Mafia Mencari Cinta

Mafia Mencari Cinta
92.pertarungan seimbang.


__ADS_3

kukuruyuk


kukuruyuk


kukuruyuk......


pagi yg cerah di rumah Joni.


dia telah terbangun dan menunggu kedatangan Prakoso.


tak perlu waktu lama Prakoso pun datang dengan belasan anak buah nya.


sekarang juga kita ketempat lelaki itu...


ucap Prakoso pada Joni.


apa tuan tidak mau masuk rumah saya dulu untuk minum teh....


ucap Joni berbasa basi.


tak perlu....


ayo cepat atau kubatalkan semua nya.


Joni pun bergegas masuk kedalam mobil nya dan melaju menuju rumah Aisyah untuk membuat perhitungan dengan Ari.


Joni begitu optimis dg membawa Prakoso.


biarpun Prakoso sudah tua tapi kehebatan dan tenaga nya sangat lah kuat.


dan sampai detik ini belum pernah ada yg menandingi nya.


.


.


.


.


sampai lah kini rombongan Joni dan Prakoso di perkampungan dimana Aisyah tinggal.


.


.


sementara itu dirumah Aisyah.....


ketiga penghuni rumah itu baru saja menyelesaikan sarapan nya.


mereka pun berbincang-bincang..


nak Ari .... Aisyah.....


apa benar kalian mau berangkat ke Jakarta hari ini????


iya Bu... jawab Aisyah.


Aisyah udah janji sama bos Aisyah Bu.


lalu jam berapa kalian berangkat???


paling sebentar lagi Bu... ucap Ari.


ya sudah kalian yg penting hati hati dijalan.


ga perlu ngebut ngebut.


yang penting selamat sampai tujuan.


iya Bu sahut Ari dan Aisyah secara bersamaan.


duuuh nak Ari sama Aisyah kok kompak sih jawab nya bisa bersamaan.


pipi Aisyah pun memerah saat ibu nya meledek nya.


ih ibu apaan sih...


kebetulan aja Bu kita jawab nya bareng...


ucap Aisyah....


tapi kenapa pipi kamu jadi merah Aisyah???


tanya Bu umi lagi .... dan itu membuat Aisyah makin kelimpungan bingung untuk menjawab apa.


dan seketika itu datanglah rombongan Joni dan Prakoso...


mereka yg duduk di ruang tamu tanpa menutup pintu pun melihat rombongan itu.


Ari pun segera keluar dan menghampiri mereka.


berhenti ucap Ari.....


saya harap jangan disini....


Ari sudah tau apa maksud Joni yg tak lain ingin membuat perhitungan.


diam kamu!!!!


bentak Joni pada Ari.


dan Prakoso pun maju.


apa yg kamu mau anak muda????


kau mau bertarung dimana???

__ADS_1


Ari pun berjalan dan di ikuti Prakoso dan yg lain nya.


Ari menemukan tempat yg lapang dia pun berhenti.


tanpa Ari sadari ternyata Bu umi dan Aisyah pun mengikuti mereka.


Prakoso tak langsung turun tangan.


karena ingin tau apakah benar lawan nya kali ini memang tangguh atau hanya bualan Joni saja.


Joni...!!!!


panggil Prakoso pada Joni.


kamu lihat...


jika 4 murid ku bisa mengalahkan lelaki itu berarti kau telah membuang waktu ku.


dan kau pasti akan ku bunuh.!!!!


Joni pun gemetaran dg gertakan Prakoso.


Prakoso pun menyuruh 4 murid terbaik nya untuk menyerang Ari.


Ari melihat kuda kuda lawan nya dan merasa tak asing dengan gerakan itu.


namun Ari abaikan dan dia fokus untuk siap menghindar ataupun menangkis dan jika ada kesempatan akan menyerang nya.


mereka berempat maju menyerang Ari.


Ari kualahan dan hanya bisa mundur dan menangkis.


dan Ari pun melompati mereka dan kini Ari ada dibelakang mereka.


Ari pun langsung membalas serangan.


buk buk buk


satu lawan Ari pun terjatuh twewew....


Ari pun langsung menggunakan tendangan berputar nya dan 3 lawan nya itu pun tersungkur setelah tendangan itu mendarat di pipi mereka.


mereka pun langsung bangkit dan hendak menyerang Ari...


namun dihentikan oleh Prakoso....


cukup.....


kalian mundur...


Prakoso pun maju.


hei anak muda kau belajar bela diri dimana?


Prakoso curiga dengan setiap gerakan Ari.


Prakoso mengenali setiap gerakan silat Ari.


istirahatlah dirumah


simpan tenaga mu untuk melanjutkan hidupmu.


