Menerima Perjodohan

Menerima Perjodohan
Aku mau cincin yg itu


__ADS_3

**Mentari telah tiba, menerangi setiap sudut kamar melalui sela2 gorden yg tidak menutupi kaca cendela, ,


"Hooaam..


Ah sudah pagi ya, , jam berapa sekarang..


09.12


" Aaaaaaa......


Deddy kenapa tidak membangun kan cese, ,


cese berteriak dan mengomel saat dia melihat jam di atas nakas nya, , dia berfikir, pasti walau secepat apapun gerakanya untuk bersiyap, sekolah sudah pasti tutup gerbang nya..


Akhirnya cese ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi. setelah selesai cese turun ke bawah, cese ingin langsung ke dapur, tp saat hendak ke dapur, langkah nya terhenti saat menoleh ke ruang tamu..

__ADS_1


cese berlari kecil ke arah ruang tamu dan..


"Morning deddy... ucap cese pada seseorang, dan tidak lupa pula dengan kebiyasaan nya memeluk pundak deddy nta dari belakang, sembari menciyum pipi deddy nya.. "


"Deddy, kenapa deddy tidak membangunkan cese, , cese jadi bolos sekolah kan, , huh semua gara2 cowok tua yg songong itu, bertamu sampai larut malam, , jdi nya aku kan kesiyangan ded..


Cese terus saja nerocos tanpa henti, dan tiba2 terdengar suara yg begitu tidak asing itu dari belakang nya


" Sayang, , kamu sudah bang.... ucap deddy yg terhenti , ternganga dengan yg di lihat nya.. bukankah kemarin putrinya mengatakan terlalu buru2, dan mengapa sekarang putrinya yg terlihat agresif,


"Heiy tutup mulut mu, air liyurmu bisa jatuh nanti , , iyuhk.. menjijikan, ucap pria itu, membuyarkan keterpakuan tubuhnya..


" Eeeh sorry dorry OM , cese kira tadi Om deddy nya aku, , jawab cese sambil nyengir kuda..


"Pria tua , songong. kata bian mengulangi ucapan cese tadi,

__ADS_1


" Hehe Om mau ngapain kesini pagi2.. tanya cese tangan nya garuk2 kepalanya yg sa sekali tida gatal..


"Paman, hari ini saya ingin mengajak cese keluar, buat cari cincin, , kata bian saat martin tiba di ruang tamu dan duduk di kursi tepat di depan bian,


"Oke, ,


Cese, cepat mandi dan bersiyap, nak bian ingin mengajakmu keluar, , pinta deddy pada putrinya..


" Iya iya, aku tahu.. tunggu sebentar... cese pun berjalan menaiki anak tangga itu dengan lesu..


åDi mall xx


"Aku mau cincin yg itu saja, , ucap cese, jari telunjuk nya mennunjuk ke arah cincin yg menurut nya elegan, walau tidak terlalu meewah, ,


" Mbak , , tolong di bungkus yg itu, , pinta bian pada pelayan toko berlian itu**, , ,

__ADS_1


__ADS_2