
Hari telah berganti kini adalah hari senin, setelah libur hari minggu kemarin, kini Tamia sangat semangat sekali untuk berangkat ke sekolah.
Dia sangat semangat karena kemarin dia bertemu langsung bertatap muka dengan cinta pertamanya yaitu Fajar Ramdana, yang ternyata anak keluarga kaya raya Sanjaya.
Tamia berjalan ceria sekali menghampiri sahabat sahabatnya.
" Hayyy!! " sapa Tamia kepada para sahabatnya.
" he em hay juga " Jawab Nova
" ceria banget sih muka kamu " ucap Farah
" ya iya dong hehehhe" jawab Tamia sambil tertawa.
" ehhh tadi malem kamu mau cerita apa? kasih tau dong, penasaran nih !" tanya Kristin.
Tamia pun menceritakan kejadian yang ia alami kemarin di rumah keluarga Sanjaya, ia bertemu dengan Dana, sehingga membuat teman temannya melongo.
" selain ganteng, pinter, keren ternya dia anaknya orang kaya juga ya" ucap Farah.
" wahh makin ngayal kamu Tam kalo mau jadi pacarnya , hahahahha" Saut Nova dengan nada meledek
" Iyaa ya " jawab Tamia lesu.
" Ya udah kamu berdoa aja semoga Tuhan memberikan Mukzizat sama kamu ,wkwkwk " saut Kristin sambil terbahak bahak.
###########
" Dana kamu konsen gak sih? " tanya Rendi karena sepertinya Dana sedang memikirkan sesutu padahal sekarang sedang latihan basket.
" ehhh iya aku mau istirahat dulu ah " jawab Dana.
" Ya udah istirahat sana, jangan pikiran mulu"
Sedari tadi Dana memikirkan siapa wanita cantik yang ia temui di rumahnya, karena ia berfikir pernah melihatnya di sekolah.
#########
Di sisi lain Tamia sedang memikirakan ucapan candaan teman temannya tadi ternyata ada benarnya juga.
Bahwa tak mungkin Tamia orang biasa seperti ini bisa mendapatkan Dana yang begitu sempurna di matanya, sedangkan banyak sekali wanita wanita yang menyukai Dana.
.........
Bel sekolah berbunyi pertanda sudah masuk, para siswa siswi pun memasuki kelas masing masing .
Saat para siswa sudah masuk ke kelas mereka masing masih, di speker pengumuman kelas berbunyi memanggi nama nama siswa
__ADS_1
" Selamat pagi anak anak semua, maaf kepada bapak ibu guru yang sedang mengajar. Disini saya ingin menyampaikan pengumuman bahwa anak yang bernama Gisel, Kristin, Rendi, Dana, Juno dan Tamia di panggil untuk ke ruang kantor sekarang! , terimakasih ".
Seketika itu para siswa yang di panggilpun datang ke ruang kantor sekolah, Tamia bingung kenapa dia di panggil.
Tamia dan Kristin berjalan menuju Ruang kantor dengan rasa bingung kenapa nama mereka di panggil dan begitu juga nama Dana.
____
Para siswa sudah berkumpul di ruang kantor, ternyata mereka di suruh berkumpul karena di utus sekolah untuk mewakili para siswa untuk ikut berkompetisi.
Tamia tambah bingung disini ada Kristin dan jelas kristin mengikuti olimpiade matematika sedangkan dirinya tidak terlalu hebat dalam bidang matematika.
" Oke anak anak langsung saja, di sini ibu umumkan siapa siapa saja yang mewakili kompetisinya masing masing " Ucap Bu Vina guru BK sekolah.
" Oke untuk olimpiade matematika Di wakili oleh Kristin dan Juno , Dan Fisika oleh Rendi dan Gisel, dan Sastra di wakili oleh Dana dan Tamia " ucap bu Vina.
" siap bu" jawab para siswa.
*Tamia semakin tak mengerti dengan apa yang di rencanakan Tuhan padanya, apakah Tuhan memberikan jawabannya kepada Tamia, Tamia semakin tak tahu apa akan dia lakukan.
Melihat Dana dari kejauhan saja membuat Tamia deg deg an, apalagi harus dekat bahkan berkompetisi bersama*.
" oke anak-anak jika sudah mengerti kalian boleh kembali ke kelas masing - masing, dan jangan lupa nanti pulang sekolah kalian berkumpul disini lagi ".
