mencairkan hati istri yang dingin

mencairkan hati istri yang dingin
Episode 6


__ADS_3

lia; jadi siapa nama mau


jok lagi-lagi melihat lia tapi kali ini dengan tatapan tajam dan penasaran


jok; aku akan menjawab pertanyaan mu dengan syarat kau harus menjawab pertanyaan ku kenpa kau bisa hilang ingatan


lia; apa kau akan percaya dengan apa yang akan ku ceritakan nanti


jok; jelas aku percaya kau hanya ahli membuat onar bukan ahli berbohong


lia pun menceritakan apa yang terjadi.... setelah lia bercerita ekspresi jok kagat dan tidak percaya bahwa di dalam tubuh teman nya ada lah orang lain lia melihat ekspresi jok seperti itu lia merasa menyesal menceritakan nya seketika suasa manjadi hening jok terus menatap lia tak lama kemudian jok berbicara


jok; baik lah perkenalkan nama ku jokfiz Aferllo putra ke 2 dari tuan Aferllo gimana keren kan nama ku


lia melihat gaya nya jok di luar dugaan lia kira dia bakalan canggung malah sebaliknya


jok; jadi siapa nama mu sebelum kecelakaan itu


lia: Aszilia burhan putri pertama burhan Ali


jok; nama mu cukup bagus tapi terdengar sedikit aneh


lia; nama mu juga sangat aneh malah


jok; hemm jadi apa yang akan kau lakukan sekarang


lia; ceritakan pada ku tentang cellzio cansiko


jok; cellzio cansiko memiliki keperibadian yang sangat buruk dan pembuat onar dia orang yang emosian dan tidak memiliki pendirian suka melakukan kekerasan tapi dia tidak pandai berbohong tidak bisa berkuda dan dia juga tidak begitu pandi menggunakan pedang tapi dia sudah berusaha untuk belajar namun tetap gagal hubungannya dengan ayah nya juga sangat buruk dia pernah di hukum olah ayah nya kerna gagal dalam latihan berkuda sejak saat itu dia tidak mau lagi berkuda sampai sekarang dan kerja hari hari hanya menghabiskan uang dan berfoya-foya bersama wanita cantik sejauh yang ku tau hanya itu


ekspresi lia sangat sok mendengar cerita tentang cellzio cansiko


lia; jika dia seburuk itu kenpa kau mau berteman dengan nya


jok; aku akui dia memang buruk tapi aku nyaman berteman dengan nya dia berbicara apa ada nya dan tidak pernah berbohong


lia; jadi hari ini ada aktivitas apa untuk cellzio


jok; hemm tidak tau.. gimanaa kita berjalan di kota


lia; ide yang bagus


jok; ku rasa kau harus terbiasa dengan nama cellzio


lia; iya.. sekarang kau luar lah aku mau Siap-siap


jok; ya aku akan menunggu mu di kereta


lia; apa kah itu kereta kuda


jok; iya kita ke kota mengunakan kereta kuda


lia; kenpa tidak pakai kuda saja kita bukan putri


jok; kau kan tidak bisa berkuda brooo


lia; siapkan saja kuda nya


jok; hemm oke


jok pon keluar dan lia bersiap siap untuk ke kota setelah bersiap siap lia keluar dari kamar nya dan bingung arah nya ke mana di tengah kebingungan nya ada seorang wanita berpakaian pelayan di sekitar situ yang sedang bersih bersih lia pun berjalan ke sana setelah sampai di sana


lia; hem siapa nama mu


wanita itu kaget melihat cellzio dia lansung membukukan Kepala nya


lili; nama saya lili tuan


lia; antar kan saya ke luar


lili; baik tuan


lia dan lili pun berjalan lia berjalan sambil melihat sekeliling nya dengan detil


setelah sampai di depan dia melihat jok dan dua ekor kuda


dan ada kereta kuda


lia; jok bukan kah kita pergi berdua kenpa ada kereta kuda di sini

__ADS_1


jok; kk mau juga mau ke kota bersama ibu mu


lia; apa kita pergi bersama sama


jok; terserah kau apa kau mau pergi bersama atau kita pergi duluan


lia menaiki kuda nya dan berkata


lia; kita duluan saja


di sisi lain ayah dan ibu nya melihat cellzio menunggang kuda dengan santai dan ayah nya seperti tidak percaya dengan pengelihatan nya ..apa benar bocah bodoh itu bisa menanggung kuda? dia bertanya ke istrinya nya


ayah; apa dia latihan berkuda belakangan ini


ibu; tidak jangankan berlatih kuda melihat kuda saja dia tidak mau


ayah nya masih tidak percaya dengan apa yang terjadi barusan


di sisi lain jok kewalahan mengejar lia yang berkuda dengan sangat Perpesonal setelah sampi di sebuah rumah makan sederhana mereka berdua pun masuk dan duduk sambil memesan makanan..


jok;bro kau sangat pandi berkuda kau benar bukan cellzio aku percaya perkataan mu


lia melihat nya sambil mengalah napas panjang


lia; aku pernah balajar berkuda waktu liburan bersama keluarga dan sedikit pandai berpedang


jok; wah aku tidak sabar ingin melihat kau bermain pedang bagaimana setelah ini kita bermain pedang di tempat latihan ku


lia melihat jok sambil berpikir tentang ceritanya dan lia juga penasaran apa kah badan cellzio selemah itu


lia; oke


setelah makan merdeka pun pergi ke kediaman jokfiz Aferllo setelah sampai di sana meraka pun langsung menuju ke tempat latihan para perajurit setelah sampai di sana lia ingin di pakaikan baju besi lia menolak


jok; jika kau tidak pake baju ini nanti kau terluka


lia; tidak perlu kita juga hanya berlatih bukan sunguh sungguh ( bukan songong ygy cuman baju besi nya berat)


setelah itu lia di beri pedang mereka pun berlatih dan akhirnya lia memenagkan latihan nya


jok; bro kau benar-benar hebat dan keren aku bangga jadi teman mau


jok; alay itu apa?


