
setelah menemani khairu airapun kembali ke tempat regunya sedangkan khairul kembali ke senior lainya untuk merundingi kegiatan selanjutnya yakni acara renungan lanjut pelantikkan
Waktu sudah menunjukkan 01:30 Api unggun sudah mulai padam dan para calon pramuka ratik,terap dan ramu sudah terlelap di alam mimpinya tinggal para pembina dan penegak/panitia ygengawasi
Namun tidur aira tergagu sebab sebuah suara membagukanya ternyata itu suara widiya salah satu senior cewek yg dekat dengan khairul dan sering kali mengerjainya dengan khairul,
Widiya menyuruh aira mengikutinya dengan mata tertutup,
aira sudah tau pasti ini acara uji nyali dimana para peserta akan dibawa ke tempat yg sepi di sekitaran sekolah nya lalu di tinggalkan Bersama dengan beberapa temanya ,
aira sudah mengetahu ii ini dari cerita senior waktu di nguping beberapa hari sebelum kegiatan malam
Widiya membawa aira menjauh dari area lapangan sekolah dimana terdapat beberapa tenda bulan di dirikan dengan mengelilingi api unggung
Saat widiya sudah samapai di tempat yang dituju widiya pun menjuruh aira duduk dan diam Sebentar tampa membuka penutup matanya
Beberapa menit aida diam dengan matavtertutip,
akhirnya Aira merasa takut sebab dia tak lagi mendegar sura widiya dan diapun mencoba merabah namun tak ada yg didapatnya, di ingin berteriak namun suaranya seolah-olah hilang akan sunjinya malam
Saat aira akan membuka penutup matanya sebuah tanggang mencegahnya entah darimana arah nya, dia hanya menurut takut jika memberontok maka urusanya makin ruyam,
__ADS_1
Tangan itu memegan Bahu aira dengan lembut dan menuntunnya untuk maju beberpa langkah kedepan
Saat aira sudah maju beberapa langkha dengan di iringi sang pemilik tangan ada hawa hangat yg dirasakan nya
Pelan- pelan tangan itu membuka penutup mata aira, aira pun membuka matanya, betapa heranya aira saat meliat beberapa obor yg menyala mengelilinginya
Saat aira pun berbalik dan hendak bertanya pada seseorang yg ada di belakang nya belum sempat aira mengeluarkan suara tangan itu menunjukkan sebuah yg kertas bertuliskan
"*( Bisahkah kau mengikat simpul mati hatikuđź’ť
••//•-••/---/ •••-/•//-•--/---/••
Saat aira membaca isi kertas itu dia pun tak bisa berkat apa apa selain membuka mulupnya tidak percaya akan hal yg diliatnya
Aku suka sama kamu siya, i love yuo siya "ucap khairul sambil memberikan bungga angrek putih yang dia tanam sendiri karna dia tau siya suka angrek putih"
Aaa, apa kaka tidak bercandah niiih" ucap aira tak percaya"
Iya aku serius raa, kamu niih pintar2 oon" jawabnya sambil memetik dahi siya"
Oooo" jawab aira"
__ADS_1
Haaa" kaget khair sebab aira hanya menangapi perasaanya dwnga be Ooo saja"
I LOVE YOU To, kak" ucap aira lalu menganbi bunga angrek di tangga khairu"
herul yg mendegarnya pun meresa bahagia dan langsung mencupit geme pipi aira, di tidak memeluknya dan mencium aira sebab dia sedang mengunakan seragam kebangan nya saat ini,
dia tak ingin merusak atau mengores sedikit pun apa yg akan di milikinya kelak, karena laki2 sejatibadalah laki2 dapat melindunggi perempuaan bukan menikmati nya
Eehem,sudah yaa dek romantisnya nanti ketahuan pbina looh" ucap widiya yg sedari tadi menjadi nyamuk"
Kau, tuh wid, gangu suasana aja" ucap khairul"
Bunuh gih ober nya entar, lalu kau buang di tempat sampah entar pembina dan yg lainya tau, bisa- bisa mati riwat kalian aku juga sih" ucap widiya saat mematikan ober dibantu khairul"
Tenks yaa wid" ucap herul saat membereskan ober"
Ok" ucap herul memasukkan ober itu ke tempat sampah yang dibantu oleh aira"
Dekk ke tenda barang kaka yaa" ucap widiya menariknlengan aira dengan lembut"
Iya kak" jawab aira"
__ADS_1
Herul kau kembali ke pos mu, ingat jangan sampai ada yg tau, kau tau peraturan kan" ucap widiya yg memperigati herul,yg berniat mengikuti nya"