
di tempat Joni kini ada pesta minum minum.
mereka adalah anak buah Joni yg berhasil menyingkirkan Ari.
mereka merayakan yg dianggap mereka sebuah kemenangan.
disisi lain Ari yg terjun bebas kedalam jurang dan mendarat tepat di pinggir sungai kini masih pingsan.
mereka menganggap Ari telah mati.
namun kenyataan nya Ari hanya pingsan saja.
pukulan pukulan dengan kayu dan balok tak menambah luka Ari.
bahkan tiap benturan saat dia dijatuhkan kedalam jurang itu tak membuat luka pada diri Ari.
hanya saja pukulan dari Prakoso yg mengenai dada nya yg membuat nya luka dalam dan membuat dirinya lemah.
Ari tersadar ke esokan hari nya saat sinar matahari menyinari wajah nya.
Ari pun merasakan tubuh nya sangat berat untuk di gerakan.
Ari yg terkapar di pinggir sungai pun meraih air sungai dengan telapak tangan nya dan meminum nya.
Ari lebih sedikit memiliki tenaga untuk duduk.
Ari melihat se ekor ular yg mendekati nya.
Ari pun mengambil potongan kayu yg ada didekatnya dan memukul mukul kepala ular itu dengan kayu nya.
seketika itu terdengar suara di telinga Ari.
seperti suara gurunya.
belah lah ular itu.
ambil empedu nya.
telan lah agar luka luka mu dan tenaga mu lebih cepat pulih.
Ari yg terdiam saat mendengar kalimat itu pun berucap...
pak Bejo....
ya suara itu mirip dengan suara pak Bejo.
suara itu juga yg Ari dengar saat Ari bertarung dengan Prakoso.
.
.
.
.
.
sementara di kediaman Prakoso ....
Prakoso mulai membaik.
dia mengobati luka dalam nya dengan ramuan2 dari tanaman yg ada dilereng gunung macan.
hari pun berganti...
waktu terus berlalu..
hingga kini sudah 10 hari sejak pertarungan itu.
Prakoso pun kondisi nya sudah fit kembali.
Prakoso pun menyuruh anak buah nya menghubungi Joni untuk menyiapkan bayaran nya karena besok Prakoso berniat untuk membunuh Ari dengan pedang buatan nya.
Prakoso memiliki pedang yg ia buat sendiri.
dia membuat 2.
dan kedua nya sangat mirip dengan pedang milik pak Bejo guru Ari.
2 pedang pak Bejo kini telah di wariskan kepada 2 murid nya.
yaitu Ari dan Adam.
dalam hati Prakoso bergumam...
anak muda ....
siapa kamu sebenarnya...
kenapa semua gerakan mu mirip dengan kakak seperguruan ku.
mas Bejo kamu dimana?
aq merindukan mu kak.....
.
.
.
cerita tentang Bejo dan Prakoso.
mereka berdua adalah saudara seperguruan.
Bejo lebih tua dari Prakoso.
mereka berdua mendalami dan mempelajari semua ilmu Kanuragan nya di sebuah pulau dimana mereka berdua terdampar.
Bejo dan Prakoso adalah nelayan yg kapal nya menabrak karang dan kapal nya pun karam dilautan.
namun Bejo dan Prakoso selamat dengan berpegangan pada derigen kosong.
mereka berdua berpegangan pada satu dirigen
mereka pun terombang ambing oleh ombak besar yg ada.
mereka pun terbawa arus laut dan mendaparkan kedua tubuh itu di pinggir pantai.
mereka terdampar disebuah pulau.
yg dimana di pulau itu mereka berdua menemukan guru beladiri.
mereka berdua pun belajar bersama pada seorang guru yg bernama Seto.
mereka berdua lulus dengan semua yg diajarkan Seto.
bahkan Prakoso lulus tapa karang.
dia bersila diatas karang untuk waktu yg lama.
sehingga membuat tubuh nya sekuat karang.
namun Prakoso adalah orang yg sangat pemarah.
dia tak mampu mengendalikan emosi nya.
mungkin karena dia masih muda ataupun memang sudah bawaan nya.
sedangkan Bejo orang yg sangat dewasa dan bijaksana.
namun pernah tejadi perselisihan kedua nya saat guru mereka masih hidup.
guru Seto memberikan 2 pedang nya pada Ari.
