
Namaku kyle aku adalah anak yang sangat malang sekarang aku telah tejebak pada sebuah masalah besar, dan entah kenapa aku tidak bisa lari dari masalah ini.
Sekarang aku sedang berada di taman milik keluarga alisa yang merupakan anak dari orang yang menjadi penguasa kota scari.
Saat ini aku sedang bermain catur dengan seorang lelaki paruh baya.
"Baiklah.. Nak sekarang giliranmu mu untuk bergerak" ucap lelaki itu.
"Baik" balas kyle memajukan bidaknya.
Tak..
"Hmm.. Kau memang hebat tidak hanya kuat.. Tapi juga pintar" puji lelaki itu.
"Ahahah.. Kau terlalu memujiku paman" balas kyle.
"Emm.. Bukankah sudah kubilang jangan menyebutku paman" ucap lelaki itu.
"Egh.. B-baik.. A-ayah" ucap kyle gugup dan pasrah.
"Ahahaha.. Itu baru menantuku.. Hmm baiklah aku sudah kalah.. Aku akan masuk dulu" ucap lelaki itu
"Iya" balas kyle.
Lelaki itu meninggalkan kyle dan masuk kedalam rumah untuk kembali melakukan pekerjaan.
(Hah.. Ibu anakmu ini dalam masalah.. Baru sampai sudah dapat tunangan.. Ibu tolong anakmu ini.. Hisk) hati kyle meringis.
Kau ingin tau kenapa aku bisa mendapat tunangan, akan ku ceritakan.
**Flashback**
"Ehh.. Kenapa aku harus ikut kalian" ucap kyle sambil terus diseret oleh kedua orang wanita.
"Hufh.. Kau harus menemaniku ketika aku akan di marahi" sahut alisa.
"Kau harus memberi penjelasan karena membawa kabur nona muda" sambung shopia.
"Hahh.. Siapa yang mau membawa kabur dia.. Cewek bodoh dan keras kepala seperti dia.. Sungguh merepotkan" ucap kyle.
"Kau.. Kenapa kau selalu menyebutku bodoh" ucap alisa geram.
"Kenyataan" balas singkat kyle.
"Tetap saja walaupun nona muda bodoh dia tetap seorang anak bangsawan duke.. Jadi anda harus memberi penjelasan kepada kedua orang tua nona muda" jelas shopia.
"Kaupun sama shopia.. Bukannya memarahi dia tapi kau sama menyebutku bodoh" ucap alisa murung.
"Kapan saya ngomong begitu" ucap datar shopia.
"Kau.." alisa hanya bisa geram.
"Pfhahaha.. Sungguh lucu sekali" gumam kyle.
Alisa tidak mendengar jadi dia tidak marah, tapi shopia mendengar kyle bergumam dan mencapai pada pemikiran bahwa kyle suka sama nona muda dia.
Tak lama mereka sampai di rumah yang besar disana dijaga oleh prajurit dengan ketat, mereka langsung masuk ketika baru masuk.
"Alisa.." teriak seorang laki-laki sambil berlari dan memeluk alisa.
"Egh.. A-ayah hei lepaskan aku" ucap alisa sambil wajahnya memerah karena dilihat oleh kyle.
"Pth.. Hei shopia apa dia ayahnya alisa" bisik kyle.
"Ya dia ayahnya" balas shopia.
"Hufh.. Anak dan orang tua sama-sama merepotkan" gumam kyle.
Shopia yang mendengar kyle bergumam hanya ikut mengangguk membenarkan.
"Maaf.. Kan ayah nak" ucap lelaki itu sambil menangis.
"Sudah.. Ayah malu.. Kenapa ayah menangis" ucap alisa.
"Ayah.. Sudah membatalkan pertunangannya.. Ayah janji tidak akan menjodohkanmu lagi" ucap ayah alisa sambil nangis.
"Benarkah.. Bagus kalo begitu" ucap senang alisa.
Ketika alisa sedang senang muncul suara yang begitu membuat orang yang ada di dalam ruangan merinding.
"Ara ara.. Sepertinya kau sudah pulang anakku yang cantik.." ucap suara itu
"Dan sudah membawa calon suami" ucapnya lagi sambil menatap ke arah kyle.
