
move on bukan berarti menghapus kejadian di masa lalu cukup kenag terus dan jaadikan pelajaran akan masa itu, masa yg membuatmu terpaksa menjalani hari ini dengan amensia akan masa itu
👣
kembali ke cerita
sudah sebulan Aira menjalani rutinitas sebagai mahasiswa dan selama itu pula dia main kucing2 dengan sang dosen yg bernama herul yang selau berusaha menghabiskan waktu dengannya dengan berbagai alasan namu aira tidak mudah tertipu dengan modus sang dosen
Aira selau memangil seseorang yg bisa menemaninya saat sang dosen memeritahnya untuk menemuinya dengan modue kumpul tiga atau sekedar tugah kulia lainya
******kantin kampus****
tumben yaa jam mata kulia nya bapak tuh kosong
"ucap Illa saat baru menelan makanannya dari mulut nya"
kalau makan tuh jangan banyak bicara ila
" tegur Wulan ke ila.yg hobi makan sambi bicara"
coba tanya ajja sendiri sama tuh dosen
" sambung Ika"
udah Ika tapi Enda ada respon, kau tau sendiri laah bapak tu hobinya ngacangi aku
" jawab ila sambil melanjutkan makan nya"
bukan cuma kamu Illa, aku juga tuh selalu di kacangi bapak
"sambung nur membenarkan kalimat temanya"
cuek cuek gitu kalian fens kan sama bapak malah makin fens malah
" jawab Wulan yg sudah menghabiskan makanya"
dia tuh belum kenal kaliadan sebalik nya kalian belum kenal betul tuh dia coba kalau udah kenal dan dekat kalian bekal tau sifat aslinya dan tererah dari kalia apa masih mau fens atau tidak
" jawab aira yg menyudahi makan nya yg belum habis sebab dia sudah jenuh dengan pembahasan teman2 nya"
__ADS_1
sok tau kau Aira, mamamg kau kenal betul bapak
" tanya nur yg heran akan respon Aira akan pembahasanya"
sekedar nebak doang kok, yaa siapa tau benar
" jawab Aira asal sebab baru sadar akan ucapanya barusan"
kau mau kemana
" tanya Wulan ke Aira saat meliat Aira berdiri dari kursinya"
teman2 aku permisih duluan yaa, mau ke perpustakaan
" ucap aira ke pada nur, Illa dan Wulan"
***perpustakaan***
penampilan boleh berubah tapi kebiasaan masih sama yaaa
" ucap seseorang ke pada Aira yg dari tadi di sampingnya namun Aira tidak sadar akan keberadaan nya"
aaastaaaga Aan kau tuh yaa kaya jin Thomas yang suka muncul tiba-tiaba
kami udah dari tadi disini kamu nya saja yg terlalu fokus liatin buku sampai-samapi tubuh sebesar gajah Aan kau tak sadari keberadaan nya
"ucap Rai kepada Aira yg berada di samping Aan"
mulut kau tuh yaa Rai tak bisa munji dikit aku
"sarkas Aan yg tersindir akan ucapan Rai yg mengatakanya sb SAR gaja"
emang kau besar bantal guling
"ucap Rai lagi saat melihat muka data Aira"
aku anda sebesar gaja juga kali
" bela Aan "
__ADS_1
udah yaaa bedat nya aku mau lanjutin baca buku
"ucap Aira melerai perdepatan Aan dan temanya yg sok akrab itu"
raa, pak herul PA mu kan
"tanya Aan ke Aira yg membereskan buku yg ada di hadapannya"
iya, ada apa kau tanyakan itu
"tanya balik Aira"
kau tau kenapa dia Enda masuk ngajar hari ini
" tanya nya ke Aira memastikan kenapa tuh dosen tiba2 ngilang Tampa kabar dan tugas tambaha, dan juga ini yang pertama terjadi tuh dosen ngilang, Tampa ada info"
mana aku tau Aan, aku tuh bukan anggota ini di kelas
" jawab Aira yg dengan ketus,sebab dia sudah risi dengan pembahasan Aan"
yaa kali kau tau raa, kan kau sering bersama denganya
"ucap Aan ke Aira,sebab sudah beberapa kali dia meliat Aira dengan sang dosen bersama"
tuh dosen hobinya repatin aku dia udanh Enda hadir saja masih repotin aku
"ucapa Aira kesal"
repotin apa
"tanya kepo si Rai"
repotin jawab kemana dia, seperti kalian yg nya Iin dia ke aku
"jawab Aira sambil terus berjalan di koridor kampus nya"
yeee Ella raaa
"jawab Aan"
__ADS_1
udah yaa aku lekelas dulu udah mau masuk jam kedua nih,
"ucap Aira saat dia sudah sampai di depan ruangany yg menjadi kelas kulianya selanjutnya"