Malam Menyakitkan

Malam Menyakitkan
adik untuk Ryan


__ADS_3

Setelah beberapa lama menjalani bahtera rumah tangga beny dan adinda akhirnya akan segera memiliki momongan


Ternyata adinda hamil betapa bahagianya beny mendengar bahwa istrinya sedang hamil


Dinda berusaha menjaga kandungan nya agar baik baik saja sampai melahirkan tiba karena adinda tau iya dan suaminya sudah lama menunggu momongan


kebahagiaan mereka akhirnya tiba anak di dalam kandungan adinda telah lahir dengan selamat dan bayi nya berjenis kelamin laki-laki


"jagoan ayah sudah lahir,ucap beny melihat wajah anak nya


adinda pun tersenyum melihat beny sangat bahagia mendapatkan momongan yang mereka tunggu selama ini


Kemudian adinda pun segera menyusui anak nya yang baru lahir itu adinda benar benar merasakan menjadi seorang ibu


Tiba saatnya mereka keluar dari rumah sakit dan membawa anak mereka pulang ke rumah


Sesampainya di rumah semua keluarga sudah kumpul ingin melihat anak adinda dan beny


Kebahagiaan mereka sudah lengkap setelah hadirnya jagoan kecil mereka yang di beri nama Ryan.


Beberapa bulan kemudian Ryan sudah mulai bisa merangkak menyusuri seisi rumah


Ryan mulai mengambil dan memegang barang barang yang iya sentuh


Ketika Ryan bermain di ruang tamu rumah tiba-tiba Ryan memegang vas bunga yang terbuat dari kaca ayah Ryan sedang bekerja sedangkan adinda sibuk merapikan rumah sambil menjaga anaknya tanpa di sadar Ryan menjatuhkan vas bunga kaca itu


terdengar bunyi kaca pecah dan suara anaknya yang menangis dari ruang tamu adinda pun terkejut dan segera melihat anak nya ternyata vas bunga jatuh pecah dan berantakan di ruang tamu adinda segera mengambil anaknya dan menjauhkan dari pecahan kaca


Sore nya saat beny pulang adinda pun menceritakan semuanya kepada beny


Beny yang mendengar hal itu pun marah besar kepada adinda kenapa hal itu bisa terjadi


"kamu kemana aja?tanya beny kepada adinda


"bunda sedang merapikan rumah,ucap adinda kepada suaminya


"untung Ryan tidak kenapa Napa coba kalau anak kita terkena pecahan kaca"


"iya maaf ayah, lain kali bunda akan lebih hati-hati saat menjaga Ryan anak kita"


beny pun segera membawa anak nya ke kamar sedang kan adinda merasa sangat bersalah atas kejadian itu


Adinda segera menyusul suami dan anaknya ke kamar.


Atas kejadian itu adinda pun lebih berhati hati lagi dalam menjaga anaknya adinda tau beny akan marah jika anaknya kenapa Napa karena beny sangat menyayangi anaknya Ryan


Seiring waktu berlalu tidak terasa Ryan pun tumbuh besar anak yang mereka sayangi itu sudah bisa berjalan,bicara dan tak lama akan bersekolah beny yang sibuk bekerja tak lupa sepulang dari bekerja beny mengajak Ryan main banyak waktu yang beny habiskan bersama anaknya membuat adinda merasa kesepian karena iya jarang di perhatikan beny lagi,beny lebih sering bermain dan tidur bersama Ryan anaknya

__ADS_1


Saat beny di rumah bermain bersama Ryan


Adinda hanya duduk menonton TV di ruang tamu rumah nya beny sudah jarang mengajaknya jalan jalan keluar dan bersenda gurau bersama nya, sampai akhir nya beny mulai sadar kenapa adinda lebih banyak termenung dan menonton TV saja


Beny segera menanyakan kepada istrinya


"ada apa bunda, Kok melamun aja?


"nggak kenapa-kenapa ayah,bunda sedang menonton TV aja"


"tapi ayah perhatikan akhir akhir ini bunda sering melamun dan menyendiri"


"bunda sedang kecapean aja"


Beny mulai merasa aneh dengan istrinya tak biasanya adinda seperti ini


Beny segera membujuk istrinya agar mau bercerita apa yang sebenarnya sedang iya rasakan


"apakah ayah ada salah?tanya beny ke adinda


"bunda merasa ayah sudah mulai tidak perhatian ke bunda,ayah sibuk dengan Ryan terus sepulang kerja bunda kesepian"


"ya ampun,maafin ayah ya bunda"


