
Freyae menghembuskan nafas nya kemudian menatap pemandangan langit dengan sedih, dalam hati dia berkata " andai waktu seperti itu tetep berlanjut seperti itu "
mobil berhenti, tak terasa sudah sampai di depan perusahaan Artz. kemala berkata " bu bos udah nyampe nich.
freya masih tetap diam dengan mata sayup nya. kiki dan mala saling bertatapan dan menggelengkan kepala. kiki berkata "bu bos kenapa ?" sambil berbisik - bisik .
kemudian mala membunyikan klakson. titttt..
astagfirulah mal ada apa ini , ada dimana ini? tanya freya,
kiki menjawab sambil tersenyum terpaksa " bu bos sayang, cantik sudah sampe "
"loh kenapa ga bilang dari tadi ? ko udah ada kiki lagi di sini ? kapan ngikut nya? tanya freya
kiki menjawab " ya ampun bu bos kan dari tadi saya udah di sini, tadi mala jemput saya naik mobil ini, memeng ibu ga tau? "
" masa sich? " hehe.. ini tempat nya mal?
" iya bu bos "
freya menarik nafas terlebih dahulu dan mempersiapkan diri nya untuk bertemu arsha,
mereka keluar dari mobil, perlahan tapi pasti freya melangkah, walau dengan langkah yang gemetar,,hati yang terasa melayang mau pingsan.
__ADS_1
freya berkata " bentar - bentar aku mau ke toilet dulu, tunggu ya "
" iya bu "
di dalam toilet freya berusaha menenangkan diri, dan bergumam " aduh ini gila sich, aku mau ketemu arsha, apa yang harus aku lakukan? bukan cuma ketemu numpang lewat doang, tapi ini rapat ". freya memegang kepala nya dengan kedua tangan nya sambil berjalan bolak - balik , suara sepatu hak tinggi freya terdengar klotak klotak klotak dari dalam sampai keluar toilet, beruntung di sana tidak ada orang,
freya bergumam lagi sambil melihat cermin di toilet " ya tuhan aku belum siap " freya freya kamu siap" kamu bisa, kamu kuat" oke oke oke.
di luar mala mengetuk pintu, dan berkata " bu udah belum? "
"iya bentar mal bentar lagi " freya touch up bibir nya dengan lipstik dan menyemprotkan parfum aroma citrus agar membuat dia bersemangat , " okeh sudah siap"
" ayo mal, ki , .."
" ga lah ki haha"
mala pergi ke resepsionis , " permisi bu, saya kemala dari perusahaan F.io saya sudah ada janji dengan bapak arsha, bisa di bantu?
" baik ibu , kebetulan bapak sudah menunggu , mari saya antarkan "
" baik , terimakasih"
" ayo bu bos"
__ADS_1
mereka pergi ke lantai atas dengan menggunakan lift, ketika membuka lift tak sengaja bertemu dengan sekertaris arsha
" bu mala sudah sampai ? "
" iya pak sudah "
" kenalin pak , ini bu freya dan ini kiki "
" baik salam kenal "
" oh ya, bu freya ini owner nya ya?"
" iya pak, salam kenal juga ya " sahut freya
" baik bu freya sudah sampai, silahkan masuk ,
" baik , trimakasih ya , sudah mengantar "
" sama-sama bu, sementara ibu tunggu di sini, saya akan memberi tahu pak arsha bahwa ibu dan rekan kerja nya sudah sampai, saya izin pamit " sambil tersenyum
"ki, bagus ya ruangan nya adem wangi luas, beda ya kalo tempat meeting perusahaan besar vibes nya gimana gitu, bikin gemeter bertubi - tubi " sahut mala
ya elah bisa aja lu mal, di kantor kita juga sama adem wangi cuma emang kurang luas aja sich haha.
__ADS_1
sementara itu freya terlihat membeku, detak jantung nya berdebar kencang, mendengar nama arsha membuat hati freya serasa tersengat listrik. apalagi ini bertemu bertatap muka dan berbicara, entah apa yang terjadi