
Airapun berlari tampa arah sambil menahan tanggis nya agar tidak pecah hingga dia menjadi pusat perhatiaan lagi, sebab dia sedang berlari di antara para senior karna cuma dirinya yg tidak mengikuti sosilisasi itu
Hingga aira tiba di belakang kampus dan disana terdapat kebun kecil yg titanami beberapa jenis palawija serta terdapat bagunan yg menyerupai gubuk, di samping gubut terdapat pohon maangga disana terdapat ayunan yg terbuat dari ban kekas, aira pun duduk di ayunan itu dan memerhatikan beberapa kumbang kura2 yg terban hilur mudi di antara tanaman palajiwa
Heemmm
"sebuah suara yg mengalihkan perhatinaya yg sedang memerhatikan kumbang kura2"
Maaf kalau saya mengangu lamungan anda
" ucap seseorang yg ikut duduk di ayuna sebelah aira"
Justru aku yg lancang masukbke area anda
" ucap aira, dia sadar telah berada di sekretariat mapala sebab dia sempat membaca tulisan di pintu masuk gubuk itu tertulis sekret mapala, dan dia juga memerhatikan sang pemilik suara dwngan PDH nya"
Ok, kita seri
"ucapnya sengkat"
Kamu teman aan yaaa
" ucapnya lagi seraya memerhatikan aira dengan mata dan hidung nya yg merah"
Iya
"jawab aira"
Kamu masiswa baru, jurusan apa
" tanya nya lagi"
Iya, jurusan administrasi negara
"jawab aira tampa meliat lawan bicaranya"
__ADS_1
apa acaranya sudah selasai
" tanya nya heran, sebab menurut yg dia ketahui semua maba wajib mengikuti sosilisasi itu dan di awasi langsung oleh sang pembing akedemik, barang siap yg tidak iku maka akan mendapatkan denda dari pihak kampus"
Mana aku tau
" jawab aira singkat dan masih memerhatikan kumbang kura2 itu"
Kau ngapain kesini
" tanya nuablagi"
Kesasar aku
" jawabnya jujur"
Sini aku ante kamu
"jucapnya lalu menarik selpang tas aira"
" tanya aira heran sambil menyatarakan posisi jalanya"
Pangil saya aku rei
" ucap nya"
***
Tak ada lagi percakapan di antara mereka hinga mereka tiba di depan pinti aula,dan disana sudah terdapat beberapa senior teasuk aan
Rei, kau temun nihh boca dimana
" ucap aan saat aira dan rei baru tiba di hadapanya"
Nemuni di bawa pohon
__ADS_1
" jawabnya singkat dengan senjum jailnya menghadap aira"
Emang aku kunti atau wewe gombel ngokrong dibpohon
" jawab aira sinis"
Emang faktanya kaaa, aku nemuin kau di pohon
"jawab rai dengan menaik turunkan alisnya"
Sudah sudah, aira masuk giih di dalam dan duduk sesuia kelas muu yaaa
" ucap aan"
Dora, aku enda tau teman kelasku dimana
" ucap aira, dengan tatapan memohon"
Astaga raaa, airaa
" ucap aan dengan nada sedikit ditekan"
Dengan terpaksa aan mengatar aira ke teman kelasnya, aan tau aira sekelas dengan ila Sebab aan yg membantu kelengkapan berkas aira agar bisa masuk ke univesitas itu
Kau duduk dan perhatikan sosilisasinya jangan pergi dan kelujuran lagi, kalau tidak aku aduin kau ama mas aikal
"bisik aan ke telinga aira saat dia hendak pergi"
Maaf dora
" ucap aira sambil memoyongla bibitnya"
Jangan monyong, nanti kau beneran monyong
" ucap aan sembari memukul pelan bibir aira dengan aidikarnya"
__ADS_1
Saat aan pergi airan pun mencoba memerhatikan sosilisasi walau pikiranya melayang akan kejadian tadi di kelas, diapun melamu dan tak memedulikan benerpa teman ya yg mengajaknya bicara,