercayai dunia luar yang selama aku pikir itu sangat kejam dan tidak akan pernah ada keadilan di dalam nya , " Venia menahan air matanya dan melanjutkan," Presiden Wiltons, kau adalah suami ku suami yang paling baik, suami yang penuh kasih sayang, suami yang mengutama kan hati pasangan nya, suami yang rela berkorban, suami yang akan aku sayangi sepangjang hidup ku, memang benar bahwa hanya ketika se seorang di perlakukan dengan cinta mereka akan belajar untuk mencintai termasuk juga dengan aku, jika dulu aku tidak memiliki keberanian untuk mengajak mu menikah mungkin sampai saat ini aku akan tetap merasa dunia ini tidak adil. "
Vaden mengulur kan tangan nya dan dengan lembut menyeka air mata Venia sebelum akhir nya ia menunduk dan ciuman mata Venia yang sudah berembun. Vaden tersenyum, dan langsung bicara "Aku akan mandi. Jangan terlalu lama melihat ponsel mu, itu tidak baik untuk mata mu. Plus … apa yang kamu tangisi? Hidup kita akan terus bahagia seperti ini. " kata Vaden dengan senyum cerah nya.
"Jadi, bahkan jika Angga Wijaya mencemarkan nama baik mu seperti ini kamu tidak perlu takut karena ada banyak orang yang akan membantu dan melindungi mu, banyak orang yang akan membela mu terutama suami mu yang tampan ini. '' kata Vaden sok dramatis
Venia tersenyum dan mengangguk kemudian dia langsung menyeka air mata nya, dan berkata dengan tenang tapi terkesan mantap"Aku tidak pernah takut karena aku punya kamu punya orang yang sayang sama aku."
"Kalau begitu, mari kita tunggu untuk menonton pertunjukan yang bagus. Aku akan mendapat kan sesuatu dari Wijaya Entertaintment dan akan memberikan nya kepada mu sebagai hadiah!" Setelah berbicara, Vaden berdiri, melepas jaket nya dan menuju kamar untuk mandi.
Pertunjukan yang bagus? ulang Venia
Tampaknya Vaden tidak hanya akan menghukum Wijaya Entertaintment.
Lagipula, pria berperut hitam ini juga menempat kan foto mereka secara online dan saat ini sedang menjadi teratas di pencarian.
Saat ini Venia sudah berada di kamar dan sedang bersantai.
Dan tiba tiba handphone nya berdering dan ternyata itu adalah Alexa yang sedang meminta penjelasan nya. Dia bertanya kenapa Venia bisa kenal dengan cowok yang bernama Angga Wijaya itu, dan kenapa bisa bersama, kenapa mereka bisa ada di penerbangan yang sama dan masih banyak lagi pertanyaan yang lain nya.
Venia memegang telepon nya dengan terkikik, " Yang mana yang harus aku jawab Alexa dan siapa juga yang mau dengan nya, bahkan dia tidak dapat mengalah kan suami ku, dia adalah pewaris Wijaya Entertaintment dia dapat mengacau kan apa pun yang dia inginkan tanpa peduli dengan perasaan orang lain, tapi sayang dia tidak akan mampu memandangi suami ku ."
“Jika kita melihat penyebab utamanya, itu semua karena Vaden.” Alexa sadar bahwa Vaden tidak memberi wajah ke Angga di banyak acara. Jadi ini adalah hasil balas dendamnya, tapi dia tidak sadar perbuatan nya itu akan berdampak pada diri nya sendiri.
"Biar jelas gimana kalau bertemu besok. Aku akan datang ke tempatmu." kata Venia ke Alexa
Begitu Alexa mendengar Venia akan pergi ke tempatnya, dia tiba-tiba ingat jika ia belum memberi tahu Venia bahwa dia telah pindah ke rumah Fangji dan sudah memiliki hubungan khusus.
Sebelumnya, ketika dia ingin memberitahunya, Vaden yang telah mengangkat telepon nya. Dan sekarang Venia yang mengangkat nya, dia tidak tahu harus mulai dari mana untuk menjelas kan nya pada sahabat sekaligus tekan di dunia model tersebut.
"Aku sedang berkemas dan rumah ku berantakan aku juga sudah mulai mewawancarai Fashion Week …" kata Alexa
“Oke, kurasa kita akan bicara nanti.” Setelah berbicara, Venia ingin menutup telepon nya. Tapi, tiba-tiba, ada suara seorang pria terdengar dari sisi lain telepon nya.
Dan ternyata itu adalah suara Fangji
"Apakah kamu sudah selesai berkemas?" Fangji melangkah ke kamar tamu dan melihat tempat tidur Alexa berantakan.
"Jika aku ingat dengan benar manajer dan asistenmu sama-sama wanita, kan? siapa itu Alexa kau tidak menyembunyi kan sesuatu dari aku kan atau kamu sengaja '' tanya Venia.
Alexa yang mendengar perkataan dari Venia langsung terdiam dan langsung memelototi Fangji dan menunjuk ke telepon nya.
Fangji mengerti, tetapi dia tidak tinggal diam; dia sangat sadar bahwa Alexa hanya punya satu teman, siapa lagi kalau bukan Venia.
Jadi, dia mengambil telepon dari tangan Alexa dan berkata, "Venia ini aku Fangji, dia sedang mengepak barang bawaan nya. Dia akan mengambil penerbangan awal besok dan dia juga perlu istirahat …" kata Fangji
Venia mengenali suara Fangji meski pun Fangji tidak memberi tahu nya, dan Venia langsung menebak apa yang sedang terjadi. Sebelumnya, dia telah berusaha keras untuk menjodohkan mereka, tetapi semua yang dia lakukan tampak tidak menarik. Sekarang setelah dia menyerah, mereka tiba-tiba berkumpul bersama.
Cinta adalah sesuatu yang hanya diketahui oleh orang-orang yang terlibat.
"Apakah kamu di rumahnya?" penasaran Venia
__ADS_1
"Dia telah pindah ke rumahku," Fangji menjelaskan.
'' Dasar teman laknat '' batin Venia