
''Sungguh melelahkan menjadi seorang pengusaha '' Kata seseorang yang tiba-tiba mebuat arkan menatap nya.
''Iya sangat melelahkan tapi mau bagaimana lagi ini kewajiban ku . jika aku menutup perusahaan ini banyak orang akan menjadi pengangguran '' Kata arkan kepada dini istri nya.
''Maka dari itu aku tidak mau kuliah jurusan bisnis tapi apa daya ayah menyuruh ku untuk sekolah bagian bisnis ''' Kata dini dengan sedih.
''Begini lah jika kita hidup di tengah keluarga pengusaha kita sebagai anak akan di tekan kan untuk belajar dunia yang bahkan kita tidak menginginkan nya'' Kata arkan
''Apa kau menyesal '' Kata dini
''Tidak untuk apa aku menyesal. jika aku menyesal pun percuma '' kata arkan mulai fokus menghadap di depan leptop nya.
''Kak jika anak kita besar nanti jangan pernah paksa mereka untuk mengambil alih perusahaan ini ''Kata dini kepada arkan.
''Aku tidak akan memaksa mereka tapi aku akan mebuat mereka sadar ini lah duni mereka'' Kata arkan.
''Tapi kak jangan pernah tekan mereka itu lah ini lah .aku yakin putra putri kita akan menjadi orang yang mereka inginkan. Tanpa harus ada paksaan dari kita '' Kata Dini kepada arkan.
''Sudahlah Jangan pikir kan dulu anak kita . mereka masih kecil. ayok istirahat lah kau belum istirahat sejak ayah datang tadi'' Kata arkan. kepada istri nya.
Sedangkan arkan masih pokus melihat sesuatu di leptop nya Sampai di melupakan makanan nya.
__ADS_1
Dini yang melihat itu turun dari ranjang pasien berjalan ke arah arkan walaupun masih
tertatih-Tatih .
Arkan terkejut ketika istri nya duduk di sebelah nya.
''Apa yang kau lakukan kau masih
lemah ayok istirahat ''Arkan ingin membawak istri ke tempat tidur pasien.
Tapi Dini tidak mau dia pun membuka makanan yang di pesan arkan tadi.
Dini mengambil sendok dan menyuapkan nya ke mulut arkan. .
''Jika kau sakit siapa yang akan mengurus perusahaan mu Dan siapa yang akan mengurus kami.'' kata dini terus menyuapkan makanan ke dalam mulut arkan..
Arkan pun menerima makanan yang di suapkan istri nya..
Arkan yang ingin menanyakan sesuatu tapi di takut nini nya tidak mau menjawab pertanyaan seperti tadi.
Dini yang melihat arkan merasa ada yang aneh. dia pun bertanya kepada suami nya.
__ADS_1
''Kak apa kah ada sesuatu yang ingin kaka katakan ''Kata dini kepada suaminya.
''Hmm sebenarnya aku masih penasaran masalah tadi'' kata arkan.
''Masalah apa katakan lah kak'' kata dini
Arkan merasa ragu tapi dari pada rasa penasaran terus memenuhi otak nya lebih baik dia menyampaikan nya .
''Sebenar aku masih penasaran kenapa ayah mau mencium lantai .ini kan kotor '' kata arkan kepada dini .
Dini yang mendengar pun tertawa.
''Ha.ha.ha''
Ini lah yang arkan takut kan bukan nya mendapatkan jawaban malah di tertawa kan istri nya.
Dini yang melihat perubahan di muka suami nya pun menutup mulut agar tidak tertawa lagi ..
''Ups maaf kak. jika aku membuat kaka kesal'' kata dini. sebenernya dia ingin tertawa lagi karena melihat perubahan di raut wajah suami nya pun menghentikan tawa nya...
Arkan yang merasa kesal pun tidak memperdulikan istri nya dia pun kembali mempokuskan melihat leptop nya. .
__ADS_1
''Kak jangan diam begini ''
R'A😍