Lurahku Cintaku

Lurahku Cintaku
Nasi Kuning yang lezat....


__ADS_3

udara pagi yang Segar..kami pun berangkat jalan - jalan beriringan dua - dua.


aku dengan Lina


Luna dengan bayu


dewa dengan ngurah


agung dengan Mira


wayan dengan Dayu


paling depan Luna dan Bayu Karena bayu udah mengetahui daerah ini yang lain menyusul di belakang.


sepanjang jalan banyak yang menyapa kami dengan senyuman...kami beri salam dan mereka menjawab.


sampailah kami di gedung kelurahan yang udah berbeda lokasinya dari waktu aku tinggal disini, bangunannya lebih besar Dan lantai 2.


kami melihat lihat dan tak lama kemudian bayu datang dengan seorang bapak- bapak.


kenalin ini pak sapari dia yang bertanggungjawab untuk kebersihan dan kebun disini..jelas bayu


kami pun menyalaminya satu persatu.

__ADS_1


wah yang cowok ganteng- ganteng dan yang cewek cantik- Cantik tar pak Lurah bisa naksir nih..goda pak sapari


Emang pak lurah Mata keranjang ya pak...tanya Luna polos


Hahaha boro - boro mata keranjang nikah aja belum neng...emang nak bayu gak cerita kalau pak lurahnya masih muda dan bujangan..tanya pak sapari sambil melirik ke bayu


wah kalau dibilangin yang cewek pada siap siap pak...bawa dandanan yang oke..Sela bayu


Emang kami suka menggoda cowok...sorry ya bayu tanpa digoda yang ngantri banyak..balas Dayu dengan PD nya


iya iya aku tau kalian semua gadis - gadis idola makanya kami takut kalian jadi idola disini...puji bayu


Udah pak kami pamit dulu ..Luna langsung menyela...kita udah ditunggu Tante Maya lho


wah kalian diundang makan ya sama bu Maya...oh ya yang mana keponakannya pak rudi..Tanya pak sapari.


waduh emang Cantik....apalagi keturunan anak Loloan..pak sapari membanggakan Loloan.


Ah bisa aja bapak ini...semua juga Cantik...udah kami ke Tante Maya dulu pak tadi janjian jam 07.00...permisi pak..Assalamualaikum .pak..pamit kami diwakili Putri


waalaikumsalam...ya silahkan..jawab pak sapari.


Kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah Om rudi dan Tante Maya.

__ADS_1


Sampailah kami di depan rumahnya..aku kaget ternyata bagian depan rumah Om dan Tante telah berubah menjadi rumah makan yang cukup besar.


Rumah Makan " El Sifa" namanya.


Tante Maya melihat kedatangan kami buru- buru menghampiri dan mempersilahkan kami masuk dan duduk.


Ayo pesan makan apa tinggal kalian pilih...jangan malu- malu anggap rumah sendiri..makan yang kenyang jangan takut gendut ya..goda Tante


kami pun memilih makanan kesukaan masing- masing..rata- rata memesan nasi Kuning dengan lauk yang berbeda.


Nasi kuningnya mantap sekali Tante..PUTRI suka sekali kataku


emang ini resep rahasia nenek...makanan favoritmu...jelas Tante Maya.


Aku emang suka sekali nasi Kuning masakan nenek..tapi sejak nenek meninggal baru kali ini aku merasakan nasi Kuning yang lezat. tanpa malu- malu aku nambah satu piring lagi Dan ternyata temen - temen juga pada suka.


Udah besok makannya disini terus..gak usah masak..gimana pak ketua ....usul dewa ke bayu.


Wah keenakan kalian nanti kita kan mau belajar juga...jelas bayu.


Siap pak Ketua...hanya usul aja...sapa tau diterima goda dewa sambil main mata ke bayu.


Semua tersenyum melihatnya.

__ADS_1


setelah makan kami pulang Dan siap- siap untuk besok.


Siapa ya pak lurahnya...ganteng gak..namanya siapa...lupa nanya??


__ADS_2