
cell; benar tidak mungkin saya yang bajingan begini menyentuh anda yang begitu mulia dan suci
Rika melihat ke arah cell dan iya seperti tidak percaya dengan pendengaran nya tapi itu lah fakta nya
cell; tidur lah hari sudah larut malam
cell berdiri dan berjalan ke luar dan duduk di teman sambil menikmati suasana malam di bawah terang nya bulan iya berpikir apa yang terjadi selanjutnya dan apa alasan Rika menrima pernikahan ini di dalam diri ku tidak memiliki kelebihan apa pun kecuali ketampanan wajah dan kesempurnaan fisik dan tidak memiliki keterampilan apa pun aku sangat membenci politik tapi aku harus menghadapi nya sekarang memikirkan itu membuat ku pusing... di sisi lain Rika melihat nya dari jendela kamar
tak lama kemudian cell kembali ke kamar cell melihat Rika
tidur di kasur dan cell mengambil bandal nya dan tidur di sopa, malam pertama pun berlalu begitu saja pagi pun tiba
Rika melihat cell sudah tidak ada di sopa dan dia pun berjalan menuju kamar mandi dan dia kagat melihat cell mandi tanpa busana cell menoleh ke Rika meraka membeku untuk berberapa saat tiba-tiba Rika menutup mata nya dan cell mengambil handuk nya
cell; mengapa kau tidak mengtuk pintu
Rika; mengapa kau tidak mengunci pintu
cell; saya bertanya jangan balik bertanya
Rika; ku kira kau tidak ada di dalam kamar mandi
cell; hemm
cell berjalan menuju ke Rika sambil merapikan handuk saat itu Rika mengalihkan pandangan nya ternyata cell menuju jalan keluar dan sambil berkata
cell; lain kali berhati hati lah saya tidak bisa menjaminkan bahwa saya tidak menyentuh anda jika kejadian ini terulang lagi
cell berkata begitu dia hanya ingin melihat respon Rika seperti apa tapi Rika tidak merspon apa pun Rika hanya
menatap cell tanpa ekpresi, cell pun keluar
cell melihat respon Rika semangkin yakin bahwa ada sesuatu yang sangat penting sampai dia menerima pernikahan ini bahkan secara fisik pun dia tidak memiliki ketertarikan pada ku ekpresi sangat datar,
cell pun bersiap siap untuk melihat kondisi di luar dan ingin melihat susana bisnis apa yang bisa iya jalani setelah siap siap tiba-tiba ada yang mengetuk pintu cell keluar dan melihat nya ternyata Kepala pelayan
Kepala pelayan; selamat pagi tuan muda cell
cell; pagi ada apa
Kepala pelayan; ada sesuatu yang penting terjadi dan tuan ingin bertemu dengan anda beliau sudah menunggu di ruang kerja nya
cell; antar kan saya ke sana hemm apa dia sudah sarapan
Kepala pelayan; belum, tadi tuan mendapat surat dari istana setelah itu dia menyuruh saya memanggil anda
meraka pun sampai di ruang kerja tuan cansiko
Kepala pelayan; tuan ini tuan muda cellzio
ternyata di sana bukan hanya ayah nya saja tapi juga ada ibu kk pertama dan ke dua nya dan meraka semua berekpresi tegang
cell; ada apa ayah anda memanggil saya kemari sepagi ini
ayah; ada surat dari raja dia ingin kau ke istana keadaan istana sedang kacau sekarang
cell; berberapa hari ini aku tidak membuat masalah apa apa kenpa aku harus ke sana
__ADS_1
ayah; kau memang tidak membuat masalah tapi kau tetap harus ke sana kerna anak pertama penglima tempur memenangkan pertempuran nya dan dia mengajukan permintaan dia ingin bertarung dengan mu jika kau kalah kau harus menceriakan istri mu dan melepaskan gelar bangsawan... ku harap kau menolak nya
cell; siapa dia
ayah; reza ferzito anak pertama Farzito dan teman masa kecil istri mu Rika Matazis
cell tersenyum
cell; saya akan ke istana
ibu; cellzio ibu harap kau menolak nya
cell; ibu jika aku kalah anggap aja anak mu cuma 2 dan lupa kan aku
cell berjalan keluar sambil tersenyum
mereka hanya bisa melihat ekpresi cell yang biasa saja malah tersenyum
kanzo; ku rasa otak adik ku rusak apa dia tidak tau siapa yang dia hadapi..