.
.
.
Bejo ...
Prakoso....
ucap Seto....
kalian harus keluar dari pulau ini.
dan kalian harus hidup normal layak nya yg lain nya.
__ADS_1
dan ini pedang kamu bawa semua Bejo....
jangan berikan salah satu nya pada Prakoso sebelum umur Prakoso 25 tahun.
Prakoso masih labil dalam emosi nya.
yg saya takutkan Prakoso akan menyerang mu dengan pedang itu jika kau berikan pada Prakoso.
tak ada yg dapat menembus kulit kalian.
kecuali 2 pedang itu.
setelah mengucapkan kalimat itu seto pun pergi ke gubuk nya.
Prakoso pun menggerutui guru nya dihadapan Bejo.
guru tidak adil.
guru tidak bijaksana.
dll.
semua kata2 umpatan keluar dari mulut Prakoso.
Bejo pun tersulut emosi nya
dan memarahi Prakoso.
namun Prakoso makin marah dan malah menyerang Bejo.
terjadilah perkelahian.
Prakoso lebih kuat dari Bejo.
namun Bejo memiliki gerakan yg lebih cepat.
mereka bertarung tak ada yg kalah ataupun menang.
Prakoso mengeluarkan jurus andalan nya...
pukulan jarak jauh.
dan Bejo pun sedikit terluka.
Bejo pun mengeluarkan 2 pedang dari gurunya.
Bejo pun menyerang dengan cepat.
Bejo pun menyayat pipi Prakoso yg terkena ujung pedang nya.
dan sabetan pedang ditangan kirinya berhasil membuat dada Prakoso terluka.
Bejo pun menghentikan serangan nya dan menggendong adik seperguruan nya yg sedang dalam kondisi lemah itu ke gubuk dimana gurunya berada.
ternyata guru Seto telah meninggal dunia.
mereka pun menguburkan jenazahnya.
dan setelah kondisi Prakoso dan Bejo membaik mereka pun memutuskan untuk keluar dari pulau itu.
mereka merakit bambu dg tali akar.
namun dalam perjalanan nya mereka di terjang ombak.
dan tali rakit pun putus karena tergores karang.
mereka pun terpisah sejak saat kejadian itu.
.
.
.
.
.
Bejo yg merindukan kakak seperguruan nya membikin 2 pedang yg sangat mirip dengan yg dipegang Bejo.
Prakoso mencari Bejo namun tak pernah ketemu.
seorang pemuda yg memiliki gerakan silat yg sama persis dengan Bejo.
Prakoso sedikit berharap anak muda itu murid Bejo.
jika benar itu murid Bejo berati dia berhasil menurunkan ilmu nya.
bahkan anak muda itu sangat kuat dan tangguh.
gumam Prakoso dalam hati nya.
.
.
.
sementara itu ditempat Joni.
Joni menyuruh anak buah nya untuk menculik Aisyah...
sebagai ancaman kepada ibu nya untuk tidak mengatakan jika Ari telah ada yg menculik sebelum nya saat Prakoso datang.
.
.
.
sementara itu ditempat Aisyah kini kedatangan anak buah Joni yg membawa paksa Aisyah.
dan berkata pada ibu umi...
hei nenek tua...
jika nanti bos Joni dan Prakoso datang kau katakan jika pemuda dan anak gadis mu telah ke Jakarta lagi.
jika kau tak menuruti ucapan ku maka ku pastikan anak gadis mu ini mati menderita!!!!
Bu umi yg ketakutan pun mengiyakan saja.
.
.
.
pagi pun telah datang.
