
" oke we zijn gearriveerd " (baiklah kita sudah sampai ) ucap Daddy Sebastian
mereka pun turun dari mobil, dan berjalan menuju Masion keluarga Harvey
" je mama papa is gearriveerd " (Mommy Daddy kalian sudah sampai) ucap kembar A bersamaan
" wie is dat meisje mama, is zij de zus die we willen " (siapa gadis itu mommy, apa dia adik yang kita inginkan) tanya Arda dengan polosnya sambil tersenyum
" is hij net als wij " (apa dia sama seperti kita) tanya Andra dengan senyum tipis nya
Ensa yang tidak mengerti pun mendongakkan kepalanya untuk bertanya
" we praten er later over, nu neem je je zus mee naar je kamer am uit te ruten " (nanti kita bicarakan lagi, sekarang kalian ajak adik kalian ke kamar untuk istirahat)
saat si kembar akan mengajak Ensa ke kamar tiba-tiba Ensa berbicara
" mama mag ik een mobiele telefoon lenen " (mommy bisa aku meminjam handphone) tanyanya sambil menunduk dan memainkan ujung baju nya
" oké " (baiklah) ucap Mommy " Dit " (ini) ucapnya lagi sambil menyodorkan handphone nya
kemudian Ensa pun menekan nomor telepon bi Nur lalu tak lama telpon terjawab
__ADS_1
" hallo siapa? " tanya bi Nur
" Bibi " ucap Ensa kegirangan
" Astaga non, non gimana keadaanmu?, kamu baik baik saja kan?, tidak ada yang macam macam kan? ti " ucap nya terpotong oleh jawaban Ensa
" iya bibi aku baik baik saja, aku di tolong dan di angkat menjadi anak oleh keluarga yang baik hati " ucap Ensa dengan antusias, dan senyuman nya yang manis. Sedangkan satu keluarga itu tersenyum saat mendengar Ensa berbicara dengan antusias seperti itu, ya mereka juga fasih dalam bahasa Indonesia
" Boleh bibi berbicara dengan keluarga angkat mu sayang " tanya bi nur dengan lembut
" iyah bibi " jawab Ensa
" mama Tante Will praten " ( mommy bibi ingin bicara) ucapnya sambil memberikan kembali handphone nya
mommy Felicia yang melihat kedua anaknya menerima Ensa pun senang, dan dia langsung mengobrol dengan bibi nya Ensa. Terdengar pula bi Nur yang kesusahan dalam berbicara dalam bahasa Belanda dia bahkan harus menggunakan dua handphone sekaligus
Mommy Felicia yang mendengar bi nur kesusahan pun terkekeh lalu berkata " sedahlah aku bisa bahasa Indonesia santai saja " ucap nya
bi nur yang mendengar pun malu sendiri dan menjawab dengan gugup " O oh baiklah " jawab nya
lalu bi nur pun menceritakan bagaimana Ensa bisa berada di Belanda, tentang keluarga Ensa, bahkan bi nur masih sempat sempat nya mengumpat majikan nya itu, dia juga mengatakan sesuatu yang disukai Ensa dan yang tidak disukainya
__ADS_1
" oh iya nyonya kalau bisa ubah nama dan penampilan Ensa, kalau bisa wajahnya juga di operasi plastik jika umur nya sudah cukup " ucap bi nur
" Baiklah aku akan lakukan " ucap Mommy Felicia dengan senang hati
" baiklah nyonya terimakasih, maaf aku tutup teleponnya ada yang datang " ucap bi nur buru buru mematikan handphone nya
sedangkan mommy Felicia menceritakan semuanya pada suaminya, dan Daddy Sebastian pun dengan senang hati akan melakukan nya
Setelah beberapa hari tinggal dengan keluarga Harvey kehidupan Ensa pun berubah drastis, dia di sayang dan di manja oleh keluarga barunya, dan pada saat sedang berkumpul Mommy Felicia dan Daddy Sebastian pun menceritakan semuanya tentang mereka akan mengubah semua penampilan nya, dan jangan lupa mereka pun menceritakan asal usul keluarga Harvey,
Ensa sempat terkejut karena mengetahui bahwa keluarga angkatnya adalah, keluarga dari bangsawan Vampir yang paling di takuti, apalagi saat mengetahui mereka akan merubah Ensa menjadi Vampir
Ensa berpikir sejenak sebelum dia menganggukan kepalanya, bahkan di mengatakan dengan lantang dan tatapan tajamnya bahwa dia tidak mau memiliki wajah yang mirip dengan keluarga kandungnya
dan pada saat itu pula Queensa Dirgantara berubah menjadi Queen Athena Harvey, jangan lupa seluruh penampilan nya pun berubah dia bahkan sekarang sangat mirip dengan keluarga angkat nya, bisa melihat " mereka " dan mendengar isi hati semua ORANG
flashback off
BERSAMBUNG
maaf masih banyak typo nya ya guys
__ADS_1
^^^Minggu 19 Februari 2023^^^