cellzia; jangan mengangap remah dia lemah bukan berarti bodoh kan
kanzo; hemm mari kita lihat kedepan nya apa yang dia lakukan
mereka pun pergi ke istana setelah tiba di istana mereka pun masuk ke istana sampai nya di ruang pertemuan istana cell melangkah ke depan begitu juga reza
reza; salam yang mulia
cell; salam yang mulia
raja; cellzio cansiko apa kau sudah membaca isi surat dari ku
raja; apa. keputusan mu aku tau ini agak sedikit aneh tapi aku sudah berjanji kepada nya jika dia memenagkan peperangan ini saya akan mengambulkan keinginan nya
cell; saya sudah memutuskan untuk menerima tantangan nya dengan syarat yang mulia
raja; syarat apa
cell; jika saya menang dia harus turun dari jabatan nya dan manjadi budak saya seumur hidupnya .. jika saya kalah sesuai yang tertulis di dalam surat anda
Rika terkejut dengan keputusan cell tapi tetap santai dengan wajah dingin nya
raja; jadi bagaimana reza
reza; saya Terima dengan senang hati yang mulia
raja; baik lah silhkan kalian menuju ke lapangan latihan istana
semua yang hadir di situ menuju ke sana setelah sampai di sana Rika melihat ekpresi cell yang diam saja sambil melihat detik reza tiba-tiba cell datang ke Rika
cell; ingin menang apa kalah
Rika; terserah
cell; kau yakin terserah
Rika; hem
__ADS_1
cell pun pergi dan menuju ke lapangan tiba perajurit datang ingin memasang kan baju besi tapi dia menolak nya
cell; tidak perlu
reza melihat cell tidak memakai baju besi dia pun tidak menggunakan nya
mereka pun sampai di tengah lapangan dan reza menarik pedang dan menyerang cell, cell menghindar dengan tangkas serangan reza semangkin berantam cell terus menghindar sambil tersenyum reza Samangkin kesel tiba-tiba cell menarik pedang nya dan menyerang reza dengan cepat membuat reza sulit menghindar dan menangkis serangan cell pedang reza terlapas dari tangan nya dan dia pun terjatuh cell melihat itu dia pun mengmbil pedang reza dan membuang pedang reza dan juga pedang nya setelah di buang cell melangkah menuju ke reza
reza berdiri adu tinju pun terjadi cell terkena pukulan reza beberapa kali sehingga membuat hidung cell berdarah
di sisi lain keluarga cansiko gelisah tapi Rika dan cellzia tetap santai menikmati nya
cell pun berdiri dan menyerang reza dengan kecepatan tinggi sehinga cell mengenai dada reza dan meninju nya tiga kali tinjunya beralih ke muka sehingga reza terjatuh cell lanjut meninju dengan sangat beruntal tiba tiba masuk perajurit istana yang di suruh raja untuk menghentikan serangan cell ternyata reza pingsan di tempat reza pun di bawa olah perajurit dan cell di nyatakan menang raja kagum dengan terampil cell berpedang dan bertarung
cellzia; sudah kubilang lemah bukan berarti bodoh
kanzo; sangat menarik
ayah; apa dia banar banar cellzio cansiko
ibu; benar benar berubah
Rika hanya diam
petarungan pun berakhir cell kembali ruangan istana dan bertemu raja..
cell; salam yang mulia raja
raja; hem sesuai dengan janji reza akan manjadi budak mu seumur hidupnya setelah dia sadar dia akan langsung sumpah pedang dengan mu
cell; baik yang mulia kalau begitu saya undur diri
raja; pelayan antar kan tuan muda cellzio cansiko ke kamar nya
cell; saya permisi yang mulia
cell kembali setelah sampai di sana dia lansung mandi setelah mandi dia ingin mengoles obat ke memar di tubuh nya tiba-tiba Rika datang
cell; ada apa
Rika; apa kau benar benar menjadi kan dia budak mu
cell; menurut mu jika aku kalah apa dia juga benar benar akan merubut semua nya dari ku
Rika; apa maksud mu
cell; lihat aja besok
Rika berbalik badan dan ingin pergi tiba-tiba cell menahan tangan Rika dan berkata
cell; jika aku kalah apa kau akan menyetujui itu
Rika; bukti nya kau menang untuk apa lagi bertanya
Rika menepis tangan cell dan keluar berjalan menuju ke kamar reza dengan pelayan nya setelah melihat reza Rika terdiam melihat bekas tinjunya cell membekas di tubuh reza dan wajah nya tidak bisa di kenali lagi biru dan bengkak di sana sini dan ayah reza terdiam menahan amarah..
ayah reza; keluar lah saya butuh waktu dengan putra ku
__ADS_1
Rika keluar dan kembali ke kamar dengan wajah yang menahan amarah terhadap cell dan berjalan masuk menuju ke kasur setelah sampai dia melihat cell tertidur seketika amarah nya mereda dan dia mendekati cell
melihat di tubuh cell ada bekas memar yang belum terkena obat salap Rika mengambil salap nya dan mengoleskan ke cell cell merintih hemmm Rika kagat lansung mengalihkan tangan nya Rika berkata di dalam hati nya (keputusan apa yang akan kau buat besok) Rika serba salah kerna dua-dua nya penting di satu sisi dia tidak ingin bercerai dari cell di sisi lain dia tidak ingin reza teman masa kecil nya manjadi budak