mahar ku agama mu

mahar ku agama mu
63


__ADS_3

''Ayah tau ada orang yang lagi kesal'' kata dini kepada ayah nya..


Aku tau kak kau mendengar kan ku karena kau tidak terlalu serius bermain ponsel '' isi pikiran dini. dan senyum-senyum sendiri


Ayah ibnu yang bingung pun hanya menjawab seadanya saja ...


''Siapa yang kesal nak'' Tanya ayah ibnu yang belum mengerti kemana arah tujuan pembicaraan dini.


''Ayah tau kan di ruang ini hanya kita bertiga siapa lagi kalau bukan ..'' kata dini tersenyum ke arah ayah nya serta mengedip kan sebelah mata nya


Ayah yang mulai mengerti arah pembicaraan dini pun memulai peran nya..


''Oh iya nak seperti nya ada orang yang kesal. Entah apa yang di kesal kan nya'' kata ayah ibnu yang memulai drama nya dan mengedip kan sebelah mata nya


''Iya ayah seperti nya begitu '' Kata dini melihat ke arah arkan.


''Aku tidak kesal ya'' kata arkan yang tiba-tiba menyahuti perkataan dini dan ayah ibnu nya tanpa melihat ke arah dini dan ayah ibnu nya arkan masih


berpura-pura bermain ponsel nya padahal yang di lihat nya adalah poto pernikahan nya dengan dini


''lihat lah ayah padahal aku tidak bilang siapa yang kesal. apa ayah mendengar nya'' kata dini.

__ADS_1


''Tidak nak. ayah tidak mendengar nya''kata ayah ibnu yang berpura-pura dia merasa geli dengan tingkah sendiri.


''Benar kah itu ayah kenapa bisa ayah tidak mendengar nya msuara nya saja lantang di ruang ini ''kata dini


''Mungkin ini efek dari lasia (Lanjut usia ) nak jadi pendengar ayah agak terganggu '' kata ayah ibnu .


''Mungkin kah karena itu ayah '' kata dini.


Arkan yang sudah kesal pun angkat bicara.


''Iya aku lagi kesal gara gara ayah dan putri nya tidak menjawab pertanyaan ku tadi '' kata arkan menyambar pembicaraan dini dan ayah ibnu nya. Arkan mematikan ponsel nya dan meletakkan nya di kantong celana nya


''Kau ingin bertanya apa kak'' kata dini tanpa rasa bersalah di hati nya dia sangat senang karena dia bisa mengerjai arkan.


''Selamat siang pak buk'' kata perawat dengan ramah sambil membawa nampan berisi makanan. .


''siang sus'' kata dini.


sedangkan 2 laki laki yang berada disana hanya memasang wajah datar nya..


''Seperti nya ibuk dini kondisi nya sudah membaik mungkin besok atau lusa sudah pulang '' kata perawat itu sambil memeriksa kondisi keadaan dini. .

__ADS_1


''Terimakasih '' kata dini tersenyum ke arah perawat itu.


''Jangan lupa makan siang nya ibuk dini ibuk juga harus banyak istirahat karena Ibu pasti masih lemah. '' kata perawat itu menyerah kan nampan berisi makanan untuk pasien .


Dian pun meniggalkan ruang itu.


Suasana yang dingin pun perlahan mulai hidup karena dua lelaki yang ada di kamar pasien itu mebuka pembicaraan. ..


''Ayok makan lah'' kata arkan kepada istri nya


Ayah dini yang baru menyadari dengan sosok arkan yang nampak enggak terawat sama sekali pun bertanya kepada menantu nya. .


''Arkan apa kah selama 1 minggu di rumah sakit kau tidak mandi '' kata ayah ibnu. dini yang mendengar pertanyaan ayah pun melihat ke arah arkan penampil yang acak- acakan dan baju yang lusuh dini baru menyadari nya..


''Kemana saja mereka sampai baru menyadari penampilan diri ku yang acak-acakan'' ups aku juga baru menyadari diri ku yang


acak-acakan ini . '' kata arkan pada diri nya sendiri. dia hanya pun senyum senyum sendiri karena kebodohan nya...


''Bagaimana aku mau merawat diri ku jika istri dan anak ku bertarung nyawa antara hidup dan mati '' kata arkan mencoba mencairkan suasana.


''Maaf kak''

__ADS_1


R'A


__ADS_2