Prakoso telah berada di rumah Joni dan hendak meluncur ke rumah Aisyah untuk pertarungan kedua kali nya.
kini Prakoso membawa 2 pedang nya.
yg niat nya untuk memberikan pada Ari satu agar mereka bertarung dengan senjata.
.
.
.
.
kini rombongan Prakoso dan Joni telah sampai dirumah Aisyah.
anak buah Joni mengetuk pintu rumah itu.
Bu umi pun keluar.
Prakoso langsung maju dan menanyakan keberadaan Ari...
maaf Bu jika kedatangan kami mengganggu mu.
ucap Prakoso...
dimana anak muda itu???
Bu umi hanya diam tak menjawab...
Prakoso pun mengulangi pertanyaan nya dengan keras....
__ADS_1
dimana anak muda itu!!!!!!????
ddddia telah berangkat ke Jakarta bersama dengan putri saya tuan.....
jawab Bu umi sambil terbata bata.
Prakoso pun terdiam kecewa.
dia Ahir nya berteriak ....
haaaaaaaaaaa hari ini kamu selamat anak muda...
dan seketika itu Ari pun muncul dari belakang rombongan itu....
hei pak tua....
apa kau mencari ku???
ucap Ari.
bibir Bu umi pun berucap...
nak Ari...
Joni pun mulai ketakutan melihat Ari yg masih hidup.
yg Joni takutkan adalah Prakoso tahu jika Joni telah menyerang Ari saat Ari lemah.
.
.
.
bagus lah kau muncul anak muda...
ucap Prakoso.
Ari pun menghampiri Prakoso.
dan mengatakan...
kita selesaikan semuanya hari ini.
.
.
.
Prakoso pun melemparkan satu pedang nya ke arah Ari.
dan berkata...
gunakan pedang itu.
kita bertarung dengan senjata.
.
.
.
Ari menangkap pedang itu dan menarik nya dari selongsong nya
Ari terdiam saat melihat pedang itu.
karena pedang itu bentuk nya sama persis dengan milik nya yg kini ada di markas Garuda.
Ari pun mencium pedang itu.
dan menggoreskan di telapak tangan kirinya.
hahahaha Ari pun tertawa...
pedang ini palsu pak tua.
pedang ini aroma nya beda dari yg asli.
dan pedang ini tak bisa menggores kulitku.
hei anak muda...
sebenarnya kau siapa???
tanya Prakoso.
Ari pun tak menjawab nya malah mengatai Prakoso...
hei pak tua...
jika sudah tua istirahat lah saja dirumah.
kau gunakan cara licik untuk membunuh ku.
kau serang aku dengan anak buah mu saat aku sedang lemah.
tak tau malu...
sudah tua tak bisa berbuat adil dan jujur.
Prakoso pun geram dan bertanya...
katakan apa yg sebenarnya...
apakah ada yg menyerang mu saat kau lemah???
udah lah pak tua.
tak perlu kau berpura pura.
Prakoso pun mendekati Bu umi...
ibu... tolong jawab jujur.
apakah ada yg menyerang anak muda itu saat dia lemah?
Bu umi pun berkata jujur.
bahwa anak buah Joni yg telah melakukan penyerangan saat Ari lemah.
dan kini putrinya juga sedang diculik anak buah Joni.
seketika itu pedang Prakoso pun keluar dari sarang nya...
dan wush.......
Prakoso melompat ke arah Joni dan menebas leher nya.
seketika itu kepala Joni lepas dari badan nya.
Joni pun tewas....
Prakoso pun bertanya pada anak buah Joni.
dimana kalian sembunyikan gadis itu???
bawa dia kemari atau kalian semua akan ku bunuh.!!!!
anak buah Joni pun berhamburan menjauh mecari keberadaan Aisyah untuk dibawa ke Prakoso.
.
.
.
.
hei anak muda.....
apakah kau mengenal Bejo???
.
.
.
.
__ADS_1