
flashback on
" ayah, bunda apa kalian tidak akan tinggal bersama lagi " tanya Ensa kecil dengan wajah sedih nya
" apa kita tidak akan sarapan bersama, dan bermain bersama lagi" tanya nya kembali
" sayang nanti kita masih bisa bertemu lagi, kamu tinggal bersama ayah ya sayang " ucap Dinara - bunda Ensa
" Bunda tidak sayang Ensa lagi " tanya Ensa dengan air mata yang mulai mengalir
" tidak sayang bukan seperti it.... " ucapan nya terpotong karena kedatangan seorang pria tampan yang memasuki rumah
" hai sayang ayo pergi kenapa kau lama sekali " ucap pria tersebut dengan nada manja nya sambil merangkul pinggang Dinara
" iyah tunggu sebentar oke " ucap Dinara
" sayang " saat Dinara akan memeluk Ensa, Ensa menjauh dan bersembunyi di belakang tubuh ayah nya sambil menangis
" hiks hiks ayah bunda jahat, hiks hiks Bu bunda sudah ti tidak sayang Ensa lagi hiks hiks " ucap Ensa sambil menangis
Pramana - ayah Ensa yang melihat putri nya menangis pun merasa marah kepada Dinara dan selingkuh nya
" PERGI KALIAN DARI RUMAH KU " ucap Pramana dengan wajah yang sudah memerah karena menahan kesal
Ensa yang mendengar ayah nya berteriak pun kaget dan langsung berteriak
" aaaaa bibi hiks hiks " teriak Ensa sambil menutup telinganya dan berlari menuju dapur
tangisan nya bukan nya berhenti malah semakin menjadi dan bi Nur yang bekerja sebagai kepala pelayan pun langsung berlari menuju nona kecilnya
__ADS_1
" cup cup sudah ya jangan menangis lagi " ucap bi nur
Ensa pun mulai berhenti menangis tetapi tubuh nya masih bergetar ketakutan. Bi Nur yang mengetahui nona nya ketakutan pun sangat marah pada majikan nya tapi apa boleh buat dia hanya seorang pelayan dan pada akhirnya bi nur pun membawa Ensa menuju kamar nona nya
" sudah ya non jangan menangis lagi, sini bibi tidur nanti bibi temani " ucap bi nur Ensa pun hanya menurut dan memejamkan mata nya
kenapa Ensa sangat menurut kepada bi nur? karena memang yang mengasuh Ensa dari bayi itu Bu nur dan Ayah Bunda nya sibuk dengan urusan nya masing masing mereka berkumpul atau bercanda bersama hanya ketika hari libur saja
sedangkan di lantai bawah
" SAYA BILANG PERGI DARI SINI, DAN KAMU JANGAN INJAKAN KAKI KOTOR MU KE LANTAI RUMAH KU " teriak Pramana dengan emosi yang sudah meluap luap
" MAS AKU HANYA INGIN BERTEMU PUTRIKU MENGAPA TIDAK BOLEH " teriak Dinara emosi karena Pramana menghalangi jalan menuju kamar putrinya
" putrimu heh KAU BILANG PUTRIMU HAH SETELAH APA YANG KAMU PERBUAT KEPADANYA KAU MASIH MENGAKUI DIA PUTRIMU cih tidak tahu malu " ucap Pramana
Dinara yang ingin berbicara lagi tidak jadi karena selingkuh nya sudah menariknya untuk keluar dari masion Dirgantara
*PRANG
PRANG
PRANG
AGHHHH*
Pramana terus berteriak seperti orang kesetanan
sedangkan di tempat Ensa
__ADS_1
Ensa terbangun karena mendengar teriakan itu dan tubuhnya kembali bergetar ketakutan bi nur yang berada di situ pun memeluk anak majukan nya sambil menenangkan nya
hari hari berlalu dengan tidak seindah dulu di mana sekarang Ensa menjadi bahan pelampiasan amarah Pramana karena wajah Ensa sangat mirip dengan mantan istri nya, hingga suatu saat ayah nya kembali dengan seorang wanita dan anak kecil yang lebih tua darinya dia adalah Almaira dan Syifa anak nya
" ayah mereka siapa " tanya Ensa yang sebentar lagi akan berusia 6 tahun
" oh mereka akan menjadi mamah dan kakak tiri mu, kau harus menurut dengan nya " ucap sang ayah lalu pergi menuju ruang kerja nya meninggalkan mereka bertiga
Ensa menatap mereka dengan tatapan tidak suka kemudian ibu dan anak itu pun membuat rencana
Syifa pura pura terjatuh dan Almaira membanting gelas yang ada di dekatnya
PRANG
suara gelas pecah memenuhi rumah itu Pramana yang mendengar barang pecah pun bergegas turun dan melihat anak tiri dan istri baru nya terjatuh
PLAK
" kau apakan mereka hah " teriak Pramana murka
" aku tidak melakukan apapun ayah " ucap Ensa
"pergi kau ke belakang " teriaknya dan Enda pun berlari menuru kamar bi nur
hari hari sudah berlalu keadaan rumah bukan nya membaik malah semakin berantakan hingga akhirnya Ensa melakukan sesuatu yang harus nya di lakukan orang dewasa, dia melakukan pemalsuan data terhadap kematian ****NYA****
BERSAMBUNG
**maaf masih banyak typo ya guys
__ADS_1
^^^Sabtu 18 Februari 2023**^^^