MANTAN SUAMI BALIKAN YUK

MANTAN SUAMI BALIKAN YUK
Bab 6 Ini Tidak Nyata?


__ADS_3

Ji Hyo menatap nyalang punggung tegap pria


itu yang perlahan meninggalkan rumah minimalis berlantai 2 itu, seolah tidak


percaya dengan kenyataan, Ji Hyo menyugar rambutnya. Tidak , tidak mungkin  ini


tahun 2019 teknologi sudah semakin canggih, tidak mungkin pesawat bisa jatuh


semudah itu.


Hidup


tidak mungkin sebercanda itu, ga mungkin baru sebulan yang lalu aku mendapat


ujian begitu berat tidak mungkin aku mendapat ujian lagi. Oke aku harus mencari


keluarga ku.


Tanpa membawa apapun bahkan secarik kartu


berwarna biru muda  pun tidak ia bawa,


hanya piyama lengan panjang coklat bermotif makhluk aneh berbentuk kotak dan


temannya yang berwarna merah muda dengan bentuk seperti bintang, yang melekat


di badan Ji Hyo.


Entah apa yang dipikirkan Ji Hyo, dia


mulai melangkahkan kakinya yang polos tanpa alas kaki, menyusuri setiap jengkal


jalanan ibu kota, bahkan panasnya sindar mentari tak jua menghentikannya.


Semuanya telah jelas media masa baik cetak


maupun online telah memberitakan musibah itu, yah sudah diprediksi bahwa tidak


ada satu orang pun selamat mengingat sudah sekitar satu bulan pencarian, namun

__ADS_1


tidak ada hasil yang meyakinkan, tidak ada satu orang pun yang ditemukan


selamat, dan ditemukan beberapa koper maupun serpihan pesawat itu. Namun Ji Hyo


seakan tidak mau menerima berita itu.


***


Sinar mentari mulai menunjukkan pesonanya


seakan sedang berduet dengan alunan suara nyaring ayam jantan yang mengelegar.


Pagi-pagi buta Satria sudah membawa serantang penuh nasi dan segala macam


lauknya, berniat ingin sarapan bersama sahabatnya itu, tetapi dia sejenak


terdiam tatkala melihat lampu rumah Ji Hyo yang masih menyala dan pintu utama


terbuka sungguh lebar sekali, seakan terbesit beberapa pikiran buruk yang tiba


tiba bersemayam di otaknya, Satria mulai mempercepat langkah kakinya.


Tanpa mengetuk pintu, Satria segera masuk


hanya serpihan telepon genggam yang dilempar jihyo masih setia berada di pojok


ruang tamu, dua piring yang masih menyisakan beberapa makanan di atasnya masih


tersaji di atas meja makan seraya mengeluarkan bau yang sangat menyengat.


Seakan menjadi saksi bisu bahwa pemilik rumah meninggalkannya secara tergesa –


gesa.


Satria masih berpikiran positif, mingkin


Ji Hyo pergi untuk menenangkan pikiran sejenak. Satria paham betul bahwa


apabila ada masalah Ji Hyo pasti menyendiri selama beberapa waktu guna

__ADS_1


menenangkan pikiran.


Setiap hari selama seminggu Satria rajin


untuk mengecek ke rumah tersebut, apakah Ji Hyo sudah pulang? Tapi hasilnya


adalah nihil. Ji Hyo tak kunjung pulang. Satria memutuskan untuk memulai


mencari Ji Hyo, mungkin Ji Hyo sudah pulang ke rumah suaminya, itulah yang ada


di pikiran Satria saat ini dan berharam Ji Hyo baik baik saja di sana.


Keesokan harinya Satria mengunjungi rumah


Suk Jin, yang selama kurang lebih satu bulan yang lalu sering muncul di acara


infotaintment terkait masalah video yang viral itu. Namun sesampai di sana,


Satria tidak menemukan apapun, jangankan menemukan Ji Hyo, Suk Jin pun tidak


ditemukan, rumah itu terlihat tidak terawat dan penuh dengan debu, seperti


telah lama tidak dibersihkan.


Apakah kali ini Ji Hyo benar benar menghilang?


Satria menyugar rambutnya, menyesalinya engapa saat Ji Hyo mengusirnya kemarin,


dia pergi begitu saja.


Hari-hari Satria sekarang terasa sangat


suram. Dia hanya bisa melamun setiap hari duduk di teras rumah Ji Hyo. Ayah


Satria mulai menghawatirkannya, karena setiap membujuk Satria untuk pulang,


harus melalui berbagai perdebatan yang panjang hingga Satria mau pulang.


Akhirnya  keluarga Satria memutuskan untuk pindah rumah untuk mencegah Satria

__ADS_1


menjadi lebih depresi lagi dan berharap Satria menemukan semangat hidupnya


kembali.


__ADS_2