
Tak terasa masa KKN kami telah berakhir..kamipun berencana mengadakan acara perpisahan. rencananya akan diadakan di aula kantor kelurahan. Kami mengadakan pentas seni dimana yang mengisi dari kami dan pemuda pemudi kelurahan. Kebetulan kalalu dari kami Putri dan Agung yang menyanyi diiringi piano dan guitar sedangkan dari para pemuda akan menyanyi dangdut Dan menampilkan drama melayu. Semua sudah dipersiapkan dengan baok.
Sampailah pada malam perpisahan....acara pertama pembukaan lalu sambutan- sambutan kemudian menginjak ke acara hiburan.
Putri mendapat giliran pertama menyanyi...Dia menyanyikan lagu tempo dulu" Kemesraan"
Suatu hari
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang ombak dilautan yang kian menepi
Burung camar terbang
Bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita
Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta
Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu
Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Idwngku kenang selalu
Hatiku damai
Jiwaku tentram di samping mu
Hatiku damai
Jiwa ku tentram
Bersamamu
Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta
Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu
Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
__ADS_1
Inginku kenang selalu
Hatiku damai
Jiwaku tentram di samping mu
Hatiku damai
Jiwa ku tentram
Bersamamu
Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Inginku kenang selalu
Hatiku damai
Jiwaku tentram di samping mu
Hatiku damai
Jiwa ku tentram
Bersamamu
" yang musiknya agak sedikit diubah jadi semua terpukau oleh suara merdu PUTRI...pembawa acaranya berkata" Suara nya Cantik secantik penyanyinya" katanya.
Lalu dilanjutkan dengan lagu dangdut dari pemuda kelurahan " Pertemuan"
Wanita:
Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan
Pertemuan yang kudambakan ternyata bukan khayalan
Pria:
Kebahagiaan yang hilang kini kembali lagi
Duet:
Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan
Pertemuan yang kudambakan ternyata bukan khayalan
Wanita:
Rindu yang selama ini sudah membeku
Pria:
Mencair diterpa cinta dalam senandung
Wanita:
Cinta yang selama ini sudah menggunung
Pria:
Tercurah sudah penuh dengan kemesraan
Wanita:
Tak ingin lagi berpisah
Pria:
Cukup sekali berpisah
Wanita:
__ADS_1
Tak ingin lagi merana
Pria:
Cukup sekali merana
kemudian lanjut lagi Agung menyanyikan lagu Slank " Terlalu Mani's"
Kuambil gitar dan mulai kumainkan
Lagu lama yang biasa kita nyanyikan
Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap
Hanya ingatan yang ada di kepala
Hari berganti angin tetap berhembus
Cuaca berubah daun-daun tetap tumbuh
Kata hatikupun tak pernah berubah
Berjalan dengan apa adanya
Di malam yang dingin dan gelap sepi
Benakku melayang pada kisah kita
Terlalu manis untuk dilupakan
Kenangan yang indah bersamamu tinggalah mimpi
Terlalu manis untuk dilupakan
Kalau memang kita tak saling takkan terjadi diantara kita
Semua penonton riuh bertepuk tangan.....
Selanjutnya dilanjutka dengan lagu dangdut yang dinyanyi lagi oleh pemuda kelurahan
" Kerinduan"
Wanita:
Betapa hati rindu pada dirimu, duhai kekasihku
Segeralah kembali pada diriku, duhai kekasihku
Pria:
Aku juga rindu lincah manja sikapmu
Aku sudah rindu kasih sayang darimu
Duet:
Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu
Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu
Wanita:
Gelisah, hati gelisah, sejak kepergianmu
Tak sabar, hati tak sabar, menanti kedatanganmu
Pria:
Tenangkanlah hatimu, jangan gelisah
Aku tahu kau menanti
Sabarkanlah hatimu, sabarlah sayang
Aku segera kembali
__ADS_1
Acara perpisahan pun berakhir kami bersalaman dan menyampaikan selamat tinggal kepada seluruh warga Dan staff desa.
Ada semburat kesedihan di wajah Putri dan Pak Lurah karena harus berpisah jarak.