Love Story Freya ( Cinta Dan Masa Lalu )

Love Story Freya ( Cinta Dan Masa Lalu )
pertemuan yang mendebarkan


__ADS_3

suara langkah kaki terdengar dari luar ruangan, pintu terbuka, terlihat sesosok pria tampan dan rupawan memakai setelan jas hitam, detak jantung freya seperti terhenti , mereka saling bertatapan dan saling melempar senyum.


arsha pun berjalan menuju meja meeting dan duduk berhadapan dengan freya, mata arsha tampak bersemangat melihat freya, sementara freya tampak memalingkan pandangam nya , dan menyibukan diri dengan persiapan persentasi.


vino pun mberikan pembukaan untuk memperkenalkan freya dan rekan kerja nya, mereka saling menyapa dan memperkenalkan diri, tampak freya memperkenalkan diri seolah mereka tidak saling mengenal, padahal jauh di lubuk hati nya, rasa nya dia ingin memeluk arsha, bercerita apapun yang dia rasa. tapi rass itu dia tahan dan pendam untuk kebaikan mereka.


sementara itu arsaha begitu menggebu - gebu bertemu freya, tapi dia merasa sedih dan campur aduk karena sikap freya yang begitu dingin seperti bongkahan es di kutub utara.


vino pun mempersilahkan freya untuk mempresentasikan project yang akan di lakukan, freya melangkah kedepan dengan begitu anggun, mempresentasikan nya dengan sejelas - jelas nya dan mudah untuk di pahami, sesi pertanyaan pun di mulai, vino mempersilahkan para peserta meeting untuk bertanya, freya pun menjawab semua pertanyaan dengan mudah dan sangat memuaskan, para peserta di dalan ruang meeting tersebut sangat terkesima perkataan freya yang lembut dan tegas, di tambah dengan penampilan dan wajah freya yang begitu mempesona.


arsha begitu menikmati alunan suara waniya yang dia rindukan tanpa bisa berkata satu patah kata pun, agar dia tetap bisa mendengar dan menikmati moment langka ini.


vino segara bertanya kepada arsha " pak apakah ada yang mau di tanyakan ?"

__ADS_1


arsha menatap mata freya dan kemudian berkata " tidak ada pak vino, semua jelas , terimakasih kepada ibu freya yang telah menjelaskan secara teliti dan jelsa, saya sangat terbantu dengan penjelasan ibu.


ketika arsha menyebut nama freya, ada rasa seperti sambaran petir di hati freya.


vino memberikan ucapan terimakasih kepada freya " baik terimakasih bu freya untuk presentasi nya hari ini, silahkan duduk


freya pun segera memberikan penutup persentasi, berterimakasih dan segera berjalan menuju kursi untuk duduk kembali.


kemudian vino segera memberikan intruksi kepada karyawanya yang ikut meeting , untuk segera pergi ke tempat nya masing- masing dan kembali bekerja.


"saya dulu kuliaah di inggris pak, oya bapak terlalu memuji saya . saya tidak sebagus itu, saya masih perlu banyak belajar "


" wah bu freya sangat rendah hati ya "

__ADS_1


oya bu freya kebetulan pak arsha mau mengajak ibu dan rekan lainya untuk makan siang, apakah anda berkenan? "


freya bertanya " gimana mala ? apakah masih ada jadwal?


" owh kebetulan kami ada waktu ko, kebetulan tidak ada jadwal meeting lagi, jadi mungkin kami ada waktu" sahut mala


"oke baik lah , mari silahkan saya antar, tempat nya tidak jauh dari sini, kita kesana nya pakai mobil saya saja biar ramai dan menjalin chamistry" sahut vino


"woke pak vino, kita mah siap siap aja" sahut kiki


mala berkata " hus, jangan pakai bahasa informal dong '


"oppss maaf ya pak vino pak arsha"

__ADS_1


" ga apa- apa bu, malah bagus kan biar tambah akrab


__ADS_2