mencairkan hati istri yang dingin

mencairkan hati istri yang dingin
Episode 9


__ADS_3

di sisi lain raja dan perdana menteri cansiko sedang berdiskusi tentang masalah perbudakan reza


raja; kenapa cellzio begitu pandai berpedang dan bertarung sejauh yang saya tau dia anak tidak bisa apa apa selain berfoya-foya


cansiko; saya juga tidak tau yang mulia selama ini dia hanya bermalas-malasan dan tidak pernah berlatih pedang dan bertarung


raja; sulit untuk di mengrti apa lagi sekarang masalah perbudakan reza farzito yang akan menimbulkan kontroversi antara perajurit dan lain sebagainya


cansiko; situasi sangat sulit sekarang jika kita membiarkan cellzio memperbudak reza farzito takut nya bakalan merusak reputasi farzito dan kita juga kehilangan satu perajurit terbaik


raja; itu yang manjadi masalahnya sekarang, cansiko apa kau bisa meyakinkan cellzio untuk membatalkan sumpah pedang besok pagi


cansiko; maaf yang mulia saya rasa yang mulia orang yang tepat untuk berbicara dengan cellzio kerna anda adalah raja jika anda yang berbicara saya pasti dia mengerti situasi sekarang ini


raja; hemm suruh dia menemui ku besok pagi di ruangan ku


cansiko; baik yang mulia kalau begitu saya permisi dulu salam yang mulia


pertemuan pun bubar malam pun berlalu,, cellzio terbangun dari tidur nya dan melihat sekitarnya sambil berjalan menuju ke jendela melihat burung berkicauan dan udara pagi yang sangat menyenangkan iya pun keluar dari kamar berjalan menuju ke taman sampai nya di taman iya melihat seseorang wanita yang duduk di samping air Pancur sambil memegang bunga cellzio pun menghampiri nya dan melihat dari dekat ternyata iya adalah Rika


cell; sedang memikirkan apa


Rika; menurut mu


cell; reza


Rika; aku akan melakukan apa pun yang kau inginkan kan asalkan kau tidak menjadikan reza budak mu


cell; apa kau tau arti dari perkataan mu itu


Rika; saya tau apa yang saya katakan dan itu sudah manjadi keputusan saya


cellzio melihat ekpresi Rika yang percaya diri dan tegas iya hanya bisa diam tak lama kemudian cell kembali ke kamarnya dan bersiap siap tiba-tiba pelayan istana datang memberi tahu ke cell bahwa raja sudah menunggu di ruangan kerja raja cellzio pun pergi ke ruang kerja raja sampai nya di sana.


cell; selamat pagi yang mulia , apa anda memanggil saya

__ADS_1


raja; iya cellzio kau tau sendiri apa yang terjadi sekarang apa kau tidak bisa mengubah keputusan mu itu


cell; bisa yang mulia jika anda bisa memenuhi 3 syarat dari saya


raja; apa saja syarat nya


cell; pertama saya menginginkan sempel dari istana untuk keluar masuk perbatasan negara kerna saya mau berdagang,, untuk yang ke dua saya menginginkan desa yang ada di bagian barat untuk yang ke tiga saya menginginkan sepuluh ribu koin emas dan lima ribu koin perak jika anda bisa memenuhi nya akan saya ubah keputusan saya


raja; apa kau yakin menginginkan desa di barat desa itu memang sangat subur untuk pertanian tapi disana juga banyak binatang buas


cell; saya yakin yang mulia


raja; baik lah saya Terima semua persyaratan dari mu nanti saya kirimkan semuanya ke kediaman cansiko


cell; terimakasih yang mulia kalau begitu saya permisi dulu Salam yang mulia


cell pun kembali ke kamar nya dan melihat Rika sedang menunggu nya kembali


Rika; jadi


Rika; iya


cell; hahaha baik lah aku Terima dengan senang hati nona Rika Matazis


mereka pun bersiap siap untuk ke acara sumpah pedang setelah sampai di sana cell melihat begitu banyak perajurit dan beberapa petinggi istana termasuk perdana menteri Pertahanan cansiko cell pun berjalan menuju ke aula utama dan berdiri melihat perajurit yang berbaris rapi tak lama kemudian yang mulia tiba di aula utama setelah yang mulia datang reza farzito pun datang acara sumpah pedang pun di mulai reza berjalan ke hadapan cell dan membukukan bedanya tiba tiba cell menghentikan reza dan berkata..


cell; yang mulia hamba ingin membatalkan acara sumpah pedang ini


raja; kenpa kau ingin membatalkan acara sumpah pedang ini


cell; kerna saya tidak menginginkan reza manjadi kesatria ku


reza menatap cell dengan tatapan penuh tanda tanya


raja; baik lah kerna cellzio cansiko membatalkan acara sumpah pedang ini maka acara ini cukup sampai di sini silakan semuanya bubar

__ADS_1


semuanya kambali,,setelah acara sumpah pedang di batalkan cellzio dan keluarga nya pun kembali ke kediaman cansiko setelah sampai cell lansung menuju ke kamar nya dan melihat surat surat yang dia kumpul kan secara diam-diam cell melihat dengan detail kerna itu adalah rancangan yang iya susun dengan rapi untuk memulai perdagangan nya tiba-tiba Rika datang dan duduk di samping kasur sambil memperbaiki rambutnya cell melihat ke arah Rika dan iya teringat perkataan Rika yang bersedia melakukan apa pun untuk nya cell bangun dari duduk nya dan berjalan menuju ke Rika setelah sampai cell berbaring dan meletakkan kepala nya di paha Rika,, Rika terdiam untuk sesaat


cell; nyamannya


Rika; apa yang kau lakukan


cell; menurut mu apa


Rika hanya bisa melihat cell berbaring di paha nya dan tidak bisa menolak nya


cell; jokfiz bilang bahwa kau sangat pintar dalam segala hal apa itu benar


Rika; iya


cell; kalau begitu kau bisa membantu ku dalam berdagang


Rika; iya


cell berbalik dan melihat ke arah Rika sambil tersenyum


cell; entah kenapa kau sangat cantik hari ini


Rika melihat ke arah cell tanpa ekpresi cell tetap tersenyum,


Rika; sampai kapan kau terus begini


cell; sampai kau mengelus rambut ku jika kau tidak melakukan nya aku akan tetap seperti ini


Rika; kekanakan


cell tersenyum mendengar perkataan Rika,, Rika pun mengelus rambut cell dan iya melihat rambut cell yang sangat lembut dan wangi sangat nyaman di pegang cell pun terlelap Rika melihat cell tertidur iya pun memindahkan kepala cell ke bantal dan iya berjalan menuju meja dan melihat surat surat yang di bacal oleh cell setelah membaca Rika sedikit tertarik dengan isi nya,, Rika pun kembali ke kasur dan berbaring di samping cell sambil berkata hanya malam ini,, malam pun berlalu cell terbangun dari tidurnya dan melihat Rika yang masih tidur di samping nya cell menatap nya dan berkata di dalam hati nya ternyata wajahnya sangat imut ketika tidur tiba tiba Rika terbangun dan melihat cell yang sedang melihat nya Rika pun menarik selimut dan menutupi wajahnya cell tersenyum sambil berkata


cell; apa kah kau malu hahaha ternyata kau juga bisa malu begini


rika hanya diam di dalam selimutnya.....

__ADS_1


__ADS_2