
di rumah sakit tiba - tiba ada dr .zavier hendak visite ke igd untuk melihat salah satu pasiennya yang sedang kejang - kejang.
dokter ugd di sana menghampiri dr.zavier untuk segera mengantarnya ke pasien tersebut. dokter ugd menceritakan kronologis dan anamnesa nya berdasar dari keluarga pasien.
dr. zavier segera memeriksa pasien tersebut dan memberikan advis untuk pengobatan sementara, dan memberi intruksi kepada keluarga untuk segera di rujuk ke rumah sakit yang mempunyai bangsal untuk pasien gangguan jiwa, sebab pasien tersebut harus segera mendapatkan perawatan agar terhindar dari percobaan bunuh diri untuk yang kedua kali nya.
keluarga pasien tersebut mengucapkan terimakasih kepada dokter zavier atas penjelasan yang telah di berikan . dokter zavier segera pamit dari keluarga pasien tersebut.
"dokter terimakasih ya sudah berkenan visite ke igd ucap dokter igd."
"iya sama- sama dok, ga apa-apa kalau ada pasien saya lagi telepon saya saja." ucap dr.zavier
" baik dok, terimakasih"
" saya pamit dulu ya , kebetulan sesi praktek saya sudah selesai.
ketika hendak pamit dari igd, tiba - tiba dokter zavier melihat freya sedang tidak sadarkan diri.
" loh itu kan freya, kenapa freya ada disini ?? ucap dokter zavier dalam hati nya
" oh ya dok, pasien itu nama nya siapa ya? rasa - rasanya itu teman saya" tanya dokter zavier
" nama nya Nn. freya dok, pasien dokter juga " jawab dokter ugd
" oh ya. berarti benar itu teman saya, saya coba ingin liat status nya ?"
__ADS_1
" baik dok"
" ok, makasi ya, boleh saya melihat nya dok? tanya dr.zavier
" boleh dok, silahkan "
dr zavier pun berjalan menuju bed 3 dimana freya sedang terbaring.
" selamat sore"
"selamat sore dok"
"maaf anda dengan siapa?"
"owh arsha "
" bukankah ini arsha yang selalu di ceritakan freya? pantas saja " ucap dr zavier dalam hati,
freya pun terbangun, tapi tatapan nya masih kabur , dia berusaha bangun, tapi belum bisa stabil, kemudian arsha pun memeganga bahu nya dan berkata " freya , kau sudah sadar? syukur lah"
freya berusaha merubah posisinya dengan posisi duduk, sambil memegang kepala, karena masih terasa pusing.
" freaya , pelan - pelan saja , tidak usah terburu - buru , kalau masih pusing, kamu masih bisa istirahat dulu saja di sini! ucap dr zavier
" dokter zavier, apakah itu kamu kenapa ada kamu di sini? bukan kah tadi kami sedang ada meeting? lalu ini saya kenapa tiba - tiba ada di rumah sakit? " ucap freya
__ADS_1
" tenang dulu freya. tenangkan diri dulu ya , kamu istirahat dulu saja disini ya, kalau mau, nanti saya antar pulang ke rumah, ucap dr zavier.
" tidak usah dok, biar saya saja yang antar freya, owh ya sepertinya dokter mengenal freya ?ucap arsha
"owh iya , perkenalkan saya dokter zavier, saya temannya freaya.
" sepertinya dokter cukup dekat dengan freya, sampai - sampai mau mengantar freya pulang, apa dokter sudah tau rumah freaya dimana? tanya arsha
" iya begitulah, kami berdua cukup dekat dan sudah lama saling mengenal" jawab dr zavier sambil tersenyum.
meraka saling bertatapan tajam dan saling menjabat tangan, persaingan sengit pun di mulai antara mereka berdua.
freya pun mencium bau - bau tidak beres antara mereka berdua , kemudian dia berkata, aku mau pulang, aku mau istirahat di rumah saja.
" biar aku antar " ucap arsaha
" tidak usah pak, saya tidak enak merepotkan anda, saya bisa sendiri."
" tidak freya, sama sekali tidak merepotkan, aku tulus mau mengantar mu pulang"
" freya , sebaik nya kamu pulang di antar ya, kamu belum stabil , takut ada apa-apa di jalan, kalau kamu mau, aku bisa mengantar mu pulang. lagian saya sudah selesai praktek nya koucap dr zavier
" baik lah dok, " ucap freya
" yes" ucap dr zavier dalam hati
__ADS_1