
“Sekarang biarkan aku yang pergi” celetuk riana yang memang sudah jengkel dengan kelakuan fikri
“oke, kalau itu maumu” jawab fikri dengan nada tinggi
Suasana menjadi tegang, pertengkaran keduanya tak bisa terhindarkan, semua yang terjadi saat ini di picu dari kesalahpahaman ria yang beranggapan bahwa fikri telah menduakannya.
Fikri gusar karena di tuduh berhianat, sedang riana begitu saja percaya dengan apa yang dikatakan niken. niken ini adalah teman baik riana dan juga fikri.
Setelah pertengkaran itu kini hubungan fikri dan riana sangatlah tidak baik, mereka saling serang dan berupaya membenarkan dirinya masing-masing, tak taunya hal ini di manfaatkan betul oleh niken yang berusaha untuk mendekati fikri.
Selama ini niken memendam perasaanya ke fikri karena fikri adalah temannya dan juga kekasih riana.
Tanpa diketahui riana niken terus berupaya mendekati fikri, riana tak pernah sekalipun menduganya karena memang tak tampak ada yang berubah, niken tetap menjaga persahabatannya dan selalu bersikap manis pada riana.
Sampai suatu masa Niken menghasut fikri agar supaya memutuskan riana, fikri yang sudah merasa bosan dengan ulah riana yang kerap memojokkanya pun dengan mudah terhasut oleh bujukan niken.
Namun Fikri masih menunggu waktu yang tepat untuk memutuskan riana, sementara niken yang merasa sudah mendapat perhatian lebih dari fikri semakin tak ingat siapa itu dirinya, siapa itu fikri, siapa itu riana. Ia selalu mencari perhatian dari fikri, ia selalu menebar pesonanya di hadapan fikri. Seolah tak pernah sia-sia apa yang diperbuat niken mendapat respon bagus dari fikri, fikri sangat bersimpati padanya, dan begitu mudah fikri tertarik oleh pesona niken hingga fikri terlupa pada riana yang merupakan kekasih hatinya.
“kamu sungguh cantik ken” ungkap fikri memuji
“ah biasa aja fik, aku masih kalah cantik jika dibanding ria” balas niken malu-malu
“per*etan dengan ria” ujar fikri lantang
Niken terdiam, ia merasa telah berhasil dalam upayanya.” Sebentar lagi fik kamu pasti bisa kutaklukkan” gumam niken dalam hati
__ADS_1
“tapi bagaimanapun aku gak akan bisa seperti ria” balas niken berkelekar
“kamu akan lebih baik dari ria ken” jawab fikri menyanjung
Saat ini Fikri memang sedang di mabuk asmara, ia tak lagi pedulikan keberadaan riana, ia hanya berfikir bagaimana bisa mendapatkan niken.
Riana sadar bahwa selama ini hubunganya dengan fikri sengaja di buat berantakan oleh sahabatnya yaitu niken
Namun yang tak habis dipikir oleh riana kenapa niken melakukan ini padanya.
riana belum juga menyadari bahwa tujuan niken yang utama adalah mau merebut fikri darinya.
Suatu ketika riana memergoki fikri yang saat itu sedang bercaanda mesra dengan niken, sungguh tak dapat di percaya oleh riana bahwa kekasihnya sedang ada main dengan sahabatnya. riana berupaya untuk tak mempermasalahkan hal ini, dengan ia berpura-pura tak mengerti hubungan fikri dengan niken.
“bajingan kamu fik” bentak riana kasar
“bajingan apa yan” sahut fikri berlagak bodoh
“aku coba untuk terus bertahan, tapi kenapa kamu tak juga berubah. kamu ada main dengan niken kan, iya kan, jawab! Ujar riana dengan terisak
Fikri mencoba membela diri ia berusaha menjelaskan semuanya, namun riana terlanjur terbakar emosinya.
Lagi–lagi pertengkaran besar antara sepasang kekasih ini tak bisa terhindarkan lagi, bahkan lebih heboh dari yang lalu.
“sekarang kamu pilih mana, antara aku atau niken” Tanya riana dengan cucuran air matanya
__ADS_1
fikri bingung tak menjawab, ia hanya terdiam
“kalau kamu laki-laki kamu harus bisa memilih” desak riana dengan wajah yang sangat kecewa
Fikri memilih berlalu meninggalkan riana tanpa ada sepatah kata yang terucap.
Fikri datang kepada niken untuk menjelaskan permasalahannya dengan ria, namun niken pun memojokkkan posisi fikri saat itu, niken juga mau ditegaskan posisinya terhadap fikri, niken hanya mau jika fikri ingin tetap menjalin hubungan dengannya maka fikri harus memutuskan riana.
Serba salah fikri sebuah keputusan yang sungguh menyulitkan riana.
“oke ken, aku akan putusin ria” ungkap fikri bingung
“bener fik” jawab niken girang karena telah berhasil menaklukan fikri.
Nikenpun memeluk fikri karena bahagia mendengar keputusan fikri, begitu juga fikri memeluk niken seolah tak ingin kehilangan niken.
Mengetahi keputusan ini pun riana tak bisa berbuat apa-apa ia hanya berpasrah kepada sang maha kuasa, namun di dalam hatinya masih merasa pedih karena harus kehilangan fikri yang sangat dicintainya harus berpaling kepada niken sahabat yang sangat dipercayainya.
Riana memilih pergi jauh meninggalkan kehidupan fikri dan niken yang sudah sama-sama menghianatinya.
Riana pergi membawa lukanya sendiri. sebuah pelajaran berharga yang didapati riana.
Kini riana menutup hati untuk setiap laki-laki yang hendak mendekatinya,
Adapun nanti ia membuka hati untuk kaum adam mungkin saja ia akan semakin selektif dalam memilih dan menentukan pasangannya, ia tak mau ada fikri-fikri lagi yang mungkin kelak menghancurkan hatinya.
__ADS_1