
**Dua minggu sudah berlalu. kini saat nya hari bahagia bagi sepasang pengantin, pesta pernikahan yang di gelar sangat lah mewah dan megah,
Satu jam yg lalu Vian dan Cese sudah sah menjadi PASUTRI , tepat nya pasangan suami istri..
Kini kedua nya tengah berdiri di pelaminan, karna para tamu undangan sudah pada mulai berdatangan dan menaiki pelaminan untuk menyalami pengantin dan memberikan ucapan selamat ..
Pukul sudah menunjukan 19.03 , Cese sudah merasa lelah dan lemas di sekujur tubuh nya, para tamu undangan juga masih banyak yg terus berdatangan,
Saat acara berlangsung Bian tidak sekalipun melirik ke arah Cese, Cese merasa di acuh kan oleh Bian, Sese kali Cese membungkuk untuk memijat betis nya, Cese terus saja menggerutu sampai acara selesai.
Jam delapan malam, Cese sudah berada di kamar nya, Cese mauk kedalam kamar mandi, ia menyalakan keran ke bakthup air dingin , karna Cese memang jarang mandi dengan air hangat, 20 menit dirasa sudah cukup Cese beranjak untuk mengguyur lg tubuh nya di bawah showwer untuk membilas tubuh nya.
Cese keluar dari kamar mandi , tubuh nya hanya terbalut handuk mini saja, membuat paha mulus nya ter,expos , Cese berjalan menuju lemari dan mengambil piama tidur, Cese melirik ke arah Bian, Bian terlihat fokus menatap laktop nya, Merasa Bian tidak mungkin melihat nya, Cese memakai piala tidur nya di kamar saja. toh batin nya, Biian tidak melihat nya,
Padahal Bian tadi melirik nya pas Cese melepas handuk dan berpakaian sampai selesai. pada saat Cese akan berbalik badan, Bian memalingkan wajah nya , menatap laktop lg.
"Om gak ingin mandi,, tanya Cese saat sudah duduk tepi ranjang menghadap suami nya, tp Bian tetep diam seribu bahasa, Cese menatap suaminya dengan jengah. lalu Cese beranjak bangun melangkahkan kaki nya menuju pintu , saat Cese sudah memegang handle pintu,,
"Kau mau kemana,, siapkan aku air hangat.. pinta Bian , tampa menoleh sedikitpun pada Cese, tampa menjawab Cese masuk ke kamar mandi dan mengisi bathup dengan air hangat..
"Sudah, kata Cese saat sudah di kamar, Cese berniat untuk menyiap kan keperluan ganti untuk Bian tp Bian menghentikannya dengan suara membentak
"Jangan sentuh barang ku. bentak nya, "KELUAR.....
Cese secepat kilat berlari keluar kamar, tidak terasa air matanya jatuh tampa permisi, Cese menuruni anak tangga dengan hati yg berdebar, hatinya terasa sakit saat Bian membentak nya, pasalnya Cese tidak pernah di bentak siapapun , bahkan Deddy nya juga tida pernah berkata kasar pada nya,
"Sayang, Kamu kok menangis,, seru Deddy martin, Cese menghapus air mata nya dengan tangan nya dan , menoleh ke Deddy nya lalu tersenyum,
" No Ded, Tadi Cese kelilipan debu Ded, jadi nya keluar deh air mata nya, hehe perih Ded,, jawab Cese berbohong, Cese tidak mau terlihat sedih di depan Deddy nya. Cese tidak ingin terjadi sesuatu lg pada Deddy nya.
__ADS_1
*****************
Dua minggu lalu
Saat Cese sedang makan sian setelah memilih cincin .
Cese mendapat telfon dari pihak RS medika,
triing triing....
"Hallo,, Suara Cese
"Hallo , Cese cepat ke Rs medika sekarang,
"Ada pa om teo, siapa yg sakit,, tanya Cese sangat khawatir
"Deddy mu ces, Nanti om teo jelaskan, sekarang cepat Cese ke rumahsakit ya..
Cese sangat takut saat ini, takut deddy nya kenapa kenapa, karna saat ini hanya deddy satu2 yg Cese punya,
"Om bisa kan antar Cese ke Rs.medika sekarang,
Tanpa menjawab Bian menarik tangan Cese menuju mobil, dan Bian mengendarai mobil dengan keceparang penuh, 20 menit Mereka tiba di Rumah sakit, Cese berlari kedalam rumah sakit tampa menunggu Bian terlebih dahulu,
"Om leo, apa yg terjadi dengan Deddy, tadi deddy masih baik2 saja, tanya Cese dengan deraian air mata,
"Ayo masuk dulu Ces, Deddy mu sudah menunggu mu.. jawab om leo dan menuntun Cese masuk ruangan inap Deddy martin..
Cese menggenggam tangan deddy nya saat sudah berdiri di samping deddy nya,
__ADS_1
"Deddy apa yg terjadi deddy hiks,, kenapa deddy bisa sampai seperti ini, mana yg sakit deddy hiks,, cemas Cese saat melihat deddy nya terbaring lemas dan terlihat begitu pucat,
'"Berjanji tidak menangis lg, Cese mengangguk dan menghapus air mata nya..
"Deddy rasa umur Deddy sudah tidak lama lg Sayang,,
"Deddy stop. no ded, Cese enggak mau denger deddy ngomong gitu lg, hanya deddy yg Cese punya saat ini, jangan tinggalin Cese ded, Deddy pasti sembuh. Deddy harus kuat hiks..
"Maaf ces , Mari ikut om sebentar,,
"Deddy istrahat ya, Cese mau ikut om leo dulu.. deddy martin hanya mengangguk lemah,
Saat Cese keluar , Bian baru tiba, dan masuk keruangaan Deddy martin..
"""Bian, ucap Deddy martin lemah,
Om titip Cese ya, om percayakan Cese padamu.
" Om tenang saja, Bian pasti jagain Cese kok. Sekarang om fokus saja untuk kesembuhan om.. jawap Bian
Saat Bian dan Deddy martin tengah mengobrol , Cese masuk dan melihat bian sudah berada di dalam ruang inap deddy nya..
"Om Bian boleh pulang sekarang. kok.. ucap Cese saat sudah duduk di samping brangkar Deddy nya..
""Baiklah Om, Saya pamit dulu, Saya akan Mempersiapkan keperluan untuk acara yg akan di selenggaran minggu depan, Om jangan khawatir, Saat om sudah pulih , Semua sudah siap.. Permisi om. Bian pamit tampa melihat Cese sedikit pun
"Huhh dasar batu, gerutu Cese di dalam hati ,,,
""Apa maksud dari Beruang kutub itu ded,, hanya Cese penasaran perihal ucapan Bian tadi
__ADS_1
"Dua minggu lg acara pernikahan mu sayang, di majukan.. Karana deddy takut nanti gak bisa untuk jadi wali kamu nak. jdi Deddy putuskan pernikahan kalian di percepat saja..
"Degh,, Deddy kok ngomong nya gitu lg. Deddy akan sehat kembali** ..