Mafia Mencari Cinta

Mafia Mencari Cinta
96.menikah


__ADS_3

Ari dan Prakoso kini menuju lokasi dengan 2 anak buah Joni.


anak buah Prakoso pun ikut membuntuti.


mereka semua menuju lokasi.


.


.


.


. sementara itu Dudung dan Maman berpura pura ikut mencari.


dan saat mereka hanya berdua mereka pun berbincang mengatur segala rencana.


dung....


semoga aja hari ini kita lolos.


semoga aja mereka tak menemukan gadis itu.


iya man....


rencana selanjutnya apa man???


nanti malam dung....


nanti malam kita habisi dia dan membuang nya ke jurang.


selesai sudah...


.


.


.


rombongan Ari kini telah sampai di lokasi.


dan bertemu ketua dari anak buah Joni.


anak buah Joni ketakutan melihat kedatangan Prakoso.


Prakoso yg emosi pun memukul ketua rombongan anak buah Joni.


dia pun terjatuh.


ketika Prakoso akan menghabisi nya ... Ari pun mencegah nya.


hei....dimana tempatnya kalian menyekap Aisyah??


pria itu pun menjawab...


di rumah kayu tuan...


antarkan kami...


Ari dan Prakoso pun diantar ke rumah kayu


Ari melihat lihat situasi.


melihat lihat di ruangan dimana Aisyah tadi disekap.


Ari seperti mencari sesuatu.


Ari tak menemukan nya.


Ari pun menyuruh ketua anak buah Joni untuk memanggil semua bawahanya yg sedang mencari Aisyah.


tak sampai setengah jam mereka pun semua sudah terkumpul.


Ari pun mulai bertanya...


siapa saja yg tadi pagi menculik Aisyah???


mereka pun maju.


ada sekitar 8 orang.


siapa yg tadi pagi mengikat gadis itu di bangku ini??


satu orang pun mengakui.


saya yg mengikat tuan.


dan yg lain megangin.


apa kau yakin telah mengikat nya dengan kuat???


iya tuan.


tak mungkin dia bisa lolos.


apa kalian menyumpal mulut gadis itu.


tidak tuan...


kami hanya melakban nya.


Ari pun terdiam sejenak.


Ari melanjutkan pertanyaan nya.


siapa yg menjaga gadis itu....


saya tuan....


Dudung dan Maman menjawab bersamaan.


Ari pun menghampiri Prakoso...


pak Prakoso...


mereka berdua lah yg telah menyembunyikan Aisyah...


mendengar perkataan dari Ari...


Prakoso pun mengeluarkan pedang nya


Ari mencegah nya.


jangan buru buru pak Prakoso.


Prakoso pun maju.


dan menanyakan langsung pada Dudung dan Maman.


dimana kalian sembunyikan gadis itu.


tidak tau tuan.....


saya tidak menyembunyikan nya.


Prakoso pun mengeluarkan pedang nya.


Dudung pun gemetaran...


Ari pun mengambil pedang pak Prakoso.


dan menghampiri Dudung...


kamu tau...


jika gadis itu bisa lepas dari ikatan di bangku ini apa yg paling utama dia lakuin???


Dudung pun geleng geleng tanda tak tahu.


1.dia akan melepas penutup mulut nya.


2.dia akan kembali menuju ke rumah atau ke kampung untuk minta pertolongan bahkan mungkin saja lapor polisi.


tapi lihat lah sekarang.


lakban penutup mulut tak ada di ruangan ini.


di sekitar sini pun tak ada.


gadis itu pun tak pulang ke rumah.


sebaiknya kamu katakan saja....


atau pedang ini akan memotong satu persatu jari jari mu.


lalu memotong tangan mu .....


lalu.......


maaf tuan maaf...


ampun tuan...


Dudung yg gemetaran pun mengakui dan menunjukan lokasi Aisyah berada.


gadis itu kami sembunyikan di hutan itu.


dia ada di dalam gua.