Kyle yang merasa dirinya ditatap langsung merinding dan berkeringat dingin.
__ADS_1
(Hii.. Kenapa aku merinding) batin kyle.
"I-ibu.. Maaf kalo alisa kabur.. Dan juga perkenalkan dia adalah kyle" ucap alisa.
"Oh.. Kyle.. Nama yang bagus" puji ibu alisa.
"Hmm.. Siapa kau.. Kenapa kau bisa masuk kedalam rumah ku" ucap ayah alisa baru sadar bahwa kyle ada disitu.
"Emm.. Entahlah aku di seret oleh putri dan pelayannya kemari" ucap datar kyle.
"Oh.. Keberanian yang bagus" gumam ibu alisa.
"Kau.. Penga-.."
Teriakan marah ayah alisa segera memudar ketika mendengar suara..
"Sayang.. Apa kau ingin mengusir menantu kita" ucap ibu alisa dengan datar.
"Eh.." ucap kaget ayah alisa.
"Eh.." sambung kaget kyle.
"A-apa yang ibu maksud" ucap gugup alisa.
"Ho ho.. Anak ibu tidak mau jujur.." ucap ibu alisa sambil menatap tajam alisa.
"Iya" balas alisa dengan pelan.
"Apa.. Kau sudah memilih lelaki ini alisa" ucap kaget ayahnya.
"Emm" angguk alisa.
"T-tunggu alisa.. Bukankah kita baru saling kenal belum lama ini" ucap kyle.
"Ara.. Apa kau ingin menolaknya" ucap ibu alisa dengan menatap tajam kearah kyle.
"Hiii.. Tidak.. Tentu saja tidak" balas cepat kyle.
"Bagus kalo begitu.. Ibu akan masuk dulu.. Dan kau kyle sekarang harus memanggil kami ayah dan ibu.. Oke fufufu" ucap ibu alisa sambil berjalan kedalam.
Alisa kabur karena tidak mau di tanya oleh kyle, begitu pula dengan shopia, yang tersisa hanyalah ayah alisa dengan kyle.
"Paman.. Apakah istrimu memang menakutkan" tanya kyle.
"Hufh.. Kenapa jadi begini" ucap kyle.
"Kau sudah tidak bisa kabur nak" ucap pasrah ayah alisa.
"Paman apa kau sudah biasa kalah" tanya kyle.
"Aku hanya kalah oleh dia saja" ucap ayah alisa murung.
"Aku mengerti perasaan mu paman" balas kyle murung.
"Sudah lebih baik kita sekarang ketaman bermain catur dan jangan panggil paman tapi ayah" ucap ayahnya alisa.
"Hufh.. Baiklah" balas kyle.
**Flashback** ( end )
Itulah kenapa aku tidak bisa kabur.. Kau tau level milik ibunya saja hampir sama dengan ibu ku, jadi bagaimana bisa aku kabur darinya bisa-bisa aku terpenggal.
.
.
.
Disisi lain taman sekarang terlihat dua orang wanita sedang minum teh dengan ditemani oleh pelayan pribadi mereka.
"Ibu.. Kenapa ibu menyebut kyle menantu" tanya alisa penasaran.
"Hmm.. Apa kau tidak suka" tanya balik ibu.
"B-bukan begitu.. Kami baru kenal kenapa harus langsung tunangan" ucap alisa sambil wajahnya berubah merah.
"Hmm.. Baru kenal" tanya ibu.
"I-iya.. Aku baru bertemu dengannya tadi siang di hutan" ucap alisa.
"Kenapa kau ada di hutan" ucap ibu menatap tajam.
"Itu sebenarnya.."
Alisa menjelaskan bahwa dia kabur dan tanpa sadar masuk kedalam hutan, ketika dia sadar bahwa dia sudah berada di tengah hutan dan ketika ingin kembali alisa dihadang oleh bandit, saat itu pula kyle datang dan langsung membunuh semua bandit yang ada.
__ADS_1
"Oh.. Jadi kau sudah melihat kekuatannya" ucap ibu.
"Iya.." angguk alisa.
"Apa kau sudah mengecek Status milik dia" tanya ibu.
