
BAB 2 Berpisah
Okey ... gw harus ketemu Suk Jin
sekarang... Video trending kali ini
sudah keterlaluan banget. Tapi.. gimana cara keluarnya , mana wartawan banyak
banget pula.
JiHyo melangkahkan kaki menuju ke kamar, otaknya sembari berpikir memikirkan berbagai
cara untuk melewati para wartawan itu. Pada akhirnya Ji Hyo memutuskan untuk
melangkahkan kakinya menuju gudang, tanganya meraih sebuah koper lama yang
sudah dihinggapi tumpukan debu halus, tak sadar air matanya mulai menetes, yah
otaknya mulai terusik dan mengingat masa lalu.
Flashback on
“Yoyo, ukuran itu kamu berapa?” tanya Suk Jin dengan santainya..
“itu apaan”
“ya ituu yoo”
“Hah?” ji Hyo masih bingung tentang
apa yang dimaksud Suk Jin . jadi ji Hyo mengikuti arah pandang Sukjin..
“Hoyyy DASAR MESUM!!!” Ji Hyo
berteriak sambil melempari Suk Jin dengan barang – barang di sekitarnya.
“Otakmu yang kotor yoo.. aku tuh mau beliin bahan bahan buat seserahan
minggu depan, kan takutnya nanti gak pas, gimana sih, atau kamu beli sendiri tapi ntar kamu tau duluan dong isinya
apa.. kan ga seruuu jadinya.”
“Ih aku gak mau yaaaa. Malu tau gak, lagian seserahan kek gitu udah
mainstream banget, mana gak guna.. kan pakaian dasar begitu di lemariku masih
banyak. Mending seserahan pake benda benda yg berguna yang aku belum punyaaa.”
__ADS_1
“Bisa gitu ?? itukan udah ketetapan
wajarnya ya Cuma kebutuhan dasar mu aja kan.. tapi demi yoyo ku tersayang bakal
kakanda kabulkan permintaaanmu .”
“ihhh sejak kapan sih beib kamu jadi selebay drama kolosal.”
“he he he”
“akutuh maunya seserahan yg lebih
berguna gitu, robot yang bulet buat nyapu itu jadi aku ntar ga perlu nyapu,
terus koper kan koper aku Cuma kecil
jadi ntar klo aku pindahan ke tempat kamu tuh ga repot, terus., kamu ga usah
masukin alat makeup, baju, segala macem kan mubazir aku dah punya banyak
dirumah..”
“oke deh okee,,, apaansih yang gak buat kamuu... nanti kamu pilih sendiri yaa barang yang kamu
mau.”
mau surprize..,”
*Flashback OFF*
Ji Hyo mengusap koper
usang itu , meniup debunya, air mata kembali menetes hingga membasahi ujung
koper itu, Ji Hyo menyeringai...
“Hai, kasian banget kamu , kamu udah terlupakan ya, sama .. aku juga ...”
Ji Hyo langsung membuka koper itu dan mengambil baju lama dan sederhananya,
yaa dia memang ingin menyamar agar tidak
terlalu mencolok untuk kabur melewati kumpulan para wartawan yang telah menetap
di terasnya itu. Setelah berganti pakaian itu hanya celana jeans beserta kemeja
usang, Ji Hyo meraih tas ransel kecilnya yang hanya berisi beberapa pakaian
__ADS_1
saja, hari ini dia tidak akan memakai mobil kuning kesayangannya, karena masih
dalam misi penyamaran dan ingin sampai ke markas band suaminya itu tanpa
terkena macet.
Ji Hyo menuntun motor
maticnya dari garasi depan menuju pintu belakang rumah inilah pintu besi yang
telah lama tidak dibuka, pintu ini terhubung dengan sebuah rumah tetangga di
belakang rumah, ya rumah ini sebenarnya adalah rumah mertua Ji Hyo yang sudah
lama kosong karena mertua sekarang lebih ingin menikmati masa tua dengan
bercocok tanam di daerah pegunungan.
Tidak ada yang
menyangka jika rumah kosong terbengkelai di belakang rumah adalah rumah mertua
Ji Hyo, jadi Ji Hyo bisa pergi dengan leluasa melalui rumah itu. Setelah
beberapa jam bergelut dengan penatnya jalanan ibu kota akhirnya sampailah Ji
Hyo ke studio markas latihan band suaminya. Sepanjang perjalanan dia menata
hatinya dan berusaha berlatih untuk menyembunyikan ekspresi sedihnya.
Sesampai di studio, Ji Hyo mengendap-endap
memasuki studio tersebut, betapa kagetnya Ji Hyo melihat Sora si Backing vocal
yang sedang trending twitter itu ada di pangkuan Suk Jin.
“yoyo..! aku bisa jelasin semua..”
“Stop!! Kalian diam, aku ga butuh penjelasan
darimu. Semua sudah terbukti dengan jelas, video viral itu, pemandangan yg ku lihat dengan mata kepalaku,
dan ini pesan gambar yang selalu menterorku setiap hari ! Jangan cari aku, aku
akan menenangka diri seminggu, aku ingin sendirian, namun bila dalam seminggu
aku tidak pulang, kirimkan surat gugatan cerai itu ke rumah ibuku!”
__ADS_1