Merekapun kembali ke masing masing namum ada yang Dana fikirkan dari tadi sepertinya dia pernah melihat wajah yang akan berkompetisi bersamanya.
" ohhhhh iya itukan cewe yang kemarin ada di rumahku, kok bisa ya dia di rumahku " Dana bertanya tanya dalam hati.
##########
" lohh Ref kok kamu gak di panggil sih biasanya kan kamu yang kompetisi Sastra bareng Dana " tanya Putri kepada Refa.
" gatau juga, apa gurunya salah panggil sih, jadi sebel " ucap Refa dengan marah.
" gak mungkin lah salah panggil, aneh aneh aja kamu"
" Ya udah lah tanpa aku juga gak mungkin mereka menang" ucap Refa dengan sinis.
###########
Jam kelas sudah selesai seluruh siswa siswi perwakilan kompetisi berkumpul di ruang guru.
Saat Bu Vina sedang memberika arahan kepada mereka tiba tiba Refa datang mengacaukan susana.
" Persimi buk, saya mau tanya apa benar posisi saya di gantika oleh yang namanya Tamia!! " ucap Refa dengan kesal.
" maaf ya Refa ini sudah keputusan sekolah, karena guru sastra sendiri yang bilang kalau Tamia sangat cerdas dalam pelajaran Sastra" Jawab bu Vina.
__ADS_1
" Ya ampun bu masa anak kampungan kayak gitu gantiin aku, gak mungkin menang kali bu"
" cukup Refa sekarang kamu keluar dari ruangan ini! " perintah bu Vina.
Refa pun keluar dari ruang kantor dengan wajah yang sangat emosi, ia tidak rela jika posisi nya di gantikan oleh siapapun karena tahun kemarin dia di pilih bersama Dana.
Refa tidak mau jika Dana berkerjasama dengan siswi lain, karena menurutnya dirinyalah yang pantas mengikuti kompetisinya.
#########
Sementara itu sedari tadi ada sepasang mata memperhatikan Tamia dengan sorot mata yang tajam. Dia adalah Dana yang memandangi Tamia dari tadi dia bingung kenapa Tamia hanya diam saja walaupun di hina begitu, padahal dia bisa saja marah.
Saat berjalan pulang Tamia hanya berjalan sendirian karena baiasanya dia berajalan dengan teman temannya, karena ia pulang lebih lambat, sedangakan Kristin masih di sekolah dengan Juno untuk berlatih matematika.
Saat Tamia berjalan ada mobil yang menghentikannya, mobil itu adalah milik Fajar Ramdana, Tamia sangat terkejut.
" hufffff, mobil siapa sih ini ngagetin orang aja " ucap tamia dengan terenga enga.
Dana keluar dari mobil dan menghampiri Tamia, Tamia yang tahu ternyata itu Dana tambah terkejut lagi, jantung serasa akan lepas.
" hayy., aku Dana " ucap Dana kepada Tamia
" iya kok aku udah tau " jawab Tamia keceplosan dan langsung menutup mulutnya.
" kamu tau dari mana? " tanya Dana, karena ia berfikir tidak mengenal gadis yang di depannya .
Tamia yang bingungpun menjawab dengan alasan " ehhhh itu aku liat di daftar yang ikut kompetisi, iya itu dari itu " jawab Tamia dengan gugup.
" ohh gitu, kalo nama kamu siapa? " tanya Dana lagi sambil mengulurkan tangannya.
" emmm nama aku Tamia " sambil membalas uluran tangan Dana.
Jantung Tamia serasa akan runtuh karna di ajak kenalan dengan idola sekolah, yang ia idolakan sejak 2 tahun yang lalu.
##########
Ibu Tamia sedang menyirami bunga yang ada di depan rumah, tiba tiba Tamia datang dengan senyum senyum sendiri.
" Tamia, kamu kenapa? " Tanya bu Lastri.
" enggak , kok buk " jawab tamia menahan tawa.
" udahhh jangan boong sama ibuk, ibuk juga pernah muda "
" tau ah buk, Tamia mau masuk dulu laper mau makan " jawab Tamia lalu masuk ke dalam rumah.
Hayyy guys selamat menikmati ceritanya ya 😁😁😁
__ADS_1
Maaf jika ada kesalahan dalam kalimat dan penulisannya 🙏🙏🙏