mencairkan hati istri yang dingin

mencairkan hati istri yang dingin
Episode 19


__ADS_3

cellzio melihat rika melihat nya iya pun langsung mengmbil pakaian nya begitu juga dengan rika,, suasana menjadi sangat hening,, tiba tiba rika berdiri dan berjalan menuju ke cellzio...


rika; bukan kah kau berjanji untuk tidak menyentuh ku( dengan nada yang sangat dingin)


cellzio; aku melakukan itu bukan atas kehendak ku itu semua atas pengaruh obat peransang.


rika; kau bisa menghindari atau pergi dari kemar ini,,,, jika aku hamil aku akan menggugurkan kandungan ini


cellzio terdiam dan sok mendengar perkataan rika,,


cellzio; jika kau benar benar hamil,, kejadian semalam anggap saja itu semua salah ku tapi aku minta ke pada mu untuk tidak membunuh anak yang tidak bersalah itu,, aku akan mengabulkan apa pun yang kau ingin,,


rika sama sekali tidak merespon perkataan cellzio,, cellzio melihat rika tidak merespon perkataan nya cellzio memilih untuk pergi dari kamar,, iya berjalan menuju ke ruang tamu dan memanggil lili setelah beberapa saat lili datang,


lili:selamat malam tuan cellzio


cellzio; panggil kembali penyembuh itu aku ingin berbicara dengan nya


lili; maaf tuan apa kesehatan nyonya memburuk


cellzio; dia Baik Baik saja,, hanya ada sedikit masalah dengan obat yang di berikan orang penyembuh itu


lili; saya akan pergi memanggil penyembuh itu tuan


cellzio; tunggu,, suruh saja para kesatria yang memanggil nya ke sini


lili; baik tuan


setelah lili pergi cellzio merasa khwatir dengan rika iya pun kembali ke kamar,, baru sampai di depan pintu iya mendengar suara seseorang menangis,, dengan panik cellzio langsung masuk ke dalam dan melihat rika duduk di sopa sambil menangis,, cellzio melihat rika menangis hati nya merasa terluka dan merasa sangat bersalah,, cellzio duduk di samping rika dengan ekpresi bersalah,,


cellzio; maaf ini semua salah ku,, aku tau permintaan maaf ku tidak bisa mengubah yang telah terjadi tapi aku benar-benar tidak tau harus berbuat apa..


rika; aku ingin kembali ke kediaman Matazis


dengan terkejut cellzio melirik ke rika,,


cellzio; apa kau serius


rika; iya

__ADS_1


cellzio; baik lah kalau itu mau mu


dengan berat hati cellzio mengiyakan permintaan rika,, setelah berbicara cellzio kembali keluar dengan ekpresi pasrah iya berjalan ke teras ruang kerja nya sambil melihat suasana pagi yang cerah beberapa saat kemudian pir dan rekan nya kembali bersama penyembuh itu,, tidak basa basi cellzio langsung ke ruang tamu,, sampai nya ke ruang tau cellzio langsung menuju ke penyembuh itu,,


cellzio; obat apa yang kau berikan kepada istri ku( dengan suara tegas)


penyembuh; saya memberikan obat penurun demam dan pilek hanya itu tuan


cellzio; apa kau benar-benar yakin dengan perkataan mu itu jika kau salah aku akan membunuhmu


penyembuh; saya yakin tuan


cellzio; hahaha kau saat yakin,, lili pergi ke kamar nyonya dan ambil boto berwarna hitam itu,


lili pun pergi ke mengmbil Obat itu,, beberapa saat kemudian lili kembali ke ruang tamu bersama dengan rika


lili; ini tuan obat nya


cellzio mengmbil obat itu dan menaruhnya di depan penyembuh itu,,


cellzio; silakan di lihat obat apa itu


penyembuh; maaf kan saya tuan ini salah saya kerna tidak teliti,, saya mohon maaf tuan


cellzio; kurung dia di gudang,, dia tidak akan aku lepaskan jika gurunya tidak kesini (dengan nada dingin)


cellzio pun berjalan kembali ke kamar,, rika melihat ekpresi cellzio iya merasa sedikit bersalah,,setelah beberapa saat kemudian rika kembali ke kamar,,


cellzio; apa kau benar-benar ingin kembali ke kediaman Matazis,


rika; iya,,aku tidak ingin berada di sisimu


cellzio; apa kau serius dengan perkataan mu


rika melihat ekpresi cellzio datar tanpa emosi tanpa reaksi apa pun


rika; iya


cellzio; jika boleh jujur,, aku sangat menyukai mu,, namun rasa bencimu terhadap ku semangkin bertambah,, baik lah aku akan mengantarkan mu ke rumah ayah mu,,

__ADS_1


setelah berbicara cellzio keluar dengan raut wajah yang dingin,,di sisi lain rika terdiam mendengar perkataan cellzio,,


setelah beberapa hari kemudian persiapan rika kembali ke kerajaan zillion pun siap setelah bersiap siap sudah waktunya untuk pergi,, rika berjalan menuju ke kereta kuda,, sesekali iya melirik ke cellzio namun cellzio sama sekali tidak melihat nya iya sibuk dengan kuda nya,,perjalanan pun di mulai setelah tiga hari berlalu cellzio dan rika pon sampai ke kediaman Matazis,, sampai nya di sana cellzio langsung ingin berbicara dengan tuan Matazis secara peribadi,, Matazis merasa ada yang tidak beres iya pun mengiyakan permintaan menantu nya; mereka berdua pun berjalan menuju ke perpustakaan sampai nya di sana Matazis pun langsung bertanya kepada cellzio,,


Matazis; apa yang terjadi


cellzio; ada kesalah pahaman antara saya dan rika


Matazis; jangan bilang anda mengmbilkan dia kemari


cellzio; tidak ayah dia ingin kembali ke sini mungkin kerna merindukan anda,, dan ada sesuatu yang ingin saya katakan pada anda


Matazis; kata kan lah saya siap membantu Anda jika saya bisa


cellzio; saya sedang belajar magic dan harus berburu moster untuk meningkatkan kekuatan magic,, kerna itu saya ingin menitipkan rika ke sini selama saya pergi berburu,, jika ayah tidak keberatan,,


Matazis; sejak kapan anda bisa magic


cellzio; baru baru ini ayah


Matazis; dengan siapa kau belajar


cellzio; dengan seseorang berjubah hitam biru ayah


Tiba-tiba orang berjubah hitam buru pun mucul di hadapan Matazis,, Matazis melihat orang iya pun terdiam kerna orang tersebut bernama Xu Fu shen leluhur sekte bunga teratai dan raja assassin dan magic di seluruh wilayah kerajaan zillion,,


Matazis; salam untuk leluhur Xu Fu Shen


Xu Fu shen; saya rasa anda sudah tau bukan masalah ini


cellzio menjadi bingung dengan percakapan mereka


Matazis; apa ramalan itu benar-benar terjadi


Xu Fu shen; menurut mu,, aku rasa kau tau apa yang harus kau lakukan,,


seketika iya menghilang,,


cellzio; apa anda tau siapa dia

__ADS_1


Matazis; dia leluhur sakte bunga teratai dan raja nya assassin ahli magic,,


__ADS_2