Ari pun melemparkan pedang itu pada pak Prakoso.


Ari langsung bergegas menuju hutan itu untuk mencari Aisyah yg ada didalam gua itu.


sementara itu pak Prakoso yg menangkap pedang itu pun langsung mengayunkan pedang nya wush....


srek sreeekkkk....kkkk...


kepala Dudung dan Maman pun terjatuh ke bawah.


dan mereka berdua tewas seketika.


semua orang yg ada disitu dalam komando Ari.


ayo temukan gua itu.


dan selamat kan gadis itu.


jika sampai ada apa2 dengan gadis itu.


kupastikan kalian semua akan mati sangat menderita.


mereka pun berhamburan ke dalam hutan.

__ADS_1


tak sampai 3 jam pencarian Ahir nya Aisyah telah ditemukan.


Ari menggendong tubuh Aisyah yg kondisi nya sangat lemah.


.


.


.


hari pun mulai gelap.


kabut mulai menutupi pandangan.


hawa dingin pun menyeruak.


Ari terus berjalan menuju rumah Aisyah.


semua telah berkumpul.


Prakoso menyuruh seluruh anak buah nya pulang.


sedangkan anak buah Joni disuruh membawa mayat Joni kepada istri istri nya untuk dimakamkan.


semua telah pergi.


kini hanya tinggal Prakoso Ari Bu umi dan Aisyah.


Prakoso begitu bahagia bisa bertemu Ari.


bisa bertanya-tanya tentang Bejo walopun Bejo telah tiada.


baginya Ari bisa sedikit mengobati rindu nya pada Bejo.


.


.


.


.


.


.


malam semakin larut.


mereka pun semua istirahat.


zzz zzz zzzzzz


.


.


.


.


.


.


..... kukuruyuk


kukuruyuk


kukuruyuk......


.


.


pagi telah datang.


Bu umi telah selesai dengan dapur nya.


Aisyah pun telah siuman....


Aisyah pun di beri jamu oleh Bu umi.


agar lebih cepat fit.


sedangkan Ari dan Prakoso masih tertidur di bangku nya masing-masing sambil duduk.


ternyata mereka semalam ngobrol sampai tertidur.


Bu umi pun membawa 2 cangkir kopi.


dan meletakan nya di meja.


lalu Bu umi pun membangunkan mereka berdua.


.


.


.


.


.


.


.


sesekali mereka sambil ngobrol.


Ari pun tanpa canggung lagi menyuapi sarapan Aisyah....


Prakoso yg melihat pun Ahir nya nyeletuk...


Bu umi....


panggil Prakoso....


sebaik nya mereka dinikahkan Bu.


tidak baik lelaki dan perempuan yg sudah sama sama dewasa terlalu dekat.


kecuali ada ikatan pernikahan.


Aisyah yg sedaang menelan bubur nya pun terbatuk...


uhuk...


Bu umi pun menyahuti ucapan pak Prakoso.


iya ya pak Prakoso.


tapi kalo saya mah terserah sama yg mau menjalani pak.


ya udah Bu umi tenang saja.


nanti anak buah saya yang siapkan semua nya.


pokok nya begitu putri ibu keadaannya udah sehat kita langsung nikahkan mereka.


loh gak bisa gitu dong paman....


ucap Ari pada Prakoso.


nikah itu butuh perencanaan yang matang.


Aisyah pun ikut bicara.


saya juga masih harus bayar hutang 50 juta lagi sama keluarga pak Joni.


pokoknya nanti aja.


kalo saya udah lunasin semua.


saya ga mau bang Ari menanggung beban dari saya.


oke hari ini saya mau pulang ke rumah saya...


ucap pak Prakoso.


tapi besok saya akan kesini lagi.


saya permisi dulu yah ....


.


.


.


.


.


