
Flasback off
Hati Tamia sangat hancur saat mendengar perkataan Dana di telinganya.
Ia berfikir akan diperkenalkan dengan teman teman Dana, tapi malah di permalukan di hadapan semua orang
********
hahahha tahu rasa kamu cupu
Dana gak akan pernah suka sama orang kaya kamu... ucap Refa
Refa sangat senang karena Dana tidak menyukai partnernya dalam berkompetisi, yang membuat Refa bisa mempunyai kesempatan untuk menggantikan posisi Tamia.
*********
Saat Tamia sedang menangis, Dana masih saja tidak perduli dia tidak memikirkan hati Tamia.
Nova sahabat Tamia menampar wajah Dana lalu menarik tangan Tamia untuk pergi bersamanya , Karena nova susah tak tahan melihat sahabatnya di permalukan seperti itu
Para siswi siswi yang menyukai Dana pun menyoraki Nova karena berani menampar Dana , idola mereka.
Saat Tamia dan Nova sudah pergi kini giliran Kristin dan Farah yang mempermalukan Dana.
" hehh apa kamu fikir kamu keren gitu, kamu oke gitu, sampe sampe kamu bisa mempermaluin sahabat kita! " ucap Farah dengan nada tinggi.
" terus kamu fikir kamu hebat dengan mengandalkan kekayaan keluarga kamu? kamu fikir setelah ini kita , suka lagi sama kamu? ,enggak! " ucap Kristin
" dulu kita mengidolaka kamu karna kita fikir kamu itu baik, menghargai orang lain tapi tidak lain sifat kamu tu sampah! " ucap Farah.
Dana hanya terdiam ia mulai berfikir, dan dia merasa bersalah karena keterlalua memperlakukan Tamia.
__ADS_1
Farah dan Kristin pun pergi meninggalkan Dana dan teman temannya, mereka pergi dengan amarah yang memuncak.
Para siswi siswi tidak berani menyoraki Farah dan Kristin karena terlihat wajah kedua perempuan itu dinpenuhi emosi.
######
" udah Tam gak usah di fikir, jangan nangis lagi " Nova menenangkan Tamia.
" aku gak bisa mikir lagi kenapa Dana bisa segitunya sama aku, aku salah apa " sambil menangis.
" udah Tam, lupain aja dia " ucap Nova.
######
Bu Vina memanggil semua siswa siswi yang
mengikuti kompetisi dari speaker kelas untuk berkumpul di ruang kantor seusai pelajaran.
Bel berbunyi menandakan pelajaran telah usai dan para peserta kompetisi berkumpul di kantor.
Tamia pun berfikir panjang ia tidak ingin melewatkan kesempatan ini, agar bisa menjadi peluang untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Akhirnya Tamia pun ikut berkumpul di Ruang kantor, Sejak tamia masuk ruang kantor Dana selalu memandang ke arah Tamia, namun Tamia sama sekali tak mau melihat Dana.
-----
Para peserta di kumpulkan karena Bu Vina akan memberi tahukan kepada mereka bahwa mulai sekarang mereka harus lebih giat lagi untuk berlatih .
Tamia langsung kaget, ia bingung apakah ia akan beraltih bersama Dana, padahalkan Dia tak mau melihat Dana lagi.
Semua kebingungan Tamia terpecahkan dengan alasan untuk bisa berprestasi dan mendapatakan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dengan baik.
__ADS_1
" oke anak anak lomba akan di laksanakan di ibu kota, dan akan di laksanakan 2 minggu lagi jadi kita harus terus berlatih , bahkan kalian harus lebih mengenal satu samalain dengan partner lomba kalian, mungkin selain berlatih di sekolah kalian juga bisa berlatih di rumah kalian masing-masing ". ucap bu Vina menjelaskan.
" siap bu, kita akan berlatih dengan semaksimal mungkin " ucap Johan.
" mungkin kita bisa berlatih bersama di rumahku, ada banyak kamar kosong kok" ajak Gisel.
" oke aku setuju " jawab Rendi
" aku juga " Johan
" ehem iya " Kristin
" Dana sama Tamia gimana?" tanya Gisel.
" Iya " jawab Dana.
" Tamia gimana? " tanya Gisel lagi
" iy iya " jawan Tamia.
" Kalian bener mau nginep di rumahnya Gisel? " tanya Bu Vina
" iya Bu gapapa kok, agar bisa lebih maksimal lagi, " ucap Johan.
" iya gapapa kok bu kamar di rumah ada yang kosong banyak jadi bisa buat temen temen"
" ya udah penting serius ya latihannya "
Akhirnya mereka merencanakan semua persiapan karena mereka harus menginap di rumah Gisel selama 2 minggu untuk berlatih lomba.
Sejujurnya Tamia tak setuju tapi mau gimana lagi Tamia tak bisa mementingkan egonya sendiri.
__ADS_1
Hayy guysss selamat menikmati ceritanya yaaa 😁😁😁
Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan kalimatnya 🙏🙏🙏