
Di kediaman britama mereka telah selesai sarapan dan sekarang tengah duduk diruang keluarga sembari menunggu waktu untuk berangkat bekerja dan sekolah, Lili membuka percakapan membicarakan tentang apa yang di dengar nya saat menungggu jemputan nicol kemarin.
"Lili kemarin denger katanya bakalan ada perkemahan disekokah tapi belom tau itu beneran apa nggak." Ucap lili
"Tunggu informasi dulu dek jangan langsung klaim kalo yang kamu denger itu bener, ntar kamu kejebak lagi." Nico menasehati lili
"Iya siap kak." Dijawab lili dengan senyuman manis nya
"Oh iya, lili kemarin berhasil dapetin temen gak?." Tanya sinta penasaran
"Hehe dapet dong ma namanya laura dia cantik baik juga, maaf lili lupa ceritain kemarin." Jawab lili terkekeh pelan sambil memegang tengkuk leher nya karna tak enak lupa menceritakan itu kemarin.
"Gitu yaa, sesekali ajak temen nya main kerumah ya mama mau liat temen lili beneran baik apa nggak." Balas sinta dengan senyuman
"Siap mama." Kata lili sambil memberikan sikap hormat gerak
"Bentar, tadiii kamu bilang nama nya laura? Nama lengkap nya laura smith bukan dek?" Tanya nicolas dengan raut wajah serius nya
"Umm iya bang, kenapa emang?" Jawab lili membuat semua anggota keluarga nya menatap lili dengan serius
"Dek, kami saranin kamu buat jangan terlalu dekat sama si laura itu ya." Ujar nicolas yang disetujui oleh semua orang yang ada disana
"Memangnya kenapa bang? Laura baik kok sama lili dia ga jahat sama lili." Jawab lili bingung
"Di dengerin ya nasihat nya ini juga buat kebaikan kamu sendiri kok dek." Nico menyahuti perkataan lili
"Udaj waktunya berangkat, ayo cepet ntar malah telat kalian ini." Ucap damian menengahi percakapan mereka
"Yaudah kami bertiga berangkat dulu ya ma, pa." Jawab nicolas
"Hati-hati dijalan." Ujar sinta mengingatkan
"Iya mama cantik." Sahut lili dengan senyum manis nya
Selama diperjalanan lili hanya diam memikirkan perkataan kakak dan abang nya tadi hingga tak terasa mobil yang mereka naiki sudah memasuki gerbang sekolah lili, Lili yang tersadar dari lamunan nya segera turun dari mobil dan melambaikan tangan nya pada kedua saudara nya lalu bergegas memasuki kelas.
__ADS_1
Saat melewati koridor lili di kagetkan dengan kehadiran laura yang menepuk pundak nya dari belakang.
"Haii lili." Sapa laura
"Kau mengagetkan ku laura." Jawab lili sambil mengelus dadanya yang kaget
"Hehehe maaf, btw kamu udah denger belom kabar sekolah kita yang ngadain perkemahan angkatan kita." Tanya laura antusias
"Udah sih tapi aku belom bisa percaya sama kabar itu sebelum bu fiyah yang ngasih tau secara langsung." Jelas lili
"Ohh iya deh, semoga itu berita bukan hoax." Ucap laura dengan senyum manis nya
"Uum semoga aja." Jawab lili
Kriinnggg...
Bel tanda masuk berbunyi, bu fiyah memasuki kelas dengan terburu buru sepertinya ada yang ingin ia sampaikan.
"Mohon perhatian anak anak sekalian Sekolah kita akan mengadakan kemah tahunan yang akan diselenggarakan di taman bunga sekolah kita yg akan berlangsung selama tiga hari dua malam pada tanggal 26 sd 28 Agustus yang artinya tiga hari lagi kita akan memulai perkemahan tersebut untuk kalian semua jika bersedia mengikuti perkemahan maka silakan dipersiapkan barang apa saja yang harus kalian bawa, Sekian terimakasih."
Banyak sekali dari mereka yg bersorak gembira saat mendengar kabar tersebut karna sebagian dari mereka menganggap bahwa di perkemahan tersebut bisa menjadi ajang pencarian jodoh untuk mereka yang masih jomblo dan membutuhkan seorang kekasih, namun tak sedikit pula dari mereka yg menganggap perkemahan tersebut sebagai cara untuk mendekatkan diri pada the most wanted yang ada di geng 'the handsome boys' yaahh hitung hitung numpang tenar aja begitu anggapan mereka, Namun berbeda dengan Lili yg tak memiliki pemikiran tersebut Lili malah berpikiran utk menambah sahabat nya yg mungkin bisa ia dapatkan di perkemahan tersebut.