"tanpa ayah sadari ayah kurang perhatian ke bunda"


keesokan harinya setelah pulang bekerja beny segera mengajak istri dan anaknya untuk jalan jalan keluar rumah dan menghibur adinda agar tidak merasa kesepian dan kurang kasih sayang nya,Dinda pun merasa senang akhirnya beny mulai perhatian kepadanya kembali memberikan kasih sayang nya kepada adinda.


setelah hari hari di lalui Ryan pun tumbuh besar usianya kini menginjak 10 tahun


Adinda dan beny ingin merayakan ulang tahun anak nya yang ke 10 tahun dan mengundang semua teman teman Ryan


Yang di sekolah maupun yang di sekitar rumah mereka, ulang tahun Ryan di rayakan dengan sangat meriah Ryan sangat senang ayah dan bundanya sangat menyayangi nya


Ulang tahun Ryan pun selesai


adinda dan beny merasa anak mereka sudah besar jagoan kecil mereka yang dulu di gendong kini sudah mulai sibuk bermain bersama teman-temannya adinda dan beny merasa bersyukur memiliki Ryan karena Ryan memang anak yang baik dan penurut


Untuk sekolah Ryan selalu dapat nilai yang bagus dan tidak pernah ada masalah di sekolah nya.


sebentar lagi putra mereka akan beranjak remaja adinda dan beny akan lebih hati-hati dalam mendidik dan menjaga anak nya


Iya tak ingin Ryan salah pergaulan atau ada yang menyakiti nya.


beny dan adinda ingin kembali memiliki momongan tapi sampai saat ini mereka belum kembali di beri kepercayaan


Tapi bagi adinda dan beny adanya Ryan sudah sangat berarti bagi mereka

__ADS_1


walaupun mereka masih terus berusaha agar Ryan suatu saat bisa memiliki adek


Beny dan adinda tak ingin anak nya Ryan merasa kesepian saat kelak mereka sudah tua dan tiada.


Suatu hari adinda merasa mual dan muntah muntah beny mengira istrinya sedang sakit dan kurang enak badan beny mencoba memberikan obat ke adinda tapi tak kunjung sembuh Dinda malah tambah muntah muntah dan kepala pusing beny pun segera membawa adinda kerumah sakit sesampainya di rumah sakit adinda pun segera di periksa oleh dokter setelah di periksa dokter hanya terlihat tersenyum dan mengucapkan selamat kepada adinda dan beny mereka pun merasa bingung


Setelah di periksa dokter menyuruh mereka duduk dan memberi tahu mereka kalau adinda sedang hamil,beny dan adinda pun kaget mereka sangat bahagia hingga meneteskan air mata


Beny mencoba mengelus perut adinda dan mengucapkan Alhamdulillah.


setelah selesai mereka pun pulang dan segera ingin memberitahu Ryan putra mereka yang sudah besar


Sesampainya di rumah beny dan adinda pun memanggil Ryan


"Ryan.... Ryan...ayah bunda sudah pulang"


"iya sebentar ,Ryan sedang mengerjakan tugas sekolah"


Setelah selesai mengerjakan tugas sekolah Ryan segera menghampiri ayah dan bundanya


"ada apa ayah bunda?tanya Ryan,


"ayah dan bunda ingin memberitahu kan sesuatu"


"bunda kamu sedang hamil dan kamu akan segera memiliki adek"


Ryan pun ikut senang karena iya akan segera memiliki adek dan teman di rumah.


Beberapa bulan kemudian adinda pun segera melahirkan anak kedua nya beny segera membawa adinda kerumah sakit secepat nya


Beny tidak ingin terjadi apa apa kepada adinda dan anaknya


Sesampainya di rumah sakit adinda sudah tidak tahan air ketuban sudah pecah bayi mereka akan segera lahir dokter pun membawa adinda keruangan bersalin dan di temani beny suaminya sedang kan Ryan menunggu di luar kamar.


Tak lama terdengar suara tangisan bayi


Ryan yang mendengar suara adik nya merasa senang dan sedikit menangis karena terharu


Tak lama ayah nya beny keluar dari kamar dan memberi tahu ke Ryan bahwa adiknya sudah lahir.


anak kedua adinda dan beny berjenis kelamin perempuan lengkap sudah kebahagiaan mereka,beny dan adinda merasa senang karena Ryan tidak sendiri lagi ada teman di rumah.


Setelah beberapa hari di rumah sakit akhirnya mereka pulang kerumah dengan kebahagiaan


Sesampainya di rumah semua keluarga sudah kumpul mereka semua ingin melihat anak kedua adinda dan beny.


Beny dan adinda merasa bersyukur semua harapan nya sudah tercapai memiliki anak kedua dan adik untuk Ryan.

__ADS_1


* TAMAT*


__ADS_2