
Tut..tut..tut.
Panggilan terputus.
"Kenapa ayah mematikan ponsel nya secara sepihak . " Gumam arkan.
Arkan berusaha untuk menghubungi ayah ibnu nya namun. selalu saja jawaban dari operator..
"Nomor yang anda tuju tidak aktiv atau berada di luar jangkauan" Kata operator yang ada di hp arkan.
Arkan yang semakin kesal karena mendengar operator berbicara membanting hp nya sehingga mebuat dini terbangun karena bunyi berisik.
Arkan tidak sadar dengan pergerakan dini hati nya masih di liputi rasa amarah..
"Kak kenapa berisik "Kata Dini kepada suaminya ,Dia pun bangkit dari tempat sofa tidur nya lansung duduk..
Arkan masih tidak menjawab karena kesal bercampur rasa khawatir di takut ayah ibnu kenapa - napa ..
Dini memegang tangan arkan.
Arkan terkejut karena ada orang yang memegang nya ,dia pun melihat nya,betapa terkejut nya arkan ketika menyadari yang memegang ada istri nya. .
"Maaf kan aku ,karena membuat mu terbangun"Kata arkan kepada istri nya. .
__ADS_1
"Ada apa kak seperti nya kau sedang memikirkan sesuatu, Sehingga aku berbicara kepada mu kau tidak mendengar kan nya " Tanya dini kepada suaminya.
"Tidak apa - apa "Kata arkan kepada istri nya.
"Lebih baik aku tidak bercerita,kepada nini, aku takut dia banyak kepikiran"Kata arkan pada diri nya sendiri.
"Kau tidak berbohong kan kak, jika kau menganggap aku istri mu maka katakanlah jika tidak, baiklah berarti kau tidak meanggap aku sebagai istri mu." Kata Dini dengan kecewa kepada suaminya..
"Baiklah kaka akan bicara nini.
sebenarnya ayah melakukan perjalanan bisnis " Kata arkan berusaha jujur kepada istri nya.
"Lalu kenapa kaka,menyukai ayah melakukan perjalanan bisnis itu."Kata Dini, dia masih tidak percaya dengan kata-kata yang arkan ucap kan .
sakit-sakitan, coba dia menyuruh asisten nya saja yang pergi,kaka khawatir hanya ayah ibnu yang kita punya."Kata arkan kepada istri nya
"Yakin hanya itu kak,tidak ada yang lain."Kata Dini kepada suaminya.
"Iya aku yakin hanya itu enggak ada yang lain ." Kata arkan kepada istri nya.
"Entah mengapa aku yakin kaka sedang berbohong kepada ku."Kata Dini
"Kaka sudah mengatakan nya nini, kaka tidak berbohong."Kata arkan kepada istri nya..
__ADS_1
Ketika mereka berdua masih sibuk dengan pikiran masing-masing,
tiba-tiba ada suara ketukan.
Dan masuk lah empat orang suster masing-masing membawak bayi Dini dan arkan. .
"Maaf pak,ibu,jika kedatangan kami mengganggu kalian,kami hanya ingin memberi tahu kan bahwa anak ibu harus di beri asi."Kata slah satu perawat yang membawa anak arkan dan dini.
"Baiklah ayok silakan."Kata arkan kepada 4 perawat itu.
Arkan membantu dini untuk kembali ke tempat ranjang pasien nya.
Setelah mebantu dini arkan pun menghampiri salah satu anak nya, untuk di gendong nya .
Sementara seorang suster yang lain nya membantu dini untuk melepas kan kancing pakai nya dan meletakkan anak di dada dini.
"Oh iya suster apa kah anak kami boleh di taruh satu ruang dengan ibu nya."Kata arkan bertanya kepada perawat itu ,tanpa melihat ke arah lawan bicara nya.
"Seperti nya sudah boleh pak,Tapi jika bapak ingin mengetahui nya lebih lanjut silakan konsultasi sama dokter yang merawat ibu dini."Kata salah satu suster kepada arkan.
"Baiklah nanti akan saya tanya kan. "Kata arkan
R'A😚😍
__ADS_1