"Lili kamu mau ikut perkemahan itu gak?" Tanya laura menatap Lili penuh harap
"Huwm aku tanya sama Mama papa dan kedua kakak ku dulu ya soalnya aku belum pernah ikut ginian sebelumnya." Jawab Lili tak enak hati
"Huwmm yaudah deh, tapi kalo kamu udah dibolehin nanti kamu telpon aku aja yah Lili kita harus mempersiapkan barang apa saja yang harus kita bawa." Kata Laura dengan semangat
"Laura kamu udah pernah ikut perkemahan kek gini sebelumnya?" Tanya Lili pada Laura
"Hehehe belum pernah sekalipun." Jawab Laura terkekeh sambil menggaruk tengkuknya
"Hadeh dasar Laura, jadi kita harus tanya ke siapa barang apa aja yang harus kita bawa secara kita belum berpengalaman dalam hal ini." Ucap Lili sambil mengetuk ngetuk kepala dengan jari telunjuk nya
"Kalo soal itu serahin semua sama Laura ntar Laura tanya sama kakak kelas kita." Jawab Laura membusungkan dada tanda bangga
__ADS_1
"Yaudah deh ntar kamu aja yg tanya jgn ajak-ajak Lili yaa." Sahut Lili dgn menatap Laura tajam
"Hehehe Lili udah yg kemarin dilupain aja kan aku udah minta maaf." Kata Laura dgn senyum tak berdosa nya.
"Ck! Yaudah deh iya Lili lupain." Jawab Lili malas meladeni Laura
"Flashback*
Saat itu Lili yg sedang duduk di taman bunga sekolah mereka yg nyaman tentram dan tenang diiringi suara musik dari handphone nya Liyra ditemani Laura yg tiduran direrumputan taman, Laura yg sedang dilanda bosan mendapatkan ide untuk mengerjai Lili. Laura menolehkan kepala nya kesana kemari seperti sedang mencari sesuatu.
"Lili aku ke toilet bentar ya kamu tunggu disini bentarr aja." Ucap Laura yg membuat Lili menoleh padanya.
"Iya jangan lama." Jawab Lili dan di angguki oleh Laura.
Selama berjalan menuju toilet mata Laura tak berhenti memandang kesana kemari mencari sesosok orang yg bisa dikatakan *The most wanted* disekolah mereka.
"Eh itu dia." Ucap Laura girang lalu berlari menuju lelaki tersebut dan menepuk pundaknya, Bram yg merasa pundaknya ditepuk menolehkan kepalanya.
"Bram." Panggil Laura sambil melambaikan tangan nya pada Bram
"Siapa?" Tanya Bram dgn alis terangkat sebelah heran karna ia tak mengenali perempuan yg berdiri dihadapan nya
"Emm aku Laura siswi kelas Xl MIPA 3." Jawab Laura
"Ada apa?" Tanya Bram
"Lihat disana." Ucap Lili sambil menunjukkan tangannya kearah Lili yg sedang duduk di taman
"Itu Lili temanku dia ingin aku memanggilmu dan memintamu menyimpan nomor nya." Kata Laura yg jelas berbohong ntah apa maksud dan tujuannya.
"Lili?" Tanya Bram sambil memikirkan sesuatu
"Ya Lili, Liyra Violencia Britama nama lengkapnya." Jawab Laura antusias
"Ohh jadi namamu Liyra ya bocah, tapi benarkah kau seberani itu meminta lelaki menyimpan nomormu? Huh aku yakin ini perbuatan temanmu yg mengada-ada" ucap Bram dalam hati dengan tatapan mata yang fokus melihat Lili dari kejauhan.
__ADS_1
"Baiklah." Ucap Bram menyetujui permintaan Laura yg mengatasnamakan Lili, Laura yg mendengar Bram menyetujui permintaan tersebut pun menjadi sangat kegirangan.
Mereka berjalan beriringan membuat banyak pasang mata memperhatikan mereka, mengetahui bahwa mereka berdua menjadi sorotan Bram langsung menjaga jarak dgn Laura karna tak ingin ada isu yg mungkin bisa merugikan Bram yg sedang berusaha mendekati Lili.