Meluluhkan Hati Sang LEADER

Meluluhkan Hati Sang LEADER
Episode 3


__ADS_3

Hari hari sudah berlalu keadaan rumah bukan nya membaik malah semakin berantakan hingga akhirnya Ensa melakukan sesuatu yang harus nya di lakukan orang dewasa, dia melakukan pemalsuan data terhadap kematian nya


dan setelah itu dia meminta bantuan kepada Bi nur untuk memberikan tiket pesawat menuju Belanda, dan bi nur pun menyanggupi permintaan nona kecilnya yang sudah dianggap seperti anaknya, Bahkan dia rela berbohong pada majikannya dengan alasan ingin pulang kampung karena saudaranya sakit


jika kalian bertanya mengapa ensa lebih memilih pergi ke Belanda, jawabannya adalah karena dia lebih fasih dalam bahasa Belanda dan Indonesia


" Non kok sungguh ingin pergi ke Belanda " tanya bi nur dengan raut wajah sedih


" Bagaimana jika di sana ada yang berniat jahat kepadamu " tanyanya lagi dengan perasaan takut


" Bibi Tenang saja aku akan baik-baik saja " ucap ensa sambil tersenyum


" Ya sudah kalau begitu ini nomor telepon Bibi nanti jika sudah sampai tolong kabari bibi ya " ucapnya sambil menyodorkan kertas berisi nomor teleponnya


" iya Bi aku berangkat ya takut ketinggalan pesawat " ucap Elsa sambil menerima kertasnya " dadah Bi " lanjutnya sambil Melambaikan tangannya


" hati-hati Non " ucapnya sambil membalas labaian tangannya

__ADS_1


di dalam pesawat Elsa hanya diam saja sambil menunggu pesawat sampai tujuan


beberapa menit kemudian


setelah sampai ensa berjalan menyusuri jalan sambil memikirkan akan kemana, tepat dia tidak tahu ingin ke mana tiba-tiba Datang sepasang suami istri menghampirinya


" Hey lieve meid waar ga je heen " (hey gadis manis kamu mau ke mana) tanya Felicia


sedangkan ensa hanya menjawab dengan gelengan kepala saja, lalu kembali menunduk


"je gaat me toch niet ontvoeren en verkopen? " (kalian tidak akan menculikku dan menjualku kan?) tanyanya dengan mata berkaca-kaca


sepasang suami istri itu pun tersenyum dan menggelengkan, kepalanya setelah berpikir akhirnya Elsa tersenyum dan menganggukkan kepalanya


Felicia pun senang dan menggendong insa lalu membawanya ke mobil, sedangkan suaminya hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku istrinya


di dalam mobil Sebastian pun bertanya " hoe heet je en waar kom je vandaan? " (namamu siapa dan dari mana) tanyanya

__ADS_1


dan Felicia pun memukul keningnya sendiri lalu berkata " oh ja ik vergat iajna zijn naam en afkomst te vragen " (oh iya aku hampir lupa menanyakan nama dan asal nya)


Ensa hanya tersenyum tipis lalu menjawab " mijn naam is Queensa Dirgantara en ik kom uit Indonesië " (namaku Queensa Dirgantara dan aku berasal dari Indonesia) jawab Ensa lalu kembali menunduk


" wow je komt uit Indonesië, en je spreekt vloeiend Nederlands " (wow kau dari Indonesia dan kau sangat fasih dalam bahasa Belanda) ucapan Felicia


" oké, nu noem je me mama, en hij is papa, oké lieve meid " (baiklah sekarang kau panggil aku dengan sebutan mommy, dan dia Daddy oke gadis manis) ucap Felicia dengan senyuman manisnya


insaf pun menjawab dengan anggungan kepala, dan tersenyum lalu berkata " oke mama, papa " (baiklah Mommy, Daddy


" oké we zijn gearriveerd " (baiklah kita sudah sampai) ucap Daddy SEBASTIAN


***BERSAMBUNG. . . .


maaf masih banyak typo nya ya guys


^^^Minggu 19 Februari 2023***^^^

__ADS_1


__ADS_2