"Belum.. Emang kenapa dengan status miliknya" ucap alisa heran.
"Hahh.. Dia itu sangat Spesial jadi.. Apakah anakku ini pantas" gumam ibu.
"Ibu.. Emangnya kenapa" tanya alisa karena tidak di jawab.
"Ahh.. Lebih baik kau periksa saja sendiri" ucap ibu.
"Baiklah.. Kalau begitu aku akan menemuinya" ucap alisa sambil pergi.
Setelah itu disana hanya tersisa ibu alisa dan pelayan yang tidak lain adalab shopia.
"Nyonya.. Kenapa anda menjodohkan nona muda dengan lelaki asing" tanya shopia penasaran.
"Hmm.. Karena laki-laki bermana kyle adalah orang yang tidak bisa kita singgung di masa depan nanti.. Jadi sebaiknya kita menjalin hubungan baik dengan dia dari pada menjadi musuh nya" jelas ibu alisa.
"Ehh.. Kenapa bisa begitu nyonya.. Apakah dia memang sekuat itu" tanya shopia kaget.
"Tidak.. Dia sekarang lemah tapi di masa depan dia akan mampu untuk menggulingkan satu kerajaan hanya dengan dia sendirian saja" ucap ibu alisa.
"Sungguh potensi yang menakutkan" ucap shopia.
"Ya.. Makanya aku ingin anakku menjadi salah satu dari istrinya di masa depan nanti" ucap ibu alisa.
"Oh.. Begitu" angguk shopia mengerti.
.
.
.
Kembali ke kyle sekarang dia sedang tiduran di taman, dia tidak tau harus bagaimana manghadapi cobaan ini walaupun mental milik dia sudah dewasa tapi dia tidak berpengalaman tentang hal ini karena dulu dia hanya memikirkan tentang uang dan game.
"Hufh.. Aku harus bagaimana" ucap kyle.
Disaat dia sedang melamun dia mendengar suara yang bertanya kepadanya.
"Apa kau tidak suka kepadaku" tanya alisa sambil menunduk.
"Emm.. Bukan begitu.. Hanya saja aku canggung sekali.. Baru kenal sudah menjadi tunangan" ucap kyle.
"Kalau kau tidak mau.. Aku bisa bilang ke ibu dan ayah untuk membatalkannya" ucap alisa sambil menunduk menahan sesuatu.
Kyle melihat bahwa alisa ingin menangis dia langsung duduk dan mendekatkan tangannya ke muka alisa.
"Jangan sedih begitu.. Aku hanya kaget.. Juga aku kurang pengalaman dalam hal yang namanya cinta" ucap kyle sambil membelai pipi alisa.
"Emm.. Apa kau mau membatalkannya" tanya alisa sambil melihat mata kyle.
"Tidak.. Kenapa kita tidak jalani saja dulu siapa tau aku nanti jatuh cinta kepada mu" ucap kyle sambil tersenyum.
"Emm.. Baiklah aku akan membuatmu jatuh cinta kepada ku" ucap alisa sambil tersenyum.
"Berusahalah" gumam kyle.
"Emm.. Apa kau bilang sesuatu" tanya alisa.
"Tidak kok.. Ngomong-ngomong class milik alisa apa" ucap kyle.
"Aku.. Class ku Wizard" ucap alisa.
"Oh.. Pantas kau tidak membawa senjata waktu dihutan saat itu" ucap kyle.
"Eheheh.. Nee kyle bisa aku melihat patner mu" ucap alisa.
"Bisa.. Sebentar" ucap kyle
"Black.. Shiro.. Lime.. Keluar" sambung kyle.
Sebuah portal muncul dan keluar tiga mahluk dari dalam portal itu.
"Wah.. Patner mu memang unik ya.. Apa lagi slime ini" ucap alisa sambil mengelus lime.
Poim.. Poim.. Lime senang karena mendapat elusan sedang kan ketika bersama kyle dia adalah yang paling jarang di elus entah lupa atau sengaja.
Setelah itu mereka bermain bersama, mereka sangat cepat akrab dengan alisa entah apa sebabnya.
"Syukurlah.. Mereka cepat akur" gumam kyle.
__ADS_1