Meluluhkan Hati Sang LEADER

Meluluhkan Hati Sang LEADER
Episode 26


__ADS_3

Suara motor yang berisik mengganggu semua penghuni sekolah, mereka memarkirkan motor mereka di parkiran sekolah semua murid yang melihat itu pun dibuat penasaran


"*wih motor siapa tuh"


"gak tau orang nya juga belum keluar bego"


"murid baru bukan sih?"


"eh gila motor nya limited edition guys"


"iya Weh itu cuman ada 5 di dunia*"


seperti itulah bisik bisik yang terdengar di telinga Queen Dkk, tetapi mereka menghiraukan nya. Selang beberapa menit datang lah Tujuh mobil mewah tetapi tak semewah mobil Queen Dkk tentunya


Gladis Dkk dan Baskara Dkk pun keluar dari mobil tersebut, setelah Gladis Dkk dan Baskara Dkk keluar Queen Dkk pun membuka helm Full face nya


mereka yang melihat itu pun berteriak histeris, sedangkan Queen Dkk lagi dan lagi men cuek kan nya mereka berjalan melewati Gladis Dkk dan Baskara Dkk, Gladis Dkk dan Baskara Dkk yang melihat itu pun langsung menyusul


setelah beberapa saat mereka semua sampai di Rooftop, ya mereka semua pergi ke Rooftop sekolah bukan ke Kelas mereka


keadaan Rooftop hening karena tidak ada yang mulai pembicaraan terlebih Gladis dan Baskara suasana canggung di antara mereka tercipta mungkin karena Baskara dan Gladis tahu jiga orang di hadapan nya ini bukan lah orang sembarangan


"e eee Queen, Andra, Arda emmm makasih ya" ucap Amanda


"untuk" ucap Queen dingin yang merebahkan kepala nya di paha Andra sambil memainkan Handphone nya, begitupun dengan Arda


"u untuk...."


"untuk ee yang kemarin" potong Alana


"santai aja" bukan Queen yang menjawab melainkan Arda, Queen melirik Arda dengan sinis lalu memejamkan mata nya diikuti oleh Arda, sedangkan Andra dia hanya melirik sekilas kedua adiknya yang tertidur di pahanya lalu kembali memainkan Handphone nya


"dari pada diem aja mending Mabar" ucap Andra karena mulai jenuh


"yok" jawab mereka serempak kecuali Baskara dia hanya mengangguk kan kepalanya saja


"main apa nih" tanya Haura


"kalian semua biasanya main apa" tanya Arda datar


"ML" jawab mereka


"yaudah ayok" ucap Andra cuek, lalu mereka pun mulai memainkan game nya


"eh kita gak ke kelas" tanya Evan


"sekali sekali bolos lah bosen belajar Mulu" ucap Haura tiba tiba membuat mereka semua menoleh ke arahnya kecuali Andra


"apa" tanya nya karena mereka semua menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan


"tumben Lo" tanya Gladis

__ADS_1


"iya tumben Lo, biasanya lu paling rajin" ucap Amanda, Alana, Alex, dan Evan serempak, sedangkan Haura dia hanya cengengesan


"capek mikir" jawaban nya yang membuat mereka semua melongo


"udah ayo lanjut" ucap Baskara


"Andra Lo gak sakit tuh kaki" tanya Alex sambil melirik Queen dan Arda yang tidur dengan lelap


"udah biasa" jawab Andra


"itu nggak di bangunin aja bentar lagi istirahat" ucap Gladis


"gak papa kasian kecapean" jawab Andra sambil mengelus kepala Queen dan Arda


sedangkan mereka hanya menatap pasangan Adik dan Kakak itu dengan iri karena hubungan mereka yang selalu akur. Tetapi mereka tidak tahu kalau di rumah akan seperti apa


*kringg


kringg


kringg*


bel istirahat berbunyi Queen dan Arda yang merasa terganggu pun terbangun dari tidurnya, mereka berdua lalu duduk masih dengan wajah yang sama yaitu datar


"kantin yu" ajak Alex, tanpa mengajak yang lain Queen Dkk pun langsung pergi meninggalkan yang lain


"eh busen gue yang ajak gue juga yang di tinggalin" ucap Alex lalu pergi menyusul yang lain


saat sampai di kantin ternyata Kantin sudah ramai mereka semua mencari tempat duduk yang masih kosong, dan ya mereka menemukan nya yaitu di bagian paling pojok, setelah mereka duduk Evan pun bertanya


"bakso sama es teh" ucap Baskara


"samain" ucap yang lain nya


"kalian apa" tanya Evan pasalnya mereka tidak mengatakan apapun dari tadi


"samain aja" ucap Arda, dan di balas anggukan kepala oleh Evan lalu dia beranjak dari duduknya sambil menarik tangan Alex


"eh eh kenapa main tarik gue aja sih" ucap nya


"anter" ucap Evan sambil terus menarik Alex


setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan mereka sudah sampai, mereka memakan makanan mereka dalam diam tiba tiba ponsel Queen berbunyi


*drett


drett


drett*


Queen melirik sekilas kepada Handphone nya lalu kemudian mengangkat telepon nya

__ADS_1


"halo bang" ucap Quen


^^^"Queen gawatt" ucap Kenzo dengan panik^^^


"ada apa bang" tanya Queen ikut panik karena mendengar ada suara adu tembak


^^^"markas di serang" ucap Kenzo sambil melawan musuh ^^^


"siapa" tanya Queen mencoba tenang


^^^"Black Devil" jawab Kenzo ^^^


BRAKK "SIALAN" teriak Queen menggema di penjuru kantin membuat mereka semua menoleh


"gue otw" ucap Queen lalu mematikan telepon nya secara sepihak


"siapa dek" tanya Andra


"bang Ken" jawab Queen sambil menahan emosi nya


"kenapa lagi" tanya nya


"ke 2" jawaban singkat itu membuat Twins A melebar kan mata nya


"cabut sekarang" ucap Queen lalu pergi dari kantin diikuti oleh Twins A


Sedangkan Gladis Dkk dan Baskara Dkk saling pandang


"ikutin yu gue penasaran" ucap Evan


"sama" Jawab mereka lalu pergi menyusul Queen Dkk


Di dalam mobil Gladis Dkk dan Baskara Dkk dibuat penasaran karena mereka pergi ke tengah hutan


"kok gue khawatir ya" ucap Gladis


"sama" jawab mereka


(oh ya mereka berbicara dari sambungan telepon ya)


setelah melewati barbagai pepohonan mereka semua sampai di depan markas Queen Dkk turun dari mobil denga jubah dan topeng mereka


(kalau kalian penasaran kenapa mereka menggunakan mobil jawaban nya karena mereka sudah menyimpan mobil di tempat khusus untuk keadaan terdesak)


Gladis Dkk dan Baskara Dkk yang memarkirkan mobil nya jauh di belakang mereka pun terkejut


"ja ja jadi mereka" ucap Haura gagap


"MAFIA"


***Bersambung

__ADS_1


maaf masih banyak typo nya ya guys***


^^^Rabu 22 Maret 2023^^^


__ADS_2