Masa

Masa
bab 21


__ADS_3

Mending baca buku deh


" argumen aira lalu mengambil novel yg beberapa hari dibelinya"


Kok belu ada yaaa penghuni kelas yg datanh kan udah lebih 20 menit aku disini


" ucap aira sabab sudah lebih 20 menit dia menunggu tapi tak juga tampak penghuni kelas dia ingin bertanya di grup namun tidak bisa seba hp nya lowbet mau nanya di luar tapi malu yaaa dia lanjut ti baca buku nya"


Saking asiknya membaca aira tak menyadari seseorang memasuki ruangan itu dan memerhatikan aira yg tegah fokus ke bukunya, orang itu tak lain ialah herul, aira tidak menegahui adanya sosilisasi untuk maba bagi jurusanya di aula sebab dari semalam di tak aktif di sosial media, dan herul yg mengeyahui aira tak ada di aula dan dia tau bahwa aira sudah datang sedari pagi, diapun mencari aira di perpus, taman dan berakhir di ruanga tempat seharusnya dimengajar sesi pertama hari ini"


Astaga firullah


" ucap aira saat sadar seseorang tegah duduk di sampingnya dan mwmrhatikannya"


Pak, aku kaget kurain bapak penghuni tak nampak kelas ini alias hantu


" ucap aira dan megusap-usap dadanya"


Enak saja, ganteng2 gini kirain hantu


"ucap sinis herul sebab kesempatan memerhatikan aira dekat hilang sudah"


Emang bapak ganteng?


" tanya aira yg berusaha mengandalikan detak jantung nya seba behinilah aira saat gugu dia akan bertanya dan melakukan hal konyol"


Kau baru sadr yaaa


" jawab nya dengan senjum dan menaikan satu alis nya"


GR nya jadi manusia, kan setiao yg berjenis kelamin laki2 pasti ganteng laah pak, emang bapak mau keliatan cantik?


" jawab aira lalu memerhatikan seksama herul, dia tak mau keliatan gugup"


Kau masih sama, suka mengalihkan perhatiaan dengan argumen konyol mu


" jawab heruh lalu mendekat kan wajahnya ke aira"


Maksud bapak apa yaa, emang kita pernah dekat hingga bapak tau kerakter saya

__ADS_1


" tanyanya datar saat muka herul semakin mendekat ke wajahnya, dan pertanyaan itu berhasil membuat herul diam dan tak melanjutkan aksinya"


Aira yg neyadari herul diam dan mematung di tempat dia tidak menjia-jiakan kesempatan untuk kabur,


aira pun berlari menuju pintu dan hendah kelur tapi tindakanya gagal sebab dengan kasar herul menarik aira lengan aira dan menutup pintu serta menyandarkan aira ke pintu"


Kamu jangan pura-pura amasia khaira asiyah


" ucap herul yh masih memengang erat lengan aira"


Lepas kan saya pak, saya tidak mengebal anda sebelum saya jadi mahasiswa anda


" ucap aira mencoba melepaskan gengaman herul"


Siiiyaa


"ucap nya tegas"


Apa maslah bapak dengan saya


" ucap aira yg masih mencoba melepaskan gengaman tangan herul"


Diam!


Paak lepaskan saya


"mohon aira seba dia benar2 takut, takut akan tindakan anarkis herul, aira tau betul herul tipekal orang kalem tapi mengapa menjadi seperti orang gila saat ini"


Aku bilang diam


" ucap herul lalau mempererat pelukanya"


Aira pun diam takut herul berbuat nekat, saat herul merasa aira sudah diam diapun mengecup pipi aira tampa melepaskan pelukanya


Paaakkk.......


" ucapanya terpong sebab bibir mugil nya telah di bungkam dengan bibir basah herul, aira pun diam mematung dengan mata melotot"


plaak" sebuah tamparan mendarat di pipu herul saat dia baru melepaskan ciumanya"

__ADS_1


Bapak pikir aku wanita apa an haaa


" ucap aira lalu membuka pintu tapi lagi2 tangan herul berhasil menghentikanya"


Bapak lepas sin tangan saya atau saya berteriak


" ucap aira mengancam herul"


silahkan, di gedung ini cuma kata berdua saja, kamu tidak tau gesung ini di khuskan untuk maba dan para maba sekarang tagah mengikuti sosilisasi HHJ di aula


" ucap herul menjelaskan, lalu memgusap lembut bibir aira"


Lepaskan saya pak


" mohon aira saat baru dipeluk herul untuk kedua kalianya di ruang itu"


Kau tidak malu berpelukan dan mencium sembarang laki-laki di tempat umum tapi mengapa kau begitu marah saat aku peluk dan cium ditempat yg sepi ini haa


" uca herul pelan di teliga aira"


Jaga ucapan anda pak


" ucap aira saat melepaskan pelukanya"


Apa ucapan saya salah haaa


" ucap herul yg masih mengemgan kedua lengan aira"


Itu urusan saya, saya bisa memeluk dan menciup laki2 mana saja yg saya mau dan iti tidak ada sangkut pautnya dengan anda


" ucap aira memandangi datar herul"


Kau bukan siya yg dulu


" ucap herul yg kembali memeluk aira"


aira sudah memahan dengan sekuat tenaga sesak di hatinya agar air matanya tak menghancurkan sandiwaranya, dia merasa puas dangan kalimat terakhir herul yg menyatankan dia berubah


Maaf apa anda pernah hadir di kehidupan saya sebelum nya saya , jika penah saya tidak peduli dan silahkan menilai saya buruk yg anda fikir kan saya tidak peduli, permisi

__ADS_1


"ucap aira lalu meninggalkan herul yg melepaskan gengamanya"


Airapun berlari tampa arah sambil menahan tanggis nya agar tidak pecah hingha menjadi pusat perhatiaan


__ADS_2