lia; keren


jok; wah kau benar benar alay


lia; hahaha


jok bingung melihat lia tertawa


lia; sudah lah aku ingin pulang hari sudah mau gelap.


jok; apa kau sudah ingat jalan pulang tau mau ku antar kan


lia; mohon petunjuk nya tuan muda jokfiz Aferllo


jok; hahahaha ayok


mereka pun otw kediaman cansiko setelah sampai di sana mereka kagat melihat ekpresi ayah cellzio yang berdiri di pintu masuk mereka pun memberi salam


jok; selamat malam tuan cansiko


lia; selamat malam tuan cansiko


jok melihat lia yang memanggil ayah nya dengan sebutan tuan, lia membalas tatapan jok dengan senyum tipis jok pun di buat merinding dengan senyuman lia


ayah; habis dari mana kalian


jok; habis dari rumah saya tuan saya mengajak cellzio keluar dan bermain di rumah ku


ayah nya menatap ke arah cellzio dan berkata


ayah; hanya bermain tidak membuat onar


lia; apa kah ayah merasa sepi jika aku tidak membuat onar


ayah nya menatap cellzio dengan tatapan tajam

__ADS_1


ayah; terasa sedikit aneh jika orang seperti mu tidak membuat onar


lia; aku bosan melihat wajah mu yang beringas


ibu; hahaha bukan hanya pandai berkuda putra ku juga pandai berbicara sekarang hahaha biasa nya ayah mu yang berkata begitu hari ini malah sebaliknya


jok; maaf tuan dan nyonya saya pamit pulang dulu


lia pun mengantar jok sampai ke gerbang setelah itu iya pun kembali


ayah; cellzio kemarin sebentar ada yang ingin ku tanya kan


lia pun menuju ke ayah nya


lia; ya tuan ada apa


ayah mengapa kau masih memanggilku tuan


lia; bukan kah anda tuan di sini apa kah saya salah memanggil anda tuan


ibu dan ayah nya saling menatap satu sama lain setelah mendengar perkataan cellzio alias lia


( oke ges di sini saya ganti nama lia jadi cell takut nya nanti keliru)


ayah;sejak kapan kau pandai berkuda


cell; apa kah itu penting


ayah cellzio mulai emosi dengan jawaban cellzio


ibu; cell apa kau belajar berkuda diam diam


cell; maaf nyonya dan tuan jika kalian hanya ingin bertanya soal ini saya permisi dulu


cell pun lansung pergi menuju kamar nya


ibu nya terdiam melihat tingkah cellzio seperti itu


ayah; dia banar banar membuat emosi


ibu; apa kau tidak merasa dia berubah cara bicara nya dan tetapan nya sikap nya sangat jauh berbeda dia menjawab pertanyaan mu dengan santai


ayah; iya aku tau itu..


ayah nya berdiri dan memanggil Kepala pelayan


Kepala pelayan; apa tuan memanggil saya


ayah; bagai mana persiapan pernikahan apa kah sudah selesai


Kepala pelayan; sudah tuan semua sudah siap


ayah; bagus kalau begitu.. pergi lah


Kepala pelayan pun pergi tak lama kemudian mereka pun kembali ke kamar.. hari pernikahan pun tiba dan cell sudah bersiap siap untuk ke acara pernikahan sampai nya di sana banyak para bangsawan dan juga raja yang hadir di pernikahan cellzio cansiko dan Rika Matazis cell melangkah menuju ke pelaminan dengan santai


setelah menikah cellzio belum bertemu dengan Rika kerna


adat nya sang istri menunggu sang suami di kamar pengantin,, pengganti wanita datang tapi wajah nya di tutup olah selendang dan di pimpin ke kamar pengantin


sedangkan cellzio mata nya di tutupi oleh tangan kk kk Rika acara pernikahan pun selesai dan cell merasa lelah seharian harus tersenyum dan ramah tamah cell lupa kalu dia sudah beristri dia lansung pulang ke kamar nya dan membuka pintu dan lansung masuk tanpa melihat suasana cell masuk lansung mengmbil handuk untuk mandi dia sama sekali tidak melirik ke tempat tidur Rika hanya melihat tingkah nya cell setelah mandi dia duduk di sopa dan berkata


cell; ahh lelah nya


cell melihat ada selendang di meja nya dan bertanya


cell; selendang siapa ini kenpa ada di sini


rika; itu milik ku


cell kagat mendengar suara Rika dan dia baru ingat bahwa acara tadi ada lah acara pernikahan nya.. tiba tiba cell membeku baru ke pikiran tentang berhubungan intim cell membalikkan badan nya dan melihat ke arah Rika untuk pertama kalinya dan dia terpanah dengan kecantikan Rika


cell menatap Rika cukup lama sampi membuat Rika kesel dan membalas menatap tajam cell.


cell; hem hem jadi bagaimana sekarang kita tidak saling mencintai dan pernikahan ini adalah pernikahan politik dan tidak seharusnya kan kita melakukan itu


Rika; memang saya sudi di sentuh olah banjingan seperti anda


cell kagat medengar jawaban rika tapi dia tersenyum tipis dia tersenyum kerna lega tidak melakukan hubungan intim jadi dia tidak perlu repot repot memikirkan bagaimana cara memulai nya

__ADS_1


__ADS_2