Malam Menyakitkan

Malam Menyakitkan
terungkap nya siapa Nara


__ADS_3

"Nara..Nara...Nara,bangun sudah siang nak kamu tidak pergi ke sekolah?


"iya ma, sebentar lagi siap siap ucap Nara ke mama nya


"mama tunggu di meja makan ya,jangan lama lama nanti kamu kesiangan"


Nara yang mulai beranjak dewasa mulai sibuk dengan dunianya mama dan papa nya mulai uring uring ngan karena Nara mulai sibuk main dan jarang belajar, pulang malam dan bangun selalu kesiangan.


Tak lama Nara pun keluar dari kamar nya dan menuju ke meja makan


"aduh Nara,kamu gimana sih ini udah jam berapa?nanti kamu kesiangan lagi ke sekolah"


"iya ma,ini udah cepat cepat kok"


"Yasuda cepat sarapan dan pergi ke sekolah"


Sedangkan papa Nara sudah berangkat ke kantor duluan Karena takud kesiangan karena menunggu nara,


Nara yang sudah kesiangan akhirnya pergi sendiri menggunakan motor.


Sesampainya di sekolah gerbang sekolah ternyata sudah di tutup Nara terlambat lagi


Satpam yang jaga sudah tidak heran dengan Nara yg selalu terlambat


"adu Nara,kamu lagi yang terlambat?


"iya pak,maaf pak boleh minta tolong bukain gerbang sebentar pak?ucap Nara sambil tersenyum malu


Pak satpam yang memang baik hati selalu membukakan gerbang untuk Nara yang terlambat masuk sekolah


Setelah pak satpam membukakan pintu gerbang sekolah Nara pun berlari untuk masuk ke dalam kelas sambil mengendap endap Nara mencoba masuk kelas agar tidak ketahuan oleh guru


Tapi sayang sesampainya Nara di depan kelas ternyata pak guru sudah menunggu nya


"Nara sini kamu,kenapa kamu terlambat lagi?

__ADS_1


"maaf pak,saya tadi terkena macet"


"alasan kamu tidak lain macet terus, sekarang kamu berdiri di depan kelas"


"baik pak"ucap Nara


Nara pun berdiri di depan kelas sampai jam belajar pertama selesai


Tidak lama pelajaran selesai Nara pun di perbolehkan duduk dengan syarat besok jangan terlambat lagi,jam pelajaran kedua pun di mulai Nara mulai mengikuti pelajaran.


Setelah pulang sekolah Nara dan teman teman nya pergi keluar dan tidak langsung pulang ke rumah, orang tua Nara menunggu kemana putri kesayangannya tidak pulang pulang


Nara yang tidak ingat waktu saat bermain bersama teman temannya membuat kedua orang tua nya khawatir.


saat Nara bermain bersama teman nya bunyi ponsel Nara berdering ternyata yang menelpon adalah papa nya,Nara pun kaget dan bingung mau menjawab apa Nara mencoba mengangkat telponnya


"hello pa,kenapa?


"Kamu di mana Nara?kok jam segini belum pulang sudah jam berapa ini"


"iya pa sebentar lagi kerja kelompok di rumah teman"


"iya pa,Nara segera pulang"


Nara pun segera pulang ke rumah


Nara yang asyik main iya tak menyadari ternyata hari sudah sore


Sesampainya di rumah papa mama Nara sudah menunggu di depan rumah,Nara yang merasa bersalah mencoba menjelaskan bahwa iya tadi sedang kerja kelompok bersama teman temannya tapi lupa bilang.


Mama papa Nara yang memang begitu sayang kepada Nara mempercayai anak nya dan segera menyuruh Nara masuk


Nara pun tersenyum dan segera masuk ke dalam rumah.


setelah capek main seharian Nara segera bersih bersih dan siap siap untuk makan malam bersama orang tua nya setelah selesai Nara pun segera ke meja makan untuk makan malam

__ADS_1


Papa dan mama Nara mencoba menasehati Nara agar tidak banyak bermain fokus la dengan sekolah dan belajar jangan tidur terlalu malam agar tidak kesiangan saat pergi ke sekolah


Nara pun mengangguk kan kepalanya dan terus mendengarkan semua nasehat kedua orang tua nya.


Keesokkan harinya Nara seperti biasa pergi ke sekolah dan bermain sepulang sekolah


Nara yang seperti biasa nya selalu lupa waktu saat bermain tak sadar ternyata hari sudah malam iya mencoba melihat handphone nya kenapa kedua orang tua nya tidak ada menelpon seperti biasa nya ternyata handphone Nara mati


Nara pun segera pulang ke rumah dan sesampainya di rumah ternyata di rumah nya kosong ternyata mama papa Nara pergi keluar untuk mencari Nara,


Nara mulai kebingungan dan takud pasti akan di marahi kedua orang tua nya.


Nara pun menunggu orang tua nya di depan teras rumah,tak lama kemudian mama papa Nara pulang dari jauh Nara sudah melihat muka marah mama papa nya membuat Nara bingung bagaimana cara menjelaskan semuanya.


Papa mama Nara yang begitu sampai langsung masuk kedalam rumah dan menyuruh Nara cepat masuk karna mereka akan bicara


Nara pun segera masuk kedalam rumah Nara mulai ketakutan apa yang harus iya katakan jika orang tua nya bertanya.


Nara segera duduk dan menghadap kedua orang tua nya papa dan mama Nara yang sudah marah besar mulai bertanya dan meminta penjelasan kepada Nara kemana iya hingga pulang malam


Nara kemudian menjelaskan bahwa iya main bersama teman temannya dan tidak sadar kalau Hari sudah sore sehingga begitu Nara pulang dan sampai ke rumah hari sudah malam


Nara mencoba menjelaskan semuanya kepada papa mama nya Nara berusaha meyakinkan keduanya sampai akhirnya papa Nara tanpa sadar mengucapkan semuanya yang selama ini telah mereka sembunyikan


Nara begitu kaget Nara tidak bisa berkata apa-apa Nara langsung masuk kedalam kamar nya Nara begitu sedih iya tak menyangka ternyata selama ini ia bukan anak kandung


Nara mengunci pintu kamar nya papa mama nya mencoba mengetuk pintu kamar Nara tapi tidak di buka Nara,Nara begitu kecewa dengan kenyataan ini.


Orang tua Nara pun merasa bersalah mereka tanpa sengaja mengucapkan semuanya


Mereka bingung apa yang harus mereka lakukan agar Nara tidak sedih dan kecewa dengan kenyataan yang ia dengar


mereka mencoba membujuk Nara dan berusaha agar Nara mau membuka pintu kamarnya.


Tak lama setelah berusaha akhirnya pintu kamar Nara pun di buka ternyata Nara sedang menangis papa dan mama Nara meminta maaf kepada Nara mereka mencoba menjelaskan semuanya dengan perlahan agar Nara mau menerima dan tidak merasa sedih,mereka mencoba meyakinkan Nara bahwa mereka sangat menyayangi Nara seperti anak kandung mereka sendiri papa dan mama Nara memeluk Nara dan mengelus elus kepala Nara agar Nara berhenti bersedih dan mau menerima mereka juga seperti ibu kandung.

__ADS_1


Akhirnya Nara mulai berhenti menangis dan memeluk papa mama nya dengan erat dan Nara juga mengungkapkan bahwa ia sangat menyayangi ke dua orang tua nya meski akhirnya ia tau bahwa iya bukan anak kandung mereka tapi Nara mencoba menerima semuanya dan berusaha sebaik baiknya menjadi anak mereka dan tidak akan mengecewakan mereka lagi.


* TAMAT*


__ADS_2