Prakoso pun pergi.


dia mencari uang 50juta.


dan dengan mudah kini di tangan Prakoso telah ada 50 juta.


entah dia nggarong ataupun merampok atau meminta pada anak buah nya.


tak mungkin itu yang simpanan nya.


karena memang Prakoso tak suka menumpuk harta.


.


.


.


.


pagi yg dijanjikan Prakoso pun datang.


pagi itu Prakoso sudah berada didalam rumah Bu umi.


Bu umi...


apakah Aisyah udah baikan???

__ADS_1


tanya pak Prakoso...


udah pak...


dia udah sehat.


bisa panggilkan dia Bu.


.


.


.


Aisyah kamu dipanggil pak Prakoso...


Aisyah pun ke ruang tamu.


.


.


.


ada apa pak panggil Aisyah???


tolong bikin kan saya kopi hitam 2 cangkir.


yg satu buat saya dan yg satu buat Ari.


Ari pun heran dg apa yg dilakukan Prakoso.


Aisyah pun datang dg 2 cangkir kopi.


.


.


.


Ari kembali ngobrol dg Prakoso.


diseruput nya kopi itu dan sungguh nikmat sekali.


.


.


.


Aisyah dan Bu umi pun telah siap dimeja itu untuk sarapan bersama.


.


.


. mereka pun sarapan bersama seperti hari kemarin.


.


.....


.


selesai sarapan pak Prakoso angkat bicara.


hari ini saya merasakan kopi yg sangat nikmat sekali.


saya yg memesan nya dan saya yang akan membayar nya.


Prakoso mengeluarkan tas nya.


dan mengeluarkan uang sebanyak 50jt.


ini untuk bayar kopi yang kamu buat.


ucap Prakoso pada Aisyah.


kau tak boleh menolaknya.


dan hari ini saya datang dengan anak buah saya.


mari kita ke kediaman Joni untuk menyelesaikan hutang piutang kamu.


dan setelah itu kita ke KUA


tak boleh ada yg menolak.


saya Prakoso


pantang permintaan nya ditolak.


ucap Prakoso dengan memasang wajah garang.


padahal hanya akting.


.


.


.


.


mereka berempat pun keluar dari rumah itu menuju kediaman Joni dan menyelesaikan semua urusan.


Ari dan Aisyah pun dibawa ke kota untuk masuk salon.


mereka berdua pun di rias layak nya pengantin yg akan menghadapi penghulu.


rias kini sudah selesai.


mereka menuju KUA.


di kua ternyata ada syarat ketentuan diluar mahar nikah.


harus ada surat ijin ini dan itu.


namun kembali pak Prakoso pun memaksa.


dan mengatakan diri nya adalah Prakoso.


seketika penghulu dan pegawai yg ada di kua itu pun menuruti semua kemauan Prakoso.


ya....


untuk daerah di situ nama Prakoso sudah tak asing lagi.


bahkan polisi pun sudah enggan berhubungan dg Prakoso.


.


.


.


.


dan dalam ruangan dimana Aisyah akan dinikahkan ternyata dibelakang nya telah berkumpul anak buah Prakoso yg siap berteriak kata SAH saat ucap ijab kabul dilakukan.


.


.


.


saudara Ari Lesmana...


saya nikahkan dan kawin kan sodara dengan ratu Aisyah....


dengan mas kawin cincin emas 5gram dibayar TUNAI...


Ari pun mengucapkan kalimat sakral nya.


.


.


.


.


saya terima nikah dan kawin nya ratu Aisyah untuk saya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.


.


.


sah...


tanya penghulu kepada saksi....


dan serentak anak buah Prakoso pun semua berteriak bersama.


SAH.....


.


.


.


.


.


kini mereka telah resmi jadi suami istri.....


.


.


.


.


.


pengen buru buru selesai pemirsah.


author nya udah mulai oleng nih

__ADS_1


tinggal 3 episode lagih


__ADS_2