Ari bukan nya menjawab malah menyulut emosi Prakoso.


Prakoso pun langsung menyerang Ari.


serangan Prakoso ditangkis oleh Ari namun power yg begitu besar hingga Ari pun terjatuh.


gila ini orang tua....


udah tua tapi tenaga nya besar juga.


ucap Ari dalam benak nya sambil menatap mata Prakoso...


ari pun memasang kuda kuda dan mengumpulkan semua energi nya dalam tangan nya...


Ari pun menyerang Prakoso.


Prakoso menangkis namun tetap saja Prakoso jatuh karena pukulan Ari dg seluruh kekuatan nya terfokus di tangan nya.


hahahahahaha Prakoso pun tertawa setelah terbangun dari jatuh nya.


kau terlalu terburu buru mengeluarkan tenaga dalam mu anak muda.


bukan kah kau lebih dulu yg menggunakan tenaga dalam.


ucap Ari....


Ari pun menyerang Prakoso dg jurus jurus nya.


dari jurus satu sampai 9 semua dapat dengan mudah ditepis oleh Prakoso.


seakan Prakoso sudah tau langkah apa yg akan diambil Ari.


kini Ari yg diserang Prakoso.


Ari pun membaca setiap gerakan Prakoso dan menangkis setiap serangan Prakoso.


mereka bertarung berjam jam.


sampai para anak buah Joni dan Prakoso pun merasa jenuh karena tak terlihat tanda tanda salah satu diantara nya akan kalah.


beda dg Joni yg tetap antusias berharap Prakoso dapat mengalahkan Ari.


Aisyah dan ibu nya yg sedari tadi hanya mengintip pertarungan itu pun keluar setelah dilihat nya Ari terdesak.


beradu pukulan jual beli serangan masih terjadi antara Ari dan Prakoso.

__ADS_1


hingga Prakoso merentangkan tangan nya dan mengangkat nya keatas lalu menyatukan kedua tangan nya dan wush.....


Prakoso mengeluarkan jurus pukulan jarak jauh nya Ari pun terkena pukulan jarak jauh itu.


dan dari mulut nya mengeluarkan darah.


di usapnya dg punggung tangan nya.


dan Ari melihat darah nya sendiri.


seketika itu Ari menjadi lebih beringas.


Ari pun melompat dan langsung menyerang Prakoso.


dia tak ada kesempatan untuk mengeluarkan pukulan jarak jauh nya lagi.


Prakoso terdesak mundur....


hingga Ahir nya jarak antara Prakoso dan Ari sekitar 8 meter.


mereka saling beradu tatapan dengan tajam.


Ari dan Prakoso pun saling maju dan melompat...


Tuing Tuing Tuing....


mereka pun bertemu di udara.


Prakoso memukul kan pukulan nya tepat mengenai dada kiri Ari dan Ari memukulkan pukulan nya mengenai ulu hati Prakoso.


mereka berdua pun saling terpental gubraaaaak...


Ari terseret ditanah sebelum tubuh nya membentur pohon yg ada disitu.


sama hal nya Prakoso yg terseret dan Ahir nya tubuh Prakoso pun membentur batu bruk twewew.......


mereka berdua pun terbatuk...


uhuk uhuk dan mengeluarkan darah.


bang Ari.....


Aisyah pun memanggil Ari.


Ari melihat Aisyah dan tersenyum.


Aisyah yg hendak mendekati nya namun Ari melarang nya .


Aisyah pun berhenti.


dan seketika Ari bangun selah mendapatkan power yg baru setelah melihat Aisyah.


Prakoso pun bangkit kembali.


namun uhuk uhuk kembali lagi dia memuntahkan darah.


anak muda kamu jangan senang dulu.


kau pun terluka sama seperti ku.


dan seketika itu Ari pun terbatuk uhuk... dan menyemburkan darah segar.


seketika itu Ari mendengar suara dalam telinga nya.


Ari ...


kamu Takan bisa mengalahkan nya.


kecuali dengan pedang mu.


suara yg mirip dengan suara guru nya.


pak tua.....


sudah lah istirahat saja lah di rumah.


ucap Ari....


aku memang saat ini tak bisa mengalahkan mu... tapi kau juga Takan pernah bisa mengalahkan ku.


namun saya bisa mengalahkan mu jika aku memegang pedang ku..


.


.


.


.


.


Prakoso pun berbicara pada semua orang yg ada disitu termasuk Joni.


siapapun tak boleh ada yg menyentuh atau melukai lelaki itu.


ucap Prakoso sambil menunjuk Ari.


jika ada yg berani menyerang nya maka akan kubunuh.


anak itu hanya aku yg berhak